Free Essay

Rasio Keuangan

In:

Submitted By sapsap
Words 493
Pages 2
Rasio Keuangan Secara Umum
Prosedur analitis auditor sering kali meliputi penggunaan rasio keuangan yang umum selama tahap perencanaan dan review akhir atas laporan keuangan yang telah diaudit. Analisis rasio keuangan dapat mengindentifikasikan secara efektif tentang permasalahan yang ada di dalam perusahaan tersebut, di mana auditor dapat melakukan analisis tambahan dan pengujian audit, serta bidang permasalahan yang dihadapi perusahaan.
Dalam menggunakan rasio ini, auditor harus memastikan diri untuk melakukan perbandingan yang tepat. Perbandingan yang paling penting adalah bagi perusahaan tersebut dalam tahun-tahun terdahulu dan terhadap ratarata industri atau perusahaan serupa untuk tahun yang sama.
Secara umum rasio keuangan perusahaan dapat digolongkan menjadi lima, yaitu: 1. Rasio Keuangan atas Kemampuan Membayar hutang jangka pendek: * Cash Ratio = (Kas + Sekuritas) / kewajiban lancar * Quick Ratio = Piutang usaha bersih / kewajiban lancar * Current Ratio = Aktiva Lancar / kewajiban lancar 2. Ratio Aktivitas Likuiditas * Account Receivables Turnover = Penjualan bersih / piutang kotor rata-rata * Jumlah hari penagihan utang = 365/perputaran piutang usaha * Inventory Turnover = Harga pokok penjualan / persediaan rata-rata * Jumlah hari penjualan persediaan = 365/perputaran persediaan
Ratio aktivitas untuk piutang usaha dan persediaan sangat berguna bagi auditor yang sering kali menggunakan tren dalam rasio perputaran piutang usaha untuk menilai kelayakan penyisihan piutang tak tertagih. Auditor menggunakan tren dalam rasio perputaran untuk mengindentifikasikan keuangan persediaan yang potensial. 3. Kemampuan Untuk Memenuhi Kewajiban Utang Jangka Panjang * Liabilities to Equity Ratio = total kewajiban / total ekuitas * Times interest earned = Laba operasi / beban bunga
Solvensi jangka panjang perusahaan bergantung pada keberhasilan operasinya dan pada kemampuannya untuk melakukan pembayaran pokok dan bunga. Kedua rasio ini merupakan ukuran kunci yang digunakan oleh para kreditor dan investor untuk menilai kemampuan perusahaan membayar utang-utangnya.
Kemampuan untuk membayar bunga tergantung pada kemampuan perusahaan untuk menghasilkan arus kas positif dari operasi. Rasio berapa kali bunga dihasilkan (time interest earned ratio) menunjukkan apakah perusahaan dengan leluasa melakukan pembayaran bunga dengan asumsi bahwa tren laba stabil 4. Kemampuan Profitabilitas
Kemampuan perusahaan untuk menghasilkan kas demi membayar kewajiban, perluasan, dan dividen sangat bergantung pada profitabilitas. Rasio profitabilitas yang paling umum digunakan adalah laba per saham. Auditor menghitung rasio tambahan untuk memberikan pandangan lebih jauh tentang operasi perusahaan.
Persentase laba kotor memperlihatkan bagian penjualan yang tersedia untuk menutupi semua beban dan laba setelah dikurangi biaya produk. Auditor menyadari rasio ini terutama berguna untuk menilai salah saji penjualan, harga pokok penjualan, piutang usaha, dan persediaan.
Marjin laba serupa dengan marjin laba kotor setelah dikurangi dengan harga pokok penjualan dan beban operasi. Rasio ini memungkinkan auditor untuk menilai kemungkinan salah saji dalam beban operasi dan akun neraca yang terkait. * Laba per saham = Laba bersih / rata-rata saham biasa yang beredar * Persentase laba kotor = (Penjualan bersih – Hrg pokok penjualan) / Penjualan bersih * Marjin laba = Laba operasi / penjualan bersih * pengembalian atas aktiva = Laba sebelum pajak / aktiva total rata-rata * Pengembalian atas ekuitas saham biasa = saham preferen / ekuitas pemegang saham rata-rata.
Pengembalian atas aktiva dan pengembalian atas ekuitas saham biasa adalah ukuran profitabilitas perusahaan secara keseluruhan. Rasio-rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba bagi setiap dollar aktiva dan ekuitas.

Similar Documents

Free Essay

Contoh Rasio Keuangan

...procedure Analytical review procedure membandingkan laporan keuangan periode berjalan dengan periode yang lalu, budget dengan realisasinya serta analysis ratio (misal menghitung ratio likuiditas, rentabilitas, dan aktivitas baik untuk tahun berjalan maupun tahun lalu, dan membandingkannya dengan ratio industri). II. Tujuan Analytical review procedure Analisa terhadap laporan keuangan dimaksudkan agar data keuangan tersebut dapat lebih berarti dalam mendukung keputusan yang akan diambil baik oleh manajemen maupun pihak ekstern yang mempunyai kepentingan terhadap perusahaan. III. Faktor Untuk Menganalisa Teknik Analisa Laporan Keuangan Beberapa faktor yang harus diperhatikan untuk dapat mengetahui teknik analisa laporan keuangan, maka seorang analisa harus menguasai tentang : * Proses penyusunan laporan keuangan * Konsep, sifat, dan karakteristik laporan keuangan * Teknik analisa laporan keuangan * Segmen dan lingkungan bisnis yang akan dianalisa IV. Analisa Rasio Analisis rasio menggambarkan suatu hubungan atau pertimbangan antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain. Rasio ini akan lebih bermanfaat terutama apabila rasio tersebut dibandingkan dengan angka rasio yang digunakan sebagai standar. Beberapa jenis rasio keuangan, yaitu : a. Rasio Profitabilitas b. Rasio Likuiditas & Solvabilitis c. Rasio Kolektabilitas Ad. a. Ratio Profitibilitas 1. Rasio Laba Usaha dengan Aktiva Usaha (Ratio Operating Income dengan...

Words: 547 - Pages: 3

Free Essay

Penilaian Kinerja Keuangan Pt Wijaya Karya (Persero), Tbk

...PENGGUNAAN ANALISA RASIO KEUANGAN SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PT WIJAYA KARYA (Persero), Tbk Periode 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2013 I. PENDAHULUAN Gambaran Umum Perusahaan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk atau singkatnya disebut WIKA merupakan perusahaan hasil nasionalisasi perusahaan belanda Naamloze Vennotschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedijf Vin en Co. Atau NV Vis en CO. WIKA didirikan pada tahun 1960 sebagai Badan Usaha Milik Negara. WIKA adalah salah satu perusahaan konstruksi besar yang sudah banyak berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Salah satu proyek besarnya adalah pembangunan Jembatan Suramadu yang kini sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. WIKA juga dikenal sebagai perusahaan kontrusi yang banyak memenangkan tender proyek infrastruktur tanah air. Pada sejarah awal kinerja perusahaan ini adalah saat tahun 1972, dimana pada saat itu nama Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja berubah menjadi PT Wijaya Karya. WIKA kemudian berkembang menjadi sebuah kontraktor konstruksi dengan menangani berbagai proyek penting seperti pemasangan jaringan listrik di Asahan dan proyek irigasi Jatiluhur. Satu dekade kemudian, pada tahun 1982, WIKA melakukan perluasan divisi dengan dibentuknya beberapa divisi baru, yaitu Divisi Sipil Umum, Divisi Bangunan Gedung, Divisi Sarana Papan, Divisi Produk Beton dan Metal, Divisi Konstruksi Industri, Divisi Energy, dan Divisi Perdagangan. Proyek yang ditangani saat itu diantaranya...

Words: 1980 - Pages: 8

Free Essay

Kuliah

...MODEL DU PONT DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN (Studi kasus PT. Bakrie Telecom Tbk periode 2005-2010) SITI NURUL FEBRIANI 0301508067 UNIVERSITAS AL AZHAR INDONESIA FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN KEUANGAN DAN PERBANKAN SYARIAH 2012 BAB 1 PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Perusahaan didirikan memiliki sasaran untuk mendapatkan keuntungan. Tidak hanya keuntungan yang menjadi sasaran utama bagi perusahaan, tetapi juga harus memperhitungkan bagaimana perusahaan mampu bersaing dan tetap bisa bertahan dan berkembang. Media yang dapat dipakai untuk melihat kondisi kesehatan perusahaan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentu. yang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal,laporan catatan atas laporan keuangan dan laporan arus kas. Melalui laporan keuangan akan dapat diketahui kondisi keuangan suatu perusahaan secara menyeluruh. Kemudian, laporan keuangan tidak hanya sekedar cukup dibaca saja, tetapi juga harus dimengerti dan dipahami tentang posisi keuangan perusahaan saat ini. Caranya adalah dengan melakukan analisis keuangan. Ada beberapa teknik dalam menganalisis laporan keuangan, diantaranya adalah rasio keuangan dan sistem Du Pont. Rasio keuangan adalah kegiatan membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan dengan cara membagi satu angka dengan...

Words: 992 - Pages: 4

Free Essay

Analisis Laba Dan Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakuisisi Sebelum Dan Sesudah Merger Dan Akuisisi

...ANALISIS LABA DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PENGAKUISISI SEBELUM DAN SESUDAH MERGER DAN AKUISISI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2009 Nama: Willy Bundianto NIM: 201160047 A. JUDUL PENELITIAN ANALISIS LABA DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PENGAKUISISI SEBELUM DAN SESUDAH MERGER DAN AKUISISI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2009 B. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris apakah perusahaan pengakuisisi melakukan manajemen laba sebelum pelaksanaan merger dan akuisisi. Juga bertujuan untuk mengetahui perubahan kinerja keuangan perusahaan pengakuisisi sebelum dan sesudah merger dan akuisisi. Earnings management oleh perusahaan adalah proksi akrual diskresioner (DA). Kemudian untuk pengukuran kinerja perusahaan yang diukur dengan rasio keuangan meliputi total asset turnover, net profit margin, dan return on asset. Analisis dilakukan dengan menggunakan independent sample t-test dan uji sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada indikasi manajemen laba yang dilakukan dengan mengambil alih perusahaan sebelum merger dan akuisisi dengan memanfaatkan peningkatan pendapatan akrual. Selain itu, kinerja keuangan perusahaan yang diukur dengan rasio total asset turnover memiliki peningkatan setelah merger dan akuisisi, sedangkan net profit margin dan return on assets memiliki penurunan setelah merger dan akuisisi. C. PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Perkembangan zaman yang begitu pesat semakin mendorong...

Words: 2513 - Pages: 11

Free Essay

Adssadas

...tujuan utama dalam penelitian ini yaitu (i) menganalisis perbedaan kinerja keuangan antara Bank Devisa dan Bank Non Devisa setelah krisis ekonomi dilihat dari rasio ROA dan ROE; (ii) menganalisis seberapa besar Bank Devisa dan Bank Non Devisa dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi dilihat dari LDR nya; (iii) menganalisis pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah terhadap US Dollar dan Suku Bunga SBI terhadap rasio keuangan bank (ROA, ROE, LDR). Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan triwulanan keuangan Bank Devisa dan Bank Non Devisa yang diperoleh dari BI selama periode 2002-2006. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis keuangan (ROA, ROE, LDR) dan analisis statistik (Uji Beda Dua Rata-Rata dan Uji Regresi Linier Berganda). Uji Beda Dua Rata-Rata digunakan untuk menganalisis perbedaan kinerja dan Uji Regresi Linier Berganda digunakan untuk menganalisis pengaruh ekonomi makro terhadap ROA, ROE dan LDR. Proses pengolahan data untuk kedua analisis tersebut menggunakan program SPSS versi 13.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2002-2006 perbedaan kinerja antara ROA, ROE Bank Devisa dan ROA, ROE Bank Non Devisa setelah krisis ekonomi tidak signifikan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa selama periode penelitian yaitu tahun 2002-2006 Bank Non Devisa berperan lebih besar dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi dilihat dari rasio LDR nya. Indikator ekonomi makro (Inflasi, Nilai Tukar Rupiah terhadap...

Words: 3445 - Pages: 14

Free Essay

Financial Analysis

...FINANCIAL ANALYSIS (ANALISIS KEUANGAN) DISUSUN OLEH FANY INDRIYANI SATRIA TRINANDA MAGISTER AKUNTANSI UNIVERSITAS DIPONEGORO 2012 FINANCIAL ANALYSIS (ANALISIS KEUANGAN) Analisis keuangan bertujuan untuk menilai seberapa jauh kinerja perusahaan dalam konteks yang menyatakan tujuan dan strategi. Dalam proses menganalisis keuangan Ada 2 alat analisis yang sering dipergunakan yaitu analis rasio dan analis arus kas. Pada analisis Rasio menilai bagaimana berbagai pos dalam laporan keuangan perusahaan saling berhubungan satu sama lain. Sedangkan pada analisis arus kas memungkinkan analis untuk memeriksa likuiditas perusahaan, dan bagaimana perusahaan mengelola arus kas operasi, investasi, dan pendanaan. ANALISIS RASIO Nilai dari suatu perusahaan ditentukan oleh profitabilitas dan pertumbuhannya. Seperti ditunjukkan dalam Gambar 5-1, pertumbuhan perusahaan dan profitabilitas dipengaruhi oleh strategi pasar produk dan kebijakan pasar keuangan. Strategi pasar produk diimplementasikan melalui strategi kompetitif perusahaan, kebijakan operasi, dan keputusan investasi. Kebijakan pasar keuangan diimplementasikan melalui pendanaan dan kebijakan dividen. Para manajer dapat membentuk empat bidang untuk mencapai target pertumbuhan dan keuangan yaitu (1) Manajemen Operasi, (2) Manajemen Investasi, (3) Keputusan Pembiayaan, dan (4) Kebijakan deviden. Tujuan dari analisis rasio adalah untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan perusahaan pada setiap bidang ini. Analisis rasio efektif melibatkan angka-angka...

Words: 8749 - Pages: 35

Free Essay

Fedex Ups

...Tujuan dari memo ini adalah memberikan rekomendasi mengenai apakah akan berinvestasi di FedEx atau UPS, mengingat bahwa pasar transportasi udara di Cina sekarang terbuka untuk kedua perusahaan. Diuraikan dalam memo ini adalah penilaian terhadap pendekatan strategis dan evaluasi kinerja keuangan dan non-keuangan kedua perusahaan, yang menyebabkan kesimpulan bahwa UPS adalah peluang investasi yang unggul. 1.0 Pendekatan Strategis untuk FedEx dan UPS   FedEx dan UPS adalah perusahaan paket pengiriman yang bersama-sama memberikan supply chain, transportasi, logistik dan layanan informasi terkait. FedEx telah berkembang dari yang beroperasi di 25 kota di AS, untuk melayani pasar internasional. Demikian pula, UPS awalnya dioperasikan hanya di AS sebelum ekspansi ke Kanada, Eropa, Amerika Latin dan yang terbaru, Cina. FedEx dan UPS menargetkan pasar yang sama dan bersaing untuk kehadiran di dalamnya. FedEx dan UPS memiliki beberapa perbedaan penting berkaitan dengan pendekatan strategis mereka untuk bisnis (lihat Tabel 1). FedEx, yang dianggap sebagai pemimpin yang inovatif, kewirausahaan, dan operasional memiliki strategi yang berfokus pada penyediaan layanan berkualitas tinggi kepada para pelanggannya. Inovasi teknologi FedEx, termasuk antarmuka COSMOS, memungkinkan untuk menyediakan layanan pengiriman tepat waktu kepada pelanggan dan klien besar. UPS memiliki strategi yang didorong oleh upaya untuk efisiensi dan pengurangan biaya. Di masa lalu, UPS dianggap sebagai "finansial...

Words: 2048 - Pages: 9

Free Essay

Paper

...MANAJEMEN KEUANGAN 2 MATA KULIAH : MANAJEMEN KEUANGAN 2 MATERI : PERENCANAAN DAN PERAMALAN KEUANGAN DOSEN : RONA TMC SIMARANGKIR TAHUN AKADEMIK : 2009/2010 SEMESTER : GENAP PERTEMUAN :9 (SEMBILAN) PROGRAM KULIAH KELAS KARYAWAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2010 Pendahuluan Ketika membuat keputusan-keputusan penting, manajer perusahaan sangat bergantung baik pada laporan keuangan sekarang maupun yang diproyeksikan. Laporan keuangan proforma atau laporan keuangan proyeksi yaitu laporan keuangan yang meramalkan posisi keuangan perusahaan serta kinerjanya selama periode tahun tertentu. Para manajer menggunakan laporan keuangan proyeksi dalam empat cara yaitu: 1. Dengan mengacukan pada laporan keuangan proyeksi, mereka dapat menilai apakah kinerja perusahaan yang diantisipasi sesuai dengan target umum perusahaan itu sendiri dan dengan harapan para investor. 2. Laporan keuangan proyeksi dapat digunakan untuk mengestimasikan dampak dari perubahan-perubahan operasi yang diusulkan. Oleh karena itu, manajer keuangan menghabiskan banyak waktu untuk melakukan analisis “bagaimana jika” 3. Para manajer menggunakan laporan keuangan proyeksi untuk mengantisipasi kebutuhan pendanaan perusahaan di masa depan 4. Laporan keuangan proyeksi...

Words: 2892 - Pages: 12

Free Essay

Valuation

...Kemudian menelusuri ke dalam komponen ROIC untuk membangun pandangan yang terintegrasi dari perusahaan operasi kinerja , dan memahami aspek-aspek bisnis yang bertanggung jawab untuk kinerja secara keseluruhan . Berikutnya , memeriksa driver dari suka pertumbuhan pendapatan . Apakah pertumbuhan pendapatan didorong , misalnya , lainnya pertumbuhan organik ( penting untuk penciptaan nilai , seperti dibahas dalam Bab 5 ) atau dengan efek mata uang, yang sebagian besar di luar kendali manajemen dan mungkin tidak berkelanjutan ? Akhirnya , menilai kesehatan keuangan perusahaan untuk menentukan apakah ia memiliki sumber daya keuangan untuk melakukan bisnis dan membuat jangka pendek dan jangka panjang investasi. Tiga bagian pertama dari bab ini melalui langkah-langkah yang terlibat dalam menganalisis ROIC , pertumbuhan pendapatan , dan kesehatan keuangan , masing-masing. Akhir bagian dari bab ini meliputi ukuran alternatif kinerja keuangan : cash flow return on...

Words: 2089 - Pages: 9

Free Essay

Analisa Laporan Keuangan

...|ANALISIS | |LAPORAN | |KEUANGAN | |CHAPTER 01 | |Gambaran Umum Analisis Laporan Keuangan | |CHAPTER 02 | |Pelaporan dan Analisis Keuangan | |PROGRAM PASCA SARJANA | |MAGISTER AKUNTANSI | |UNIVERSITAS TRISAKTI | [pic] KELOMPOK 1 : RONALD ( 123-131-067 ) DENNYS SURYA ( 123-131-015 ) MIFTAH ( 123-131-046 ) ARFIANTO ( 123-131-096 ) RIKA ( 123-131-064 ) WILLIAM ( 123-131-080 ) STEVANUS ( 123-140-140 ) DR. VINOLA HERAWATY, AK, CA, MSC UNIVERSITAS TRISAKTI KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa penulis dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah yang berjudul “ Gambaran Umum Analisis Laporan Keuangan & Pelaporan dan Analisis Keuangan ” dengan lancar. Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya, penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih...

Words: 10835 - Pages: 44

Free Essay

Manfaat Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Umum Pegadaian

...TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PEGADAIAN Yulinar Triyana ( niar_triyana@yahoo.com ) Universitas Gunadarma ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat atau hasil dari penerapan prinsipprinsip good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang baik sehingga akan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus. penilaian GCG dinilai dari hasil penyebaran kuesioner yang didapat dan dengan menggunakan rasio ROE, ROA, Curren Ratio dan Solvabilitas untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. Setelah dilakukan penelitian terhadap Perum Pegadaian dan didukung dengan teori-teori serta pembahasan pada bab-bab yang ada, maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa Penerapan prinsip-prinsip GCG pada Perum Pegadaian sangat bermanfaat terhadap kinerja keuangan perusahaan hal ini dapat dilihat dengan dijalankannya prinsip-prinsip GCG yaitu transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan keadilan sehingga membantu dalam setiap proses pengambilan keputusan yang berhubungan dengan keuangan maupun non keuangan yang akan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan serta meningkatkan kepercayaan para nasabah dan pemilik modal (dalam hal ini pemerintah) yang secara otomatis juga akan berdampak pada nilai perusahaan. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kinerja keuangan yang dihitung menggunakan rasio-rasio yang ada telah...

Words: 5572 - Pages: 23

Free Essay

Mister

...PENDAHULUAN Latar Belakang Permasalahan Sejak terjadinya krisis moneter pada tahun 1998, menyebabkan begitu banyak perusahaan serta lembaga perbankkan yang bertumbangan. Salah satu alternatif bagi perusahaan untuk mendapat dana atau tambahan modal adalah melalui pasar modal. Pasar modal adalah sarana yang mempertemukan penjual dan pembeli dana. Tempat penawaran penjualan efek ini dilaksanakan berdasarkan satu lembaga resmi yang disebut bursa efek. Perdagangan surat berharga merupakan cara untuk menarik dana masyarakat dalam hal ini investor untuk mengembangkan perekonomian dimana dana tersebut adalah modal yang dibutuhkan perusahaan untuk memperluas usahanya. Dengan dijualnya saham pasar modal berarti masyarakat diberi kesempatan untuk memiliki dan mendapatkan keuntungan. Dengan kata lain pasar modal dapat membantu pendapatan masyakarat. Motif dari perusahaan yang menjual sahamnya untuk memperoleh dana yang akan digunakan dalam pengembangan usahanya dan bagi pemodal adalah untuk mendapatkan penghasilan dari modalnya. Dari aktivitas pasar modal, harga saham merupakan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan oleh investor dalam melakukan investasi karena harga saham menunjukkan prestasi emiten, pergerakan harga saham searah dengan kinerja emiten. Apabila emiten mempunyai prestasi yang semakin baik maka keuntungan yang dapat dihasilkan dari operasi usaha semakin besar. Pada kondisi yang demikian, harga saham emiten yang bersangkutan cenderung naik. Harga...

Words: 3605 - Pages: 15

Free Essay

Jkmduydtudu

...TUGAS KELOMPOK MANAJEMEN KEUANGAN “Southland Corporation: From Profitability to Financial Distress to Profitability” Dosen : Dr. Mudjilah Rahayu [pic] OLEH ALFIAN RIZKI P 041414353001 GRACE RUTH 041414353002 INTAN ZAKIYATUL M 041414353013 NINDIA EKA SAVITRI S 041414353015 KARNOVA A BASTARI 041414353023 PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2015 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Southland Corp selama dua puluh empat tahun memecahkan rekor dengan pendapatan yang tinggi. Deviden mereka meningkat selama sebelas tahun berturut-turut. Perusahan tumbuh dengan stabil dan terus-menerus. Ini adalah deskripsi dari Southland Corp pada tahun 1985. Kedengarannya tidak seperti perusahaan yang mengalami bangkrut. Namun ini adalah deskripsi dari Southland Corp yang akan-segera-bangkrut, pemilik lebih dari 8.000 7-Eleven dan toko-toko lain, seperti Citgo Petroleum Corp., Chief Auto Parts, produk susu, dan pengolahan makanan dan distribusi operasi. Southland reorganisasi pengajuan kebangkrutan pada tahun 1991 setelah bertahun-tahun laba negatif dari tahun 1987 dan seterusnya. Masalah keuangan perusahaan adalah kombinasi terlalu banyak utang pada tingkat bunga yang tinggi dan arus kas berkurang. Southland mencoba untuk tetap bertahan melalui penambahan modal dari Ito-Yokado, Ltd, Pemilik 7-Eleven Jepang, Ltd, dan melalui negosiasi dengan kreditur. Masalah Southland dimulai...

Words: 3890 - Pages: 16

Free Essay

Analisis Laporan Keuangan

...ANALISIS RASIO KEUANGAN PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY & TRADING COMPANY Tbk Disusun oleh : Hilma Rizki Marista 120110130056 Firda Tyastari 120110130062 Sarasati Dhiwya Prabaswari 120110130128 Erika Handayani 120110130132 Mustika Riskafuri 120110130140 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran 2016 Financial Ratio PT. Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Rasio Profitabilitas Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen secara keseluruhan yang ditujukan oleh besar kecilnya tingkat keuntungan yang diperoleh dalam hubungannya dengan penjualan maupun investasi. Semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan perusahaan. * Gross Profit Margin Gross profit margin merupakan rasio yang mengukur efisiensi pengendalian harga pokok atau biaya produksinya, dan mengindikasikan kemampuan perusahaan untuk berproduksi secara efisien (Sawir, 2009:18). Rumus Gross Profit Margin: Gross Profit Margin = Gross ProfitNet Sales Perhitungan Gross Profit Margin pada PT. Ultra Jaya * 2012 Gross Profit Margin = Rp.901.742.000.000Rp.2.809.851.000.000 Gross Profit Margin = 0.320921643 = 32.09% * 2013 Gross Profit Margin = Rp.1.013.783.000.000Rp.3.460.231.000.000 Gross Profit Margin = 0.292981307 = 29.3% * 2014 Gross Profit Margin = Rp.936.990.000.000Rp.3.916.789.000.000 Gross...

Words: 3951 - Pages: 16

Free Essay

Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas Dan Economic Value Added Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Jasa Di Bursa Efek Indonesia (Bei)

...RENCANA JUDUL : Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Economic Value Added terhadap Harga Saham pada Perusahaan Jasa di Bursa Efek Indonesia (BEI) A. Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia bisnis dan pertumbuhan ekonomi saat ini pada negara-negara berkembang seperti Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Para pelaku bisnis, mereka menyadari adanya pergeseran pasar dan perilaku pembelian konsumen beberapa tahun terakhir, sehingga mereka dengan tanggap mengadakan perubahan-perubahan mendasar pada setiap aspek perusahaannya agar dapat terus melayani serta mengembangkan segmen pasar mereka. Pasar dan perilaku pembelian konsumen bergeser pada jumlah permintaan akan produk jasa yang terus meningkat dengan berbagai macam ragam jasa yang ditawarkan, serta permintaan terhadap produk barang yang cenderung menurun apabila tidak disertai oleh produk jasa. Adapun pertumbuhan dalam sektor jasa yang sangat berkembang ini juga tidak lepas dipengaruhi oleh beberapa faktor (Schoell dan Gultinan, 1992) yaitu antara lain: Perkembangan teknologi yang sangat pesat termasuk teknologi informasi, adanya peningkatan pengaruh sektor jasa, persentase wanita yang masuk dalam angkatan kerja semakin besar, tingkat harapan hidup semakin meningkat, produk-produk yang dibutuhkan dan dihasilkan semakin kompleks, adanya peningkatan kompleksitas kehidupan dan meningkatnya perhatian terhadap ekologi dan kelangkaan sumber daya. Serta jasa-jasa seperti logistik...

Words: 6016 - Pages: 25