Free Essay

Akuntansi Lanjutan 1 Beams

In: Business and Management

Submitted By bayUNSW
Words 1203
Pages 5
Bab 1
Business Combinations (Kombinasi Bisnis)

Kombinasi bisnis dalam bahasa umum adalah menyatukan entitas bisnis yg sebelumnya terpisah. Horizontal integration adalah kombinasi dari perusahaan-perusahaan yang memiliki line bisnis atau pasar yang sama. Sedangkan vertical integration adalah kombinasi dari perusahaan-perusahaan dengan operasi yang berbeda di tahap-tahap produksi atau distribusi atau keduanya. Conglomeration adalah kombinasi dari perusahaan-perusahaan yang memiliki produk atau jasa yang beraneka ragam dan tidak terkait satu sama lain.

Istilah merger dan konsolidasi sering digunakan sebagai sinonim untuk akuisisi. Namun secara legal dan di dalam akuntansi itu terdapat perbedaan. Merger adalah penyerapan dari suatu perusahaan oleh perusahaan yang lain. Perusahaan pembeli juga akan mengambil baik aset maupun kewajiban perusahaan yang dibeli. Setelah merger, perusahaan yang dibeli akan berhenti beroperasi. Konsolidasi terjadi apabila perusahaan baru dibentuk untuk pengambilalihan aset dan operasi dari dua atau lebih entitas bisnis yg terpisah dan membubarkan entitas sebelumnya.

Tujuan dari kombinasi bisnis

* Cost Advantage * Lower Risk * Fewer operating delays * Avoidance of takeovers * Acquisition of Intangible Assets

Accounting for Combinations as Acquisitions

Kita mencatat kombinasi bisnis menggunakan fair value principle. Dengan kata lain, kita mengukur biaya (cost) purchasing entity (entitas pembeli) ketika mengakuisisi perusahaan lainnya di dalam kombinasi bisnis dengan jumlah kas yang keluar atau dengan niai wajar (fair value) dari aset yang didistribusikan atau sekuritas yang dikeluarkan.

Expense : direct costs (Accounting, legal, consulting, dan finder’s fees)
Pengurangan di dalam tambahan modal disetor (reduction of additional paid-in capital) : biaya-biaya yang berhubungan dengan registrasi dan penerbitan sekuritas (registration or issuance of equity securities)

Ilustrasi :
Pop Corporation menerbitkan 100.000 saham dengan nilai nominal $10 per saham untuk mendapatkan aktiva bersih (net assets) dari Son Corporation di dalam suatu kombinasi bisnis tanggal 1 July 2011. Harga pasar dari saham Pop saat ini adalah $16 per saham. Tambahan direct costs adalah biaya (fees) Securities and Exchange Commission (SEC) senilai $5.000, biaya akuntan yang berhubungan dengan SEC registration statement $10.000, biaya untuk mencetak dan menerbitkan setifikat saham biasa $25.000, dan finder’s and consultant’s fees $80.000.

Investment in Son (+A) | 1,600 | | Common Stock, $10 par (+SE) | | 1,000 | Additional paid-in Capital (+SE) | | 600 |
Untuk mencatat penerbitan 100.000 saham biasa dengan harga pasar $16 per saham di dalam kombinasi bisnis dengan Son Corporation

Investment Expense (E, -SE) | 80 | | Additional paid-in capital (-SE) | 40 | | Cash (or other net assets) (-A) | | 120 |
Untuk mencatat tambahan biaya langsung kombinasi bisnis dengan Son Corporation :$80.000 untuk finders and Consultants fees dan $40.000 untuk registrasi dan penerbitan sekuritas modal

Accounting for Combinations as Acquisitions

Langkah pertama dalam pencatatan akuntasi dalam sebuah akuisisi adalah dengan menentukan nilai wajar dari semua aset berwujud dan tak berwujud yang dapat diidentifikasi dan juga kewajiban.

IlIustrasi dari Akuisisi
Pit Corporation mengakuisisi aset bersih dari Sad Company di dalam kombinasi bisnis yg dilakukan tanggal 27 Desember 2011. Sad Company akan berhenti beroperasi. Berikut ini adalah aset dan kewajiban dari Sad Company (dalam ribuan):

| Book Value | Fair Value | Assets | | | Kas | 50 | 50 | Piutang Bersih | 150 | 140 | Persediaan | 200 | 250 | Tanah | 50 | 100 | Gedung – bersih | 300 | 500 | Peralatan – bersih | 250 | 350 | Paten | 0 | 50 | Total Aset | 1,000 | 1,440 | | | | Liabilities | | | Utang dagang | 60 | 60 | Wesel bayar | 150 | 135 | Kewajiban lainnya | 40 | 45 | Total Kewajiban | 250 | 240 | Aset Bersih | 750 | 1,200 |

CASE 1 : GOODWILL
Pit Corporation membayar $400.000 secara kas dan menerbitkan 50.000 saham dengan nominal $10 per saham biasa yang memiliki nilai pasar $20 untuk mendapatkan aset bersih Sad Company.

Investasi di Sad Company (+A) | 1.400 | | Kas (-A) | | 400 | Saham biasa,$10 par (+SE) | | 500 | Tambahan modal disetor (+SE) | | 500 | Untuk mencatat penerbitan 50.000 saham biasa dengan nominal $10 ditambah $400.000 tunai dalam kombinasi bisnis dengan Sad Company | Kas (+A) | 50 | | Piutang bersih (+A) | 140 | | Persediaan (+A) | 250 | | Tanah (+A) | 100 | | Gedung (+A) | 500 | | Peralatan (+A) | 350 | | Paten (+A) | 50 | | Goodwill (+A) | 200 | | Utang dagang (+L) | | 60 | Wesel bayar (+L) | | 135 | Kewajiban lainnya (+L) | | 45 | Investasi di Sad Company (-A) | | 1.400 | Untuk membebankan biaya peng-akuisian Sad Company kepada aset yg dapat teridentifikasi yg diakuisi dan kewajibannya dengan dasar nilai wajar dan terhadap goodwill |

CASE 2 : FAIR VALUE EXCEEDS INVESTMENT COST (BARGAIN PURCHASE)
Pit Corporation menerbitkan 40.000 saham dengan nominal $10 per saham biasa yang memiliki nilai pasar $20 dan juga memberikan wesel bayar berjangka waktu lima tahun dan memiliki bunga 10% senilai $200.000 untuk mendapatkan aset bersih Sad Company.

Investasi di Sad Company (+A) | 1.000 | | Saham biasa,$10 par (+SE) | | 400 | Tambahan modal disetor (+SE) | | 400 | 10% wesel bayar (+L) | | 200 | Untuk mencatat penerbitan 50.000 saham biasa dengan nominal $10 ditambah $400.000 tunai dalam kombinasi bisnis dengan Sad Company | Kas (+A) | 50 | | Piutang bersih (+A) | 140 | | Persediaan (+A) | 250 | | Tanah (+A) | 100 | | Gedung (+A) | 500 | | Peralatan (+A) | 350 | | Paten (+A) | 50 | | Utang dagang (+L) | | 60 | Wesel bayar (+L) | | 135 | Kewajiban lainnya (+L) | | 45 | Investasi di Sad Company (-A) | | 1.000 | Keuntungan dari pembelian murah (gain from bargain purchase) | | 200 | Untuk membebankan biaya peng-akuisian Sad Company kepada aset yg dapat teridentifikasi yg diakuisi dan kewajibannya dengan dasar nilai wajarnya dan mengakui gain from bargain purchase |

Latihan Soal

E1-3
Laporan Modal Pemegang Saham dari perusahaan A dan B pada tanggal 1 Januari adalah sebagai berikut (dalam ribuan) | A | B | Modal saham, nominal @$10 | $3.000 | $1.600 | Modal disetor lainnya | 400 | 800 | Laba ditahan | 1.200 | 600 | Modal Pemegang Saham | 4.600 | 3.000 |

Pada tanggal 2 Januari, Perusahaan A menerbitkan 300.000 lembar saham dengan harga pasar $20 per saham untuk semua saham Perusahaan B dan Perusahaan B akan berhenti beroperasi. Pada hari yang sama, Perusahaan A membayar $10.000 untuk biaya register dan penerbitan saham dan juga membayar $20.000 untuk biaya langsung lainnya (other direct costs) terkait dengan kombinasi bisnis ini.
Diminta : * Siapkan jurnal * Siapkan laporan modal pemegang saham Perusahaan A yang merupakan bagian dari Neraca Perusahaan A setelah akusisi terjadi tanggal 2 Januari

Jawab :

Investasi di B (+A) | 6.000.000 | | Saham biasa,$10 par (+SE) | | 3.000.000 | Tambahan modal disetor (+SE) | | 3.000.000 |

Biaya Investasi | 20.000 | | Modal Disetor Lainnya | 10.000 | | Kas | | 30.000 |

Laporan Modal Pemegang Saham Perusahaan A tanggal 2 Januari

Modal saham, $10 par, 600.000 saham beredar | $6.000.000 | Modal disetor lainnya ($400.000+$3.000.000-$10.000) | 3.390.000 | Laba Ditahan ($1.200.000 - $20.000) | 1.180.000 | Total Modal Pemegang Saham | $10.570.000 |

Pekerjaan Rumah

Mirip E1-4
Perusahaan Pan menerbitkan 480.000 saham dengan nilai nominal $10 per lembar saham dan total nilai pasarnya adalah $10.200.000 untuk mendapatkan seluruh saham biasa yang memiliki hak suara Perusahaan Set. Setelah akuisisi Perusahaan Set akan berhenti beroperasi. Selain itu, Perusahaan Pan juga mengeluarkan biaya-biaya sebagai berikut :

Legal Fees (biaya hukum) | $100.000 | Cost of SEC registration (biaya pencatatan saham ke bursa) | 48.000 | Cost of printing and issuing net stock certificates (biaya percetakan dan penerbitan sertifikat saham) | 12.000 |

Berikut ini adalah aset dan modal Perusahaan Set (dalam ribuan)

| Book Value | Fair Value | Aset Lancar | $4.000 | $4.300 | Aset Tetap | 6.000 | 8.800 | Kewajiban | 1.200 | 1.200 | Saham Biasa | 8.000 | | Laba Ditahan | 800 | |

Diminta :
Siapkan jurnal yg dibukukan oleh Perusahaan Pan untuk mencatat akuisisi ini

Similar Documents

Free Essay

Sifat Dasar Akuntansi

...Committee on Terminology of the American Institute of Certified Public Accountants) mendefinisikan akuntansi sebagai berikut: Akutansi adalah seni pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang, dan menginterprestasian hasil proses tersebut. Pada perkembangan saat ini, akuntansi didefinisikan dengan mengacu pada konsep informasi: Akutansi adalah aktivitas jasa. Fungsinya adalah menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan tentang entitas ekonomik yang diperkirakan bermanfaat dalam pembuatan keputusan-keputusan ekonomik, dalam membuat pilihan diantara alternatif tindakan yang ada. Para akuntan memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang proses akuntansi dalam menguraikan perbedaan teori-teori. Pandangan-pandangan tersebut adalah akuntansi sebagai bahasa, akuntansi sebagai catatan peristiwa yang lalu, akuntansi sebagai realitas ekonomi saat ini, akuntansi sebagai sistem informasi, akuntansi sebagai komoditas, dan akhirnya, akuntansi sebagai sebuah ideology. Akuntansi sebagai sebuah ideologi Akuntansi telah dipandang sebagai fenomena ideologi sarana untuk mendukung dan melegitimasi tatanan sosial, ekonomi dan politik saat ini. Karl Marx menegaskan bahwa akuntansi melakukan suatu bentuk dan hubungan-hubungan sosial yang membentuk usaha produktif. Akuntansi juga dipandang sebagai mitos symbol, dan kegiatan ritual yang mengizinkan penciptaan......

Words: 1034 - Pages: 5

Free Essay

Gaussian Beam

...Gaussian Beams Enrique J. Galvez Department of Physics and Astronomy Colgate University Copyright 2009 ii Contents 1 Fundamental Gaussian Beams 1.1 Spherical Wavefront in the Paraxial region 1.2 Formal Solution of the Wave Equation . . 1.2.1 Beam Spot w(z) . . . . . . . . . . 1.2.2 Beam Amplitude . . . . . . . . . . 1.2.3 Wavefront . . . . . . . . . . . . . . 1.2.4 Gouy Phase . . . . . . . . . . . . . 1.3 Focusing a Gaussian Beam . . . . . . . . . 1.4 Problems . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1 1 3 6 8 8 9 10 12 15 15 17 20 21 25 25 26 26 27 29 30 31 31 33 35 35 36 39 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2 High-Order Gaussian Beams 2.1 High-Order Gaussian Beams in Rectangular Coordinates 2.2 High-Order Gaussian Beams in Cylindrical Coordinates . 2.3 Irradiance and Power . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2.4 Problems . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3 Wave-front interference 3.1 General Formalism . . . . . . . . . . . . . . . . 3.2 Interference of......

Words: 13971 - Pages: 56

Free Essay

Beam Deflection

...INTRODUCTION 1.1 Beam Deflections 1.2 Theory - Calculations DeflectionF formula for the load given above: A determination of flexural stress yields: When rectangular it is Where; δ = Deflection (mm) E = Coefficient of Elasticity L = Span (mm) I = Inertia Factor Mb = Moment of flexure (Nmm) F1 = Load occasioned by weight Wb = Resistance to flexure (mm3) of Load Device (N) σb = Flexural Stress (N/mm2) F = Load of occasioned by additional weight (N) 1.3 Objectives * To investigate the relationship between load, span, width, height and deflection of a beam placed on two bearers and affected by a concentrated load at the center. * To ascertain the coefficient of elasticity for steel brass and aluminium 2.0 METHODOLOGY 2.1 Procedure - Experiement 1A * Investigate the relationship between load and deflection. 1) Set the bearers so that a span of 600 mm is obtained. The interval between each groove on the shafts of the apparatus is 100 mm. 2) Place a test specimen with dimensions of 4 x 25 mm, on the bearers and mount the load device in the center of the test specimen. 3) Set the testing device so that the top of the gauge is centered on the upper plane of the load device. Lower the gauge so that its small hand is at about 10 and set the gauge to zero by twisting its outer ring. 4) Load the weights as shown in the table below and read off the deflection.......

Words: 617 - Pages: 3

Free Essay

Jurnal Ilmu Manajemen Dan Akuntansi Terapan, Vol 3 Nomor 1, Mei 2012

...dahulu melakukan pengamatan dan penilaian terhadap perusahaan yang akan dipilih dengan terus memantau laporan keuangan perusahaan-perusahaan tersebut terutama perusahaan yang sudah go public. Berdasarkan laporan keuangan tersebut dapat diketahui kinerja perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha dan kemampuan perusahaan dalam mendayagunakan aktivitas usahanya secara efisien dan efektif serta faktor di luar perusahaan ekonomi, politik, finansial dan lain-lain (Rasmin 2007). Saham perusahaan go public sebagai komoditi investasi tergolong berisiko tinggi. Karena sifatnya yang peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, baik oleh pengaruh yang bersumber dari luar atau dalam negeri, Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan, Vol 3 Nomor 1, Mei 2012 Page 1 perubahan dalam bidang politik, ekonomi moneter, Undang-Undang atau peraturan maupun perubahan yang terjadi dalam industri dan perusahaan yang mengeluarkan saham itu sendiri. Sehingga investor dalam melakukan pembelian saham memerlukan pemikiran berdasarkan data-data dari perusahaan yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh kinerja keuangan emiten terhadap perubahan return saham. Adapun emiten yang dipilih adalah emiten dari perusahaan manufaktur. Dipilihnya saham-saham industri tersebut karena jumlah perusahaan sektor tersebut menunjukkan populasi terbesar di Bursa Efek Indonesia. Return saham merupakan kelebihan harga jual saham diatas harga belinya. Semakin tinggi harga......

Words: 5939 - Pages: 24

Free Essay

Siklus Akuntansi

...Siklus Akuntansi Manahan Nasution Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Siklus akuntansi adalah suatu proses penyediaan laporan keuangan perusahaan untuk suatu periode waktu tertentu. Siklus ini dimulai dari terjadinya transaksi, sampai penyiapan laporan keuangan pada akhir suatu periode. Apabila digambarkan, siklus akuntansi dapat dinyatakan sebagai berikut: Transaksi Usaha Pembuatan Bukti Asli Pencatatan dalam Buku Harian (Jurnal) Pencatatan ke Buku Besar dan Buku Tambahan 1 Neraca Lajur Penyesuaian Laporan Keuangan Jurnal Penutup Neraca Saldo setelah penutupan 2 Gambar 1 1. TRANSAKSI Transaksi usaha adalah kejadian yang dapat mempengaruhi posisi keuangan dari suatu badan usaha dan juga sebagai hal yang handal/wajar untuk dicatat.3 Transaksi ini biasanya dibuktikan dengan adanya dokumen. Sebagai contoh transaksi yang dapat terjadi dalam suatu perusahaan adalah: pembayaran rekening telepon bulanan, pembelian barang dagangan secara kredit, pembelian tanah dan gedung, dan lain sebagainya. Suatu transaksi tertentu dapat menimbulkan peristiwa atau keadaan yang mengakibatkan transaksi lainnya. Misalnya, pembelian barang dagangan secara kredit akan disusul dengan transaksi lainnya, yaitu pembayaran kepada kreditor. 1 2 3 Niswonger, C. Rollin, Phillip E. Fess, and Carl S. Warren. Prinsip- prinsip akuntansi, terjemahan Marianus Sinaga, Edisi 14, Jilid 1, Erlangga, Jakarta, 1992, Hal 41. Smith, Jay M. and K. fred Skousen. Akuntansi Intermediate...

Words: 2808 - Pages: 12

Free Essay

Beams

...Experiment 7: Deflection of beams (Effect of beam length and width) 1. OBJECTIVE The objective of this laboratory experiment is to find the relationship between the deflection (y) at the centre of a simply supported beam and the span, width. 2. MATERIALS - APPARATUS Steel Beams, Deflection measuring device, 500g weight 3. INTRODUCTORY INFORMATION The deflection of a beam, y, will depend on many factors such as: - • The applied load F (F=m•g). • The span L. • The width of the beam b, and its thickness h. Other factors such as position, method of loading, the material of which the beam is made will also influence the deflection. If we wish to find the relationship between y and one of the possible variables it is necessary to keep all the other possible variables constant throughout the experiment. 1. Length calculation In this experiment the same beam is used throughout and the centrally applied point load is kept constant. Thus keeping all possible variables other than the deflection y and the span L constant we may investigate the relationship between y and L. Let y[pic]Ln where n is to be found Then y = k•Ln where k is a constant Taking logarithms: log y = n log L + log k which is in the straight line form (y = mx + C). Thus plotting logy against log L will give a straight-line graph of slope “n” and “k” may be determined. 2. Width calculation In this experiment beams of the same material but of different width......

Words: 1561 - Pages: 7

Free Essay

Akuntansi Lingkungan

...Akuntansi Lingkungan * Akuntansi lingkungan adalah sebuah istilah umum yang mencakup akuntansi di tingkat nasional dan perusahaan. Lebih penjelasan rinci tentang berbagai aspek akuntansi lingkungan disediakan di tempat lain (U.S. EPA, 1995; Business Roundtable, 1993). * Selama beberapa dekade, ekonom lingkungan telah mengakui bahwa tindakan pengukuran kinerja ekonomi tradisional mengandung bias terhadap konsumsi sumber daya alam. Memang, seperti yang tercantum dalam laporan WRI sebelumnya, "sebuah negara dapat pembuangan sumber daya mineral, menebang hutan, mengikis tanah yang, mencemari akuifer, dan berburu satwa liar dan perikanan untuk kepunahan" tanpa rekaman ini terhadap pendapatan (Repetto et al, 1989). Banyak negara bekerja untuk memasukkan penyusutan sumber daya alam ke rekening nasional (UNCTC, 1992). Salah satu tujuannhya adalah untuk merevisi perkiraan, produk domestik bruto-pada dasarnya "penghijauan PDB." * Pada tingkat perusahaan, penting untuk membedakan antara biaya lingkungan yang ditanggung oleh perusahaan dibandingkan dengan yang dikenakan pada masyarakat sebagai "biaya sosial." Kesehatan efek dari menghirup polusi udara, dampak pencemaran air di perikanan, atau pencemaran tanah adalah contoh klasik dari biaya sosial, atau eksternalitas. * Di sisi lain, peraturan, kebijakan perusahaan, preferensi konsumen, dan tekanan masyarakat pergeseran beberapa biaya sosial kembali ke perusahaan. Batas pengeluaran, pajak emisi, mengambil kembali produk......

Words: 968 - Pages: 4

Free Essay

Pengantar Akuntansi

...BAB. 13 Rencana Audit dan Program Audit Secara Keseluruhan Ø  JENIS PENGUJIAN AUDIT Pengujian tersebut meliputi: 1. Prosedur untuk Memperoleh Pemahaman atas Internal Control Auditor harus memahami efektivitas aspek rancangan dan operasional dari pengendalian intern. Lima jenis prosedur audit yang berhubungan dengan pemahaman auditor terhadap pengendalian intern yaitu: ·         Memperbaharui dan mengevaluasi pengalaman auditor terdahulu ·         Meminta keterangan dari personil klien ·         Membaca manual sistem dan kebijakan klien ·         Menguji dokumen dan arsip ·         Mengamati aktivitas dan operasional entitas 2. Tests of Controls (Uji Pengendalian) Pengujian pengandalian adalah prosedur audit yang digunakan untuk menentukan efektivitas kebijakan dan operasi pengendalian intern atauprosedur pengendalian yang diterapkan untuk menilai control risk (risiko pengendalian) Pengujian tersebut meliputi jenis prosedur audit sebagai berikut : ·         Meminta keterangan dari personil klien ·         Menguji dokumen, arsip, dan laporan ·         Mengamati aktivitas yang terkait dengan pengendalian ·         Melaksanakan kembali prosedur klien 3. Substantive Test of Trans actions (Uji Substantif atas Transaksi) Pengujian substantif (Substantive Test) adalah perosedur yang digunakan untuk menguji kekeliruan atau ketidakberesan dalam bentuk uang yang langsung mempengaruhi kebenaran saldo laporan keuangan. Kekeliruan tersebut sering disebut......

Words: 1676 - Pages: 7

Free Essay

Akuntansi Manajemen Lanjutan

...Tugas Akuntansi Manajemen Lanjutan JOHN DEREE COMPONENT WORKS Oleh : Claudia Astika Putri Mayangsari Fincy Annisa Irhash Ardhianta Program Profesi Akuntansi 24 STIE YKPN Yogyakarta 2014 JOHN DEREE COMPONENT WORKS A. Latar belakang Perusahaan John Deere telah beroperasi di industri peralatan pertanian selama 162 tahun. Seiring meningkatnya permintaan disektor produksi, pada tahun 1970-an perusahaan John Deree membuka divisi baru yang diberi nama John Deere Component Works. Divisi tersebut dibentuk sebagai produsen utama suku cadang untuk peralatan Deere terutama traktor. Oleh karena itu John Deere Component Works harus menghasilkan berbagai macam suku cadang yang volumenya relatif rendah. Selama pertengahan 1980-an JDCW melakukan produksi dengan kapasitas yang rendah karena proses ini diperlukan mesin lebih otomatis dan biaya yang besar harus dikeluarkan untuk proses produksi, tetapi dengan begitu JDCW tetap menawarkan kualitas hasil produksi yang menjanjikan terutama dibagian-bagian suku cadang mesin yang kompleks. Hal itu dilakukan Sebagai bagian dari strategi untuk memasarkan suku cadang hasil produksi mereka di pasar global. Mereka harus segera menemukan solusi bahwa harga yang mereka tawarkan harus bersaing dengan para kompetitior yang lain karena kunci persaingan sukses di pasar global adalah harga, jadi JDCW harus memikirkan kembali strategi penetapan harganya. B. Pernyataan Masalah: Permintaan akan produk John Deere Komponen Work...

Words: 922 - Pages: 4

Free Essay

Beam & Column

...Proposed codal provisions for design and detailing of beam-column joints in seismic regions Sudhir K. Jain, R.K. Ingle and Goutam Mondal Beam-column joint is an important part of a reinforced concrete moment resisting frame subjected to earthquake loading. Design and detailing provisions on beam-column joints in IS 13920 : 1993 do not adequately address prevention of anchorage and shear failure in this region during severe earthquake shaking. In view of these limitations, this paper proposes new provisions for inclusion in IS 13920 : 1993. The paper also gives a clause-by-clause commentary on these recommended provisions and includes one solved example to illustrate the same. Keywords: Beam-column joints, wide beam, strong-column weakbeam, shear design. Beam-column joint is an important component of a reinforced concrete moment resisting frame and should be designed and detailed properly, especially when the frame is subjected to earthquake loading. Failure of beam-column joints during earthquakes is governed by bond and shear failure mechanism which are brittle in nature1. Therefore, current international codes give high importance to provide adequate anchorage to longitudinal bars and confinement of core concrete in resisting shear2. A review of the behaviour and design of different types of beam-column joints in reinforced concrete moment resisting frame under seismic loading illustrates that design and detailing provisions for the joints in the current Indian......

Words: 4873 - Pages: 20

Free Essay

Akuntansi Biaya

...manajemen dihadapkan kepada pengambilan keputusan yang menyangkut pemilihan berbagai macam alternatif. Oleh karena itu manajemen memerlukan informasi yang dapat dipakai sebagai dasar untuk menentukan pilihan salah satu dari informasi penting yang diperlukan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan adalah biaya. Walaupun informasi biaya bukanlah satu-satu informasi yang dibutuhkan oleh manager, akan tetapi paling tidak dengan informasi biaya memungkinkan manager mengawasi dan mengambil keputusan yang tepat dalam mengalokasikan unsur-unsur biaya sebagai penentuan harga pokok dari barang yang diproduksi. Untuk mengumpulkan informasi ini diperlukan suatu wadah yang bertujuan menyediakan informasi biaya bagi manajemen yang di sebut akuntansi biaya. Perumusan Masalah Akutansi biaya dalam perusahaan manufaktur bertujuan antara lain untuk menentukan harga pokok produk yang dihasilkan. Dalam menetapkan harga pokok produk tersebut diperlukan adanya data biaya yang relevan, yang kemudian dihitung secara cermat dengan menggunakan metode yang tepat. Namun demikian dalam kenyataan hal tersebut terkadang relative sulit dilaksanakan. Hal ini disebabkan adanya beberapa faktor baik dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan yang mempengaruhi penggunaan metode yang tepat dan akurat. Berdasarkan alasan diatas, maka penelitian ini Penulis dalam membahas dan menganalisa pokok bahasan biaya produksi dan harga jual produk ini menetapkan perumusan masalah tentang “Peranan......

Words: 2493 - Pages: 10

Free Essay

Akuntansi Lanjutan

...PERTANYAAN 1. Dari perhitungan penjualan tanah downstream dan upstream, dapat dilihat adanya perbedaan yang signifikan. Dimanakah perbedaannya? 2. Kenapa jurnal eliminasi diperlukan dalam kertas kerja konsolidasi untuk setiap kegiatan transfer antar perusahaan? 3. Apa jurnal untuk mengurangi aset yang tidak dapat disusutkan ke harga pokoknya bagi entitas konsolidasi setelah tahun penjualan downstream antar perusahaan? 4. Apakah tujuan pengeleminasian pengaruh penjualan aktiva tetap antarperusahaan dalam pembuatan laporan keuangan konsolidasi? 5. Dalam membuat laporan keuangan konsolidasi, pos-pos antarperusahaan yang tidak dieliminasi adalah? 6. Perusahaan induk menjual tanah dengan nilai buku $5.000 kepada perusahaan anak seharga $6.000 pada tahun 2006. Perusahaan anak memiliki tanah tersebut selama tahun 2007. Perusahaan anak menjual tanah tersebut seharga $8.000 kepada entitas luar pada tahun 2008. Pada tahun 2006 berapa keuntungan yang belum direalisasi ? JAWABAN 1. Perbedaannya terletak pada keuntungan yang belum direalisasi yang akan didistribbusikan ke hak minoritas dan dibebankan ke beban hak minoritas. 2. Penjualan antar perusahaan terjadi seluruhnya dalam entitas konsolidasi, maka laporan keuangan konsolidasi harus muncul seakan akan transfer antar perusahaan tersebut tidak pernah terjadi. 3. Investasi dalam PT.X pada Aset yang tidak dapat disusutkan (contohnya......

Words: 280 - Pages: 2

Free Essay

Teori Akuntansi

...SEJARAH PERKEMBANGAN AKUNTANSI DI INDONESIA Tahun | Perkembangan | 1642 | Praktik akuntansi di Indonesia dapat ditelusur pada era penjajahan Belanda | 1747 | Jejak yang jelas berkaitan dengan praktik akuntansi di Indonesia dapat ditemui pada praktik pembukuan yang dilaksanakan Amphioen Sociteyt yang berkedudukan di Jakarta | Abad ke 17 | Pada era ini Belanda mengenalkan sistem pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping) sebagaimana yang dikembangkan oleh Luca Pacioli di Indonesia | Abad ke 18- 19 | Kegiatan ekonomi pada masa penjajahan meningkat cepat . Hal ini ditandai dengan dihapuskannya tanam paksa sehingga pengusaha Belanda banyak yang menanamkan modalnya di Indonesia. Peningkatan kegiatan ekonomi mendorong munculnya permintaan akan tenaga akuntan dan juru buku yang terlatih. | 1907 | Fungsi auditing mulai dikenalkan di IndonesiaOrang pertama yang melaksanakan pekerjaan audit (menyusun dan mengontrol pembukuan perusahaan) adalah Van Schagen yang dikirim ke Indonesia | 1915 | Pengiriman Van Schagen merupakan titik tolak berdirinya Jawatan Akuntan Negara- Government Accountant Dienst | 1918 | Akuntan publik yang pertama adalah Frese & Hogeweg yang mendirikan kantor di Indonesia | 1920 | Kantor akuntan yang lain yaitu kantor akuntan H.Y.Voerens berdiri di Indonesia | 1929 | Orang Indonesia pertama yang bekerja di bidang akuntansi adalah JD Massie, yang diangkat sebagai pemegang buku pada Jawatan Akuntan Pajak pada tanggal 21 September 1929 | ...

Words: 1093 - Pages: 5

Free Essay

Akuntansi Penjualan Cicilan

...dengan melakukan strategi penjualan cicilan. Dalam keadaan perekonomian sekarang ini laju permintaan terhadap barang tidak secepat penawarannya karena daya beli terbatas. Demi mendapatkan laba yang diinginkan maka Toko Irama Agung elektronik berani menanggung segala resiko yang ada. Untuk mengurangi resiko-resiko yang dihadapi dalam sebuah penjualan melaui cicilan maka sangat diperlukan suatu strategi dan perencanaan yang sangat baik dalam perusahaan. Mulai dari isi perjanjian atau persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang calon pembeli hingga tidakan apa yang akan dilakukan perusahaan nanti jika terjadi masalah dalam hal pembayaran cicilan yang telah disepakati sebelumnya. Didalam penjualah cicilan ini peranan akuntansi sangatlah besar. Akuntansi sebagai suatu sisitem informasi mencakup kegiatan mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi keberbagai pihak yang berkepentingan. Informasi yang relevan, efektif dan efisien berguna dalam pengambilan keputusan dan kebijaksanaan perusahaan lainnya. Misalnya untuk mengetahui seberapa besar sebenarnya kerugian perusahaan seandainya terjadi kegagalan dalam penyelesaian pembayaran cicilan. Karena itu pencatatan dalam perusahaan haruslah mengikuti ketentuan-ketentuan perakuntansian yang baik dan benar. Toko Irama Agung merupakan sebuah perusahaan dagang, yaitu perusahaan yang kegiatan utamanya adalah membeli barang (produk jadi) dan menjualnya kembali kepada para konsumen. Toko Irama Agung adalah......

Words: 8427 - Pages: 34

Free Essay

Teori Akuntansi

...1. Factor apa saja yang menyababkan perbedaan system akuntansi di setiap Negara? Jelaskan! 2. Sebutkan katakteristik system hukum dan dampaknya? 3. Apa yang menjadi ciri khas dan perbedaan antara system akuntansi di prancis dan jerman? 4. Definisi pelaporan segmen dan pelaporan keuangan apa saja yang di laporkan dalam pelaporan keuangan segmen? -Kerangka cooperative gevernance menurut dallas? 5. Karekteristik apa saja yang harus dimiliki suatu Negara agar mata uangnya dapat digunakan sebagai internasional currently? 6. Sebuttkan apa penyebab inflasi di Negara-negara asia? Jawab: 1. Factor penyebab perbadaan system akuntansi di Negara-negara * Pertumbuhan ekonomi , pertumbuhan ekonomi merupakan penyebab system akuntansi, karena tiap Negara mempunyai perekonomian berbeda, serta ada Negara maju dan Negara berkembang yang menyebabkan system akuntansinya berbeda * Inflasi, kenaikan yang terjadi terus menerus, semakin tingginya harga sangat memicu perbedaan system akuntansi di suatu negara * Sistem politik, perbedaan system politik di suatu Negara, pengaruh regulasi dari system politik suatu Negara berdampak sangat signifikan pada system akuntansi di suatu negara * Pendidikan, tingkat pendidikan di suatu Negara bias sangat berdampak pada system akuntansi, dimana system akuntansi memerlukan orang-orang yang berpendidikan dan khusus dalam akuntansi * Profesi Akuntan , profesi akuntan di suatu Negara yang berbeda-beda, cara pelaporan......

Words: 547 - Pages: 3