Premium Essay

Kasus Audit

In: Business and Management

Submitted By sariirawati
Words 883
Pages 4
PSAK Training www.pwc.com/id Exploration and Evaluation of Mineral Resources (PSAK 64)

Stripping Activities and Environmental Management (PSAK 33 R 2011)

September 2011

Stripping Activities and Environmental Management (PSAK 33 R 2011) Exploration and Evaluation of Mineral Resources (PSAK 64)

September 2011 Page 2

PSAK 64 and PSAK 33 (R 2011)



In 2011, Indonesian Financial Accounting Standard Boards has authorised:  PSAK 64 Exploration and Evaluation of Mineral Resources  PSAK 33 (Revised 2011) Stripping Activities and Environmental Management in General Mining

• • •

Both Standards are effective from 1 January 2012. PSAK 64 is virtually mirroring IFRS 6 Exploration and Evaluation of Mineral Resources (per January 2009) Revisions on PSAK 33 are made to: • Remove the overlapping of regulation between the (old) PSAK 33 on one side and PSAK 64 on the other side. • maintain previous regulations on the PSAK 33 that are not addressed in PSAK 62
September 2011 Page 3

What are PSAK 64/ IFRS 6 actually talking about?
● IFRS 6 was issued in December 2004 as a temporary Standard before the IASB finish a more comprehensive Standard for mining activities. ● An entity has to determine a consistent accounting policy specifying which expenditure on exploration and evaluation will be recorded as an asset. ● In determining the policy, an entity can decide to apply the Conceptual Framework, or retain the accounting policies it has applied previously even if those do not comply with the framework. ● An entity can change its accounting policy for exploration and evaluation of mineral resources but the policy can move closer to the Framework, not further away ● Exploration and evaluation only applies to expenditure incurred after obtaining legal rights ● Since they only applies to exploration and evaluation, a correct allocation is important when making carry-forward…...

Similar Documents

Free Essay

Case Audit Ethics

...Kasus 1 Akuntan Publik Petrus Mitra Winata Dibekukan Sulistiono Kertawacana Wed, 28 Mar 2007 03:35:32 -0800 Kasus pelanggaran Standar Profesional Akuntan Publik kembali muncul. Menteri Keuangan pun memberi sanksi pembekuan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membekukan izin Akuntan Publik (AP) Drs. Petrus Mitra Winata dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Mitra Winata dan Rekan selama dua tahun, terhitung sejak 15 Maret 2007. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Departemen Keuangan Samsuar Said dalam siaran pers yang diterima Hukumonline, Selasa (27/3), menjelaskan sanksi pembekuan izin diberikan karena akuntan publik tersebut melakukan pelanggaran terhadap Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). Pelanggaran itu berkaitan dengan pelaksanaan audit atas Laporan Keuangan PT Muzatek Jaya tahun buku berakhir 31 Desember 2004 yang dilakukan oleh Petrus. Selain itu, Petrus juga telah melakukan pelanggaran atas pembatasan penugasan audit umum dengan melakukan audit umum atas laporan keuangan PT Muzatek Jaya, PT Luhur Artha Kencana dan Apartemen Nuansa Hijau sejak tahun buku 2001 sampai dengan 2004. Selama izinnya dibekukan, Petrus dilarang memberikan jasa atestasi termasuk audit umum, review, audit kinerja dan audit khusus. Yang bersangkutan juga dilarang menjadi pemimpin rekan atau pemimpin cabang KAP, namun dia tetap......

Words: 1093 - Pages: 5

Free Essay

Etika Dalam Praktik Investasi Dan Pasar Modal

...tahun penjara . • Hampir $ 1.140.000.000 diinvestasikan dalam perusahaan swasta yang dikuasai oleh Westinghouse Credit Corp , Sears Roebuck & Co , Edward J. de Bartolo , dan Lazard Freres & Co Perusahaan Mitra Reksa Dana. • Monus adalah investor saham asli di Colorado Rockies waralaba bisbol. Meskipun tidak dibahas dalam kasus dia juga pendiri Basketball League World, sebuah liga untuk pemain siswa 6 ’ 5 '' dan di bawah , dan terus secarafinansial (kadang-kadang dengan dana Phar - Mor) waralaba dukungan yang kehilangan uang sampai kematian WBL itu. Telah dicatat kemudian bahwa hanya seorang pria yang sangat percaya diri ( atau sombong ) berani mengambil NBA . • Monus dan CFO-nya, Patrick Finn, memanipulasi akun laporan laba rugi, persediaan overstated, dan aturan akuntansi dimanipulasi untuk melakukan penipuan selama hampir enam tahun. • Total kerugian kepada investor dan kreditur mencapai lebih dari $ 1,1 miliar, membuatnya menjadi salah satu penipuan perusahaan terbesar dalam sejarah AS . • penipuan ini difasilitasi oleh banyak faktor, termasuk kurangnya sistem informasi manajemen yang memadai kontrol internal yang buruk, lepastangan gaya CFO, internal audit yang tidak memadai, kolusi antara manajemen atas, dan adanya pihak-pihak terkait. • penipuan itu ditemukan ketika agen perjalanan menerima cek dari Phar - Mor untuk biaya WBL ditandatangani oleh Monus. Dia menunjukkan cek kepada pemilik-nya, yang kebetulan menjadi investor Phar - Mor. Pemilik kemudian disebut......

Words: 2442 - Pages: 10

Premium Essay

Enron Case

.... Kasus ini saya kutip dari sebuah blog yang Diposkan oleh Dr. Dedi Kusmayadi, SE., M.Si., Ak di 04:47 Enron merupakan perusahaan dari penggabungan antara InterNorth (penyalur gas alam melalui pipa) dengan Houston Natural Gas. Kedua perusahaan ini bergabung pada tahun 1985. Bisnis inti Enron bergerak dalam industri energi, kemudian melakukan diversifikasi usaha yang sangat luas bahkan sampai pada bidang yang tidak ada kaitannya dengan industri energi. Diversifikasi usaha tersebut, antara lain meliputi future transaction, trading commodity non energy dan kegiatan bisnis keuangan.Kasus Enron mulai terungkap pada bulan Desember tahun 2001 dan terus menggelinding pada tahun 2002 berimplikasi sangat luas terhadap pasar keuangan global yang di tandai dengan menurunnya harga saham secara drastis berbagai bursa efek di belahan dunia, mulai dari Amerika, Eropa, sampai ke Asia. Enron, suatu perusahaan yang menduduki ranking tujuh dari lima ratus perusahaan terkemuka di Amerika Serikat dan merupakan perusahaan energi terbesar di AS jatuh bangkrut dengan meninggalkan hutang hampir sebesar US $ 31.2 milyar. Dalam kasus Enron diketahui terjadinya perilaku moral hazard diantaranya manipulasi laporan keuangan dengan mencatat keuntungan 600 juta Dollar AS padahal perusahaan mengalami kerugian. Manipulasi keuntungan disebabkan keinginan perusahaan agar saham tetap diminati investor, kasus memalukan ini konon ikut melibatkan orang dalam gedung putih, termasuk wakil presiden Amerika Serikat.......

Words: 2663 - Pages: 11

Premium Essay

Enron

... KASUS ENRON DAN AKIBATNYA DESKRIPSI PERUSAHAAN ENRON Enron jejak akarnya ke Perusahaan Gas Alam Utara, yang dibentuk pada tahun 1932, di Omaha, Nebraska . Saat itu direorganisasi pada tahun 1979 sebagai anak perusahaan terkemuka perusahaan induk , InterNorth yang merupakan sebuah perusahan diversifikasi energi tinggi (highly diversified energy) dan energi terkait perusahaan produk (energy related products company) . Internorth adalah seorang pemimpin dalam produksi transmisi gas, dan pemasaran serta gas alam cair dan inovator dalam industri plastik. Pada tahun 1985, ia membeli dan kurang terdiversifikasi lebih kecil Houston Natural Gas . Enron adalah perusahaan di Amerika Serikat yang bergerak di bidang energi. Enron merupakan perusahaan dari penggabungan antara InterNorth (penyalur gas alam melalui pipa) dengan Houston Natural Gas. Kedua perusahaan ini bergabung pada tahun 1985 oleh oleh Kenneth Lay. Enron memiliki cakupan bisnis yang luas, di antaranya adalah listrik, gas alam, pulp , kertas, komunikasi, dll. Sebelum nya kebangkrutan pada akhir tahun 2001, Enron mempekerjakan sekitar 22.000 staf dan menjadi salah satu pemimpin dunia dalam industri listrik , gas alam , komunikasi, dan pulp dan kertas. SKANDAL ENRON Gambaran Umum Enron mengumumkan kebangkrutannya pada akhir tahun 2002. kebangkrutan perusahaan tersebut menimbulkan kehebohan yang luar biasa. Bangkrutnya Enron dianggap bukan lagi semata-mata sebagai sebuah kegagalan bisnis, melainkan sebuah skandal......

Words: 3051 - Pages: 13

Free Essay

Health Management Inc

...Health Management Inc. Kasus yang menimpa Health Management Inc. (HMI) merupakan kasus pertama untuk penerapan Undang-Undang Reformasi Pengajuan Perkara Sekuritas Swasta/Publik Securities Litigation Reform Act (PSLRA). Sebelum PSLRA, firma-firma akunting seringkali ikut menanggung kerugian yang diakibatkan oleh manipulasi akuntansi oleh klien-klien mereka, karena undang-undang sebelumnya mengharuskan para terdakwa untuk menanggung bersama kerugian penggugat. Jika satu atau beberapa terdakwa tidak sanggup untuk memenuhi kewajiban tersebut, terdakwa lain yang secara financial mampu harus menanggung kewajiban tersebut sepenuhnya. Hal ini seringkali merugikan firma-firma akunting karena dalam kasus semacam ini, seringkali merekalah satu-satunya pihak yang secara financial mampu. Mereka sering dipaksa menyelesaikan kasus yang sebetulnya mereka tidak bersalah. Kehadiran PSLRA merupakan hal yang menggembirakan bagi firma-firma akunting karena beberapa hal berikut. Pertama, PSLRA mengharuskan penggugat untuk menyatakan bahwa terdakwa setidaknya telah lalai, agar kasus bisa diteruskan ke pengadilan, serta mengemukakan fakta-fakta yang jelas untuk mendukung pernyataan mereka. Kedua, hakim berhak mendenda pengacara yang mengajukan perkara secara tidak keruan. Kedua hal tadi membuat para pengacara berhati-hati dan tidak bisa lagi iseng-iseng memancing seperti yang dulu biasa mereka lakukan sebelum PSLRA keluar. Ketiga, dengan PSLRA, sekalipun lalai, firma-firma akunting......

Words: 1006 - Pages: 5

Free Essay

Daiwa Bank Operational Management Case

...operasional yang umumnya terjadi di dalam bank adalah ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya problem eksternal yang mempengaruhi operasional bank. Termasuk di dalamnya adalah proses administrasi serta sistem dan prosedur. Sejalan dengan perkembangan perbankan, banyak terjadi kasus perbankan yang terkait masalah operasional dan telah menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi bank bahkan sampai menyebabkan kebangkrutan. Penyebab utama mengapa terjadi masalah operasional ini umumnya adalah karena kegagalan pengendalian/ failure on control dan teknologi/ globalisasi. Di samping itu, ada unsur-unsur perubahan yang dapat menjadi pemicu masalah operasional, antara lain otomatisasi, ketergantungan pada teknologi, outsorcing, terorisme, peningkatkan globalisasi, insentif dan perdagangan aktif, peningkatan jumlah dan volume transaksi serta peningkatan litigasi hokum. Contoh yang sering disebutkan untuk masalah operasional perbankan adalah kasus yang terjadi pada Barings Brothers and Co. Ltd, London, yang mengalami kebangkrutan setelah rugi trading sebesar GBP 827 juta. Akar masalah kasus ini adalah karena kegagalan proses dan prosedur pengendalian internal. Seorang trader di Singapore yang bekerja di Singapore Futures Exchange berhasil menyembunyikan kerugian tersebut selama lebih dari dua tahun. Akar masalah ini adalah karena trader ini dapat bertindak selaku front office dan back office sehingga dapat......

Words: 4935 - Pages: 20

Free Essay

Kasus Telkom

...KASUS TELKOM KAP EDDY PIANTO VS PWC Eddy Pianto Simon. Di kalangan auditor, namanya belum seterkenal Hans Tuanakota, Hendrawinata, atau Hadi Sutanto. Sejak awal Juni lalu, nama Eddy Pianto mencuat bersamaan dengan penolakan SEC (Securities and Exchange Commission), Bapepam Amerika Serikat terhadap Laporan Keuangan (LK) 2002 PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). “Saya sering dengar namanya, tetapi saya belum pernah bertemu. Saya tidak kenal dia. Teman-teman, saat saya tanya juga, mengaku tidak kenal,” kata seorang auditor senior yang sudah malang-melintang dalam bisnis audit di Indonesia selama 30 tahun lebih. Eddy Pianto memiliki KAP yang bermarkas di Muara Karang, Jakarta. Salah seorang stafnya mengatakan, jumlah karyawan KAP Eddy Pianto ada cuma 15 orang. “Semuanya auditor,” katanya. Dengan jumlah tenaga audit segitu, KAP ini memiliki banyak pekerjaan audit. Diantaranya adalah PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, (INKP). Kedua perusahaan ini listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Tetapi TLKM adalah perusahaan yang dual listing, baik di BEJ maupun di New York Stock Exchange (NYSE), yang aturannya jauh lebih rumit ketimbang aturan di bursa Indonesia. Selain itu, BUMN telekomunikasi itu termasuk besar dari segi aset dan market capitalization, memiliki kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan pendapatan utama berasal dari pulsa yang dicatat secara computerize. “Hebat. KAP Eddy Pianto bisa menerima pekerjaan......

Words: 3510 - Pages: 15

Free Essay

Tesco Fraud

...dan tidak bisa memberikan komentar terkait kasus yang terjadi dengan alasan client confidentiality. Kaitan Tiga Butir Laporan Audit PwC dengan Audit Investigatif Deloitte 1. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tesco Apabila melihat opini wajar tanpa pengecualian dari PwC terhadap laporan keuangan Tesco, dapat dikatakan bahwa PwC tidak menjalankan proses audit seperti yang seharusnya. Dimana pengertian proses audit adalah: The audit process is a search for evidence to form an opinion, based on a whole series of conclusions with regard to: * accuracy and dependability of the accounting records; * validity of figures in financial statements; * compliance with legislation and accounting and reporting standards. Kemudian, opini dari PwC itu sendiri adalah sebagai berikut: give a true and fair view of the state of the Group’s affairs as at 22 February 2014 and of the Group’s profit and cash flows for the 52 weeks then ended; * have been properly prepared in accordance with International Financial Reporting Standards (IFRSs) as adopted by the European Union; and * have been prepared in accordance with the requirements of the Companies Act 2006 and Article 4 of the IAS Regulation. PwC menyatakan bahwa laporan keuangan Tesco sudah disajikan sesuai dengan IFRS yang diadopsi oleh Uni Eropa dan juga telah disajikan sesuai dengan Companies Act 2006 dan regulasi IAS artikel 4. Ini yang menjadi dasar audit opinion dari PwC terhadap laporan......

Words: 1462 - Pages: 6

Free Essay

Great River

...Aturan yang paling dasar umumnya adalah aturan mengenai tingkah laku atau perilaku, umumnya disebut dengan Etika Profesi. Begitu pula dengan profesi akuntan. Para akuntan memiliki kode etik sendiri yang mengatur diri mereka sendiri. Dalam perjalanannya, kode etik ini pun juga sering dilanggar. banyak kasus dalam kehidupan sehari-hari mengenai pelanggaran kode etik akuntan ini. Kasus Great River Jakarta, 10 Januari 2007 Bapepam menemukan adanya indikasi konspirasi dalam penyajian laporan keuangan Great River. Tak tertutup kemungkinan, Akuntan Publik yang menyajikan laporan keuangan Great River itu ikut menjadi tersangka. Menteri Keuangan (Menkeu) RI terhitung sejak tanggal 28 Nopember 2006 telah membekukan izin Akuntan Publik (AP) Justinus Aditya Sidharta selama dua tahun. Sanksi tersebut diberikan karena Justinus terbukti melakukan pelanggaran terhadap Standar Profesi Akuntan Publik (SPAP) berkaitan dengan Laporan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasi PT Great River International Tbk (Great River) tahun 2003. Selama izinnya dibekukan, Justinus dilarang memberikan jasa atestasi (pernyataan pendapat atau pertimbangan akuntan publik) termasuk audit umum, review, audit kerja dan audit khusus. Dia juga dilarang menjadi Pemimpin Rekan atau Pemimpin Cabang Kantor Akuntan Publik (KAP). Namun yang bersangkutan tetap bertanggungjawab atas jasa-jasa yang telah diberikan serta wajib memenuhi ketentuan untuk mengikuti Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL). Pembekuan izin......

Words: 1264 - Pages: 6

Free Essay

Tugas

...and Control Self Assessment”. * Peran Internal Audit terkait Manajemen Risiko Institute of Internal Auditors (IIA), menjelaskan kegiatan internal audit sebagai kegiatan independen yang mendukung pencapaian sasaran organisasi, dan aktivitas konsultasi yang dirancang untuk memberikan nilai tambah dan memperbaiki operasi organisasi. Aktivitas ini membantu organisasi untuk mencapai tujuannya dengan membawa pendekatan sistematik dan disiplin untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko, pengendalian, dan proses governance. Tugas inti auditor internal berkaitan dengan manajemen risiko adalah untuk memberikan kepastian bahwa kegiatan manajemen risiko telah berjalan dengan efektif dalam memberikan jaminan yang wajar terhadap pencapaian sasaran organisasi. Dua cara penting untuk menjalankan tugasnya adalah dengan: 1. memastikan bahwa risiko utama dari bisnis telah ditangani dengan baik; dan 2. memastikan bahwa kegiatan manajemen risiko dan pengendalian internal telah berjalan dengan efektif. Kasus Risiko di dunia perbankan sebenarnya sudah lama disadari oleh para manajer bank. Tetapi sejak mencuatnya sejumlah kasus besar belakangan ini semakin menyadarkan kita mengenai betapa pentingnya manajemen risiko untuk mencegah terulangnya kasus serupa pada masa mendatang. Tahun 2011 Perbankan Indonesia kembali diterpa sejumlah kecurangan (fraud) yang terjadi pada beberapa bank yang melibatkan pejabat bank yakni kasus penggelapan uang nasabah Citibank sebesar Rp17......

Words: 1084 - Pages: 5

Free Essay

Zzzz Best Company

...Whinney tidak pernah mengeluarkan opini audit atas laporan keuangan Best ZZZZ tetapi mengeluarkan laporan review terhadap laporan kuartalan perusahaan untuk tiga bulan yang berakhir 31 Juli 1986. Bagaimana tinjauan berbeda dari audit, terutama dalam hal tingkat jaminan tersirat oleh laporan auditor? Jawab : Riview dilakukan untuk mendapatkan dasar memadai untuk memberikan jaminan terbatas yang laporan keuangan klien telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Audit independen dirancang untuk memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat tentang apakah atau tidak laporan keuangan klien ini telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Ada juga perbedaan besar antara review dan audit dalam hal lingkup pekerjaan yang dilakukan. Ketika review ini dilakukan, teknik pengumpulan bukti utama adalah prosedur analitis dan pertanyaan dari personil klien. Padahal, dalam audit, berbagai macam teknik pengumpulan bukti yang tersedia kepada auditor kemungkinan akan digunakan. Riview tidak menilai risiko pengendalian, tes catatan akuntansi dan tanggapan terhadap pertanyaan dengan mendapatkan memvalidasi bukti melalui inspeksi, pengamatan atau prosedur audit lain. Hal ini dapat menunjukkan hal-hal yang signifikan dari laporan keuangan tetapi tidak memberikan jaminan keakuratan. Karena riview umumnya tidak seperti audit, bukti yang dikumpulkan dari riview lebih sedikit dibandingkan dengan audit. Masalah dengan kasus Best ZZZZ adalah bahwa review......

Words: 838 - Pages: 4

Free Essay

Kasus Materialitas

...PENGAUDITAN I KASUS MATERIALITAS OLEH KELOMPOK 9 NI LUH LEMI SUSHMITA DEVI 1206305091 LUH YULISKAYANI 1206305098 LUH WULAN PERMATASARI 1206305163 PUTU AYU AGNES VERIANA 1206305178 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS UDAYANA 2014 KASUS 7-31 Berikut ini adalah enam situasi yang melibatkan model risiko audit sebagaimana digunakan untuk perencanaan persyaratan bukti audit dalam audit persediaan. SituasiRisiko123456Risiko audit yang dapat diterimaTinggiRendahTinggiRendahTinggiSedangRisiko bawaanTinggiRendahRendahTinggiSedangSedangRisiko pengendalianRendahTinggiRendahTinggiSedangSedangRisiko deteksi yang direncanakan−−−−−−Bukti direncanakan−−−−−− Diminta : Jelaskan arti rendah, sedang, tinggi untuk setiap empat risiko dan bukti direncanakan. Isi bagian kosong untuk risiko deteksi direncanakan dan bukti direncanakan menggunakan istilah rendah, sedang, atau tinggi Jelaskan dampak dari bukti direncanakan (meningkat atau menurun) dari mengubah setiap lima factor berikut ini, ketiga hal lainnya tetap tidak berubah. Sebuah peningkatan dalam risiko audit yang diterima Sebuah peningkatan dalam risiko pengendalian Sebuah peningkatan dalam risiko deteksi direncanakan Sebuah peningkatan dalam risiko bawaan Sebuah peningkatan dalam risiko bawaan dan sebuah penurunan dalam risiko pengendalian dengan jumlah yang sama. Jawab : Semakin kecil risiko bawaan dan risiko pengendalian yang diyakini oleh auditor, semakin besar risiko deteksi yang......

Words: 579 - Pages: 3

Free Essay

Waste Management

...Daftar Isi Daftar Isi 1 BAB 1 PENDAHULUAN 2 1.1 Latar Belakang 2 1.2 Rumusan Masalah 3 1.3 Tujuan Penulisan 3 BAB 2 PEMBAHASAN 3 2.1   Sejarah Singkat Waste Management Inc. 3 2.2    Kronologis Kasus 4 2.3  Penyebab Terjadinya Skandal Waste Mangement Inc. 5 2.4 Dampak dan Keberlanjutan Skandal Waste Management Inc. 6 2.5 Solusi 7 2.6 Masalah Etika 8 2.7 Teori Etika 8 BAB 3 PENUTUP 10 3.1 Kesimpulan 10 Daftar Pustaka 11 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang  Bisnis dapat menjadi sebuah profesi etis apabila ditunjang dengan menerapkan prinsip-prinsip etis untuk berbisnis. Dalam prinsip ini terdapat tata cara ideal dalam pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas ini dapat menunjang maksud dan tujuan kegiatan bisnis. Dalam prinsip akuntansi, etika akuntan harus lebih dijaga daripada kepentingan perusahaan. Tanpa etika, profesi akuntansi tidak akan ada karena fungsi akuntansi adalah penyedia informasi untuk proses pembuatan keputusan bisnis oleh para pelaku bisnis, dengan berdasarkan kepentingan banyak pihak yang terlibat dengan perusahaan. Dan bukan didasarkan pada beberapa pihak tertentu saja. Karena itu, bagi akuntan, prinsip akuntansi adalah aturan tertinggi yang harus diikuti. Kode etik dalam akuntansi pun menjadi barang wajib yang harus mengikat profesi akuntan. Salah satu contoh skandal yang berasal dari Amerika Serikat adalah Waste Management Inc. Perusahaan yang bergerak dalam industri pembuangan limbah...

Words: 2819 - Pages: 12

Free Essay

Jawaban Case 5.3 Nort Face

...usulan penyesuaian audit yang bahkan mereka yang memiliki efek material terhadap laporan keuangan . Auditor dapat memberikan klien mereka saran di mana untuk melakukan penyesuaian . Jika klien menegaskan bahwa tidak ingin membuat perubahan apapun, maka auditor harus melaksanakan skeptisisme profesional , ketika mempertimbangkan kemungkinan bahwa salah saji material karena kecurangan bisa hadir ( AU Bagian 316 ) . 2. Haruskah auditor melakukan pengukuran eksplisit untuk mencegah klien mereka yang melakukan penjelajahan dan ingin tahu tentang ambang batas materialitas yang akan digunakan pada audit individu ? Auditor harus merancang dan melaksanakan prosedur audit dengan cara yang membahas resiko yang dinilai dari salah saji material untuk setiap pernyataan yang relevan dari masing-masing akun yang signifikan dan pengungkapan . Dalam kasus kami , auditor tidak harus menyadari ambang materialitas . Juga , auditor tidak boleh mengungkapkan tingkat materialitas untuk klien mereka . Untuk bagian kedua dari pertanyaan , itu tidak layak karena informasi ini tidak bertanggung jauh dari klien . Deloitte mungkin telah meningkatkan pengujian substantif yang diberikan transaksi barter Crawford . 3. Identifikasikan prinsip umum atau panduan yang mengatur ketika perusahaan tidak mencantumkan catatan tentang pendapatan. Bagaimana prinsip tersebut menanggapi transaksi barter sebesar $ 7,8 juta dan 2 pihak konsinyasi penjualan yang ada pada kasus......

Words: 405 - Pages: 2

Free Essay

Kewajiban Hukum Auditor

...Nama: Khairina Nur Izzaty NIM: 12030113410008 AUDITING LANJUTAN KEWAJIBAN HUKUM AUDITOR DAN RESPON SERTA PROTEKSI PROFESI TERHADAP AKUNTAN PUBLIK A. Latar Belakang Para professional selalu diminta untuk cermat ketika menjalankan tugas melayani klien. Menurut common law, para professional audit bertanggungjawab untuk memenuhi apa yang telah dinyatakan dalam kontrak dengan klien. Apabila auditor gagal memberikan jasa atau tidak cermat dalam pelaksanaannya, mereka secara hukum bertanggungjawab kepada klien atas kelalaian dan/atau pelanggaran kontrak, dan dalam situasi tertentu, kepada pihak selain klien mereka. Seorang akuntan publik bertanggung jawab atas setiap aspek pekerjaan akuntansi publiknya, termasuk auditing, perpajakan, jasa bantuan manajemen, dan jasa akuntansi serta pembukuan. Jika seorang akuntan publik gagal menyiapkan dan mengisi SPT pajak klien dengan benar, akuntan publik itu dapat dituntut untuk membayar semua denda dan bunga yang harus dibayar oleh klien ditambah fee penyiapan SPT pajak. Meskipun profesi telah melakukan berbagai upaya untuk membahas kewajiban hukum akuntan publik, namun jumlah tuntutan dan besaran ganti rugi bagi para penuntut tetap tinggi, termasuk tuntutan yang melibatkan pihak ketiga. B. Permasalahan Tuntutan hukum terhadap akuntan publik merupakan suatu hal yang menarik di tengah kewajiban auditor untuk memenuhi segenap peraturan yang berlaku. Atas hal tersebut maka dapat dirumuskan beberapa masalah yaitu: 1. Bagaimana...

Words: 1049 - Pages: 5