Premium Essay

Ku Mohon

In: Business and Management

Submitted By mama88
Words 1905
Pages 8
People's acceptance is getting high towards fast food due to the changes in their lifestyle where people are getting busy and have limited time at home. Moreover, the hectic lifestyle in the modern world result in increasing number of people chooses fast food as their regular dining choice. Atkins and Bowler (2001) show that a busy lifestyle and working families with children cause the main reason of people choose to eat fast food rather than cook at home. Time constraints are a key factor in consumption of fast food due to busy lifestyle, longer working hours, working family and career women (Farzana, 2011). So, they are preferred to consume fast food because it is instantly prepared and ready to eat in a limited time. This will give a good chance to the fast food merchants to expand their businesses.
Regarding to the variety of expectations and perceptions from customers, Western fast food chains should be aware and adaptive to local needs (Lee & Ulgado, 1997). According to Sadi, 1997 and Cateora & Graham, 2002, fast food companies have to make typical changes in their methods of conducting business when expanding internationally. However, they still firm in extending domestic franchise strategies to foreign markets.

Sadi (1997) stated that foreign-market modifications are made in terms of expansion strategies, franchise objectives, marketing mix, control systems, and support services. In his study, it was found that successful fast food companies do not replicate their domestic franchise formula in a foreign market. There are a number of business and practical issues which they consider important when deciding how much of their domestic formula they should alter so as to adjust to the characteristics of foreign markets. Factors that need to be considered in plans are domestic market saturation, the pressure of competition, and the opportunities…...

Similar Documents

Free Essay

Missionary

...menyertaiku. Seperti sekarang ini, Engkau ada di dalamku di atasku, dan sisi(side)ku. Terima kasih telah menguatkan(strengthen) hatiku. Terima kasih telah memberiku kesabaran(patience) untuk menantikan(wait for)-Mu. 1/2 Ya Tuhan, Gembalaku dan Juruselamatku, Engkaulah sumber(source,well) penghiburan(entertainment, comfort, consolation) dan pembimbing(guide, leader, coach) jalanku. 1/3 Ya, Tuhan, Engkau menciptakan diriku yang unik dengan maksud khusus, Tanpa-Mu, aku bukan siapa-siapa, tetapi Engkau memintaku untuk menjadi bagian dari rencana agung(great, high, supreme)-Mu. Meskipun Engkau mengetahui(know s.t, have knowledge of) kekuranganku, tetapi Engkau selalu mengasihiku, Ini aku, Tuhan. Pakailah(use, wear) aku! 1/4 Tuhan, aku tahu, Engkau mendengar suaraku saat aku berdoa kepada-Mu! Engkaulah sumber kekuatan dan perisai(shield)ku. Engkau memberi keberanian untuk menghadapi(face s.o or s.t) berbagai tantangan(challenge) hari ini. Engkau juga memberiku kekuatan untuk mengerjakan(do, carry out) tugas(task,duty, function) yang Engkau siapkan(prepare s.t, get s.t ready) bagiku. 1/5 Yesus, aku tidak menatap(look closely at, stare at, observe closely) gelombang(wave, frequency) yang mengepung(surround, encircle, besiege)ku. Kuabaikan(neglect, disregard, ignore) angin yang membuat lautan jadi gelisah(nervous, restless). Pandangan(view, sight)ku hanya tertuju kepada(addressed to, directed to, meant for)-Mu, Saat aku......

Words: 1025 - Pages: 5

Free Essay

Shalatku

...“Orang yang Aku tempatkan di rumah-Ku dan shalatnya Aku terima adalah orang yang merendahkan diri di hadapan kebesaran-Ku dan hari-harinya dilalui dengan mengingat-Ku, menahan dirinya dari berbagai keinginan nafsu, dan demi keridhaan-Ku, dia mengenyangkan orang yang kelaparan, memberikan tempat kepada orang asing, dan mengasihaninya. Orang semacam ini cahayanya seperti matahari yang bersinar di langit. Dan tatkala dia memanggil-Ku, Aku akan menjawabnya, ‘Labbaik’ (aku datang kepada-Mu), dan tatkala meminta kepada-Ku, Aku segera memberinya. Dan keberadaannya di tengah masyarakat tak ubahnya seperti Surga Firdaus di mana sungai-sungai yang ada di dalamnya tak pernah kering dan buah-buahan yang ada tak pernah busuk.” Ingatlah selalu firman-Nya: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu agar mendirikan shalat, dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya”(QS ThâHâ [20]: 132). Kata-kata “bersabarlah kamu dalam mengerjakannya” kiranya merupakan isyarat tentang perlunya kita untuk tak pernah putus asa dalam melatih melaksanakan shalat secara khusyuk dan berdisiplin. Maka, jika kita bersungguh-sungguh, pasti Allah akan menolong kita. Bukankah Dia Swt. berfirman: “Dan orang-orang yang berupaya dengan sungguh-sungguh untuk menuju kepada Kami, pasti Kami akan me-nunjukinya jalan-jalan Kami.” (Dan Allah tak pernah menyalahi janji-Nya.) (QS Al-‘Ankabût [29]: 69) “Jika hamba-Ku mendekat kepada-Ku sedepa, Aku akan mendekat kepadanya sejengkal. Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku akan......

Words: 2698 - Pages: 11

Free Essay

Cerpen 2

...ARTI SEBUAH HIDUP Sudah tiga bulan ini aku tinggal di tempat ini. Tempat yang selama ini tidak pernah sedikit pun terbayang oleh Ku. Aku yang selama ini biasa hidup enak dan tidak mengenal kata susah sekarang harus tidur dengan beralaskan karto dan beratapkan seng yang kalau disaat hujan turun bagaikan sebuah alunan musik merdu yang memecahkan keheningan. Istanaku yang baru tak lebih dari rumah kardus yang berukuran 4x3, bahkan ini lebih kecil dari luas kamarku dulu. Di sinilah aku bersama keluarga pak engkos tinggal. Keluarga Pak Engkos sendiri terdiri dari 4 orang, dia, istri Pak Engkos yang setia menemani serta dua orang putra putri Pak Engkos yang menambah keceriaan rumah yang sebenarnya tidak layak disebut rumah. Walaupun aku sedang jauh dari rumah, aku tetap merasa seperti dirumah. Keramahan Bu Engkos, canda Pak Engkos serta senyum dan tawa dari anak-anak Pak Engkos membuatku merasa tempat ini adalah rumah. Kehidupan Pak Engkos jauh dari kecukupan, bagaimana tidak Pak Engkos hanya seorang pemulung sampah yang penghasilannya tidak tetap. Suatu hari Pak Engkos bercerita hasil memulungnya tidak pernah tetap, kalau lagi banyak bisa dapet sampai 20 ribu tapi kalau lagi sedikit 10 ribu aja susah. Uang sebesar itu dia pergunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya yang sekarang di tambah dengan kehadiranku di rumah ini. Menurut Pak Engkos dia bisa dapat rame kalau lagi ada acara di stadiun terbesar di negara tercinta Republik Indonesia, apa lagi kalau bukan...

Words: 4544 - Pages: 19

Free Essay

Love Disaster (Indonesian) - Indonesian Homework

...Tanggal 21/8/13 | Pasien psikopat, telah membunuh 10 Jiwa. Baru saja membunuh seorang mantan kekasihnya. –laporan dari adik kandung pasien Tanggal 28/8/13 | Para korban dari pasien Leonardo merupakan mantan-mantan kekasihnya (7 orang) dan mantan kekasih dari kekasihnya (3 orang) –laporan dari adik kandung pasien Ya, yang membuat Yasmine tertarik atas Leo adalah siapa yang telah dibunuhnya. Menurut Yasmine kasus ini agak sedikit unik karena ia baru pertama kali menangani pasien psikopat yang membunuh orang-orang tertentu. Yang membuat Yasmine lebih tertarik adalah jumlah korban yang telah dibunuhnya. ‘7 orang. sebanyak itukah mantannya? Sungguh luar biasa. Padahal usiaku tak jauh beda dengannya tapi aku.... Ah, apaan sih! itu bukan urusan ku!’ Yasimine seketika sadar dari lamunannya, menampar pipinya sedikit untuk menyadarkan diri sepenuhnya, lalu kembali ke laporan pasien selanjutnya. Yasmine terlalu larut dalam pekerjaannya tak menyadari jam telah meunjukan pukul 20.00. tetapi Yasmine terus melanjutkan pekerjaannya. Ia memulai dengan mematikan segala peralatan elektronik di ruangannya, mengambil tas tangannya, lalu keluar dan mengunci pintu. Tidak, yasmin bukan pulang, melainkan ia akan mengunjungi kamar para pasiennya untuk melihat perkembangan mereka langsung sebelum akhirnya ia pulang dan beristirahat. Setelah 30 menit mengunjungi kamar keenam pasiennya, ia akhirnya berjalan menuju kamar pasien terakhirnya yang terletak paling jauh. Kamar VIP6, lantai 3. Yasmine......

Words: 1511 - Pages: 7

Free Essay

Carter Cleaning Company

...dalam bentuk seperti berikut:       =IF(A2="B";"Blackberry";IF(A2="N";"Nokia";IF(A2="SE";"SonyEricsson";Samsung"))) Masukan rumus tersebut pada sel B2, kemudian tekan enter sehingga pada sel B2 akan tampil blackberry karena saat pengujian syarat 1 bernilai benar, seperti contoh gambar di atas.Selanjutnya tinggal menyalin rumus-rumus dari sel B3 * Sekian dulu artikel saya tentang Jenis Formula Yang Sering Digunakan Dalam Microsoft Excel sekarang ini, semoga artikel ini bermanfaat buat rekan-rekan dan para sobat blogger sekBeranda * About Me * Arsip Tulisan * Portfolio * Design-ku * Pictures Sudiyo ST Just Wants to Put a Smile on Other People Face Stay updated via RSS * Search ------------------------------------------------- Top of Form Bottom of Form * Halaman * About Me * Arsip Tulisan * Portfolio * Design-ku * Pictures * Kategori * Belajar Photoshop * Coretan Kehidupan * Info * Lain-lain * Puisi * Tips * Tulisan Teratas * Kumpulan 157 Rumus Excel Lengkap * Tutorial Photoshop : Membuat Huruf & Logo 3 Dimensi * Macam-Macam Standar Ukuran Kertas (lanjutan) * Tutorial Photoshop : Membuat Efek Grunge pada Foto * Kumpulan Cara Pintas (Shortcut) Keyboard * Membersihkan file-file Windows XP Yang Tidak Perlu * Ratusan Buruh Pabrik Gitar Yamaha Terancam Dipecat * Standar-Standar Ukuran......

Words: 2917 - Pages: 12

Free Essay

Midnight Sun

...dan berlalu sendirian. Dia tahu kapan Jasper merasa cukup. Kendati Rosalie dan Em met lebih mencolok kedekatannya, adalah Alice dan Jasp er yang lebih saling memahami. Edward Cullen. Secara reflek aku menoleh begitu namaku dipanggil, walau tidak benar-benar diucap, hanya dipikirkan. Kemudian, selama sepersekian detik mataku terpaku pada sepasang mata lebar manusia, berwarna coklat muda , pada wajah pucat yang menyerupai hati. Aku mengenali nya, meskipun belum melihatnya sendiri. Wajahnya hamp ir ada di seluruh kepala orang-orang. Si murid baru, Isa bella Swan. Putri kepala polisi kota ini, yang terdampar karena soal perwalian. Bella. Dia mengoreksi yang mema nggilnya dengan nama lengkap... Aku berpaling darinya, bosan. Pada detik itu juga a ku sadar bukan dia yang memikirkan namaku. Tentu saja dia sudah jatuh cinta pada keluarga Cull en, kudengar pikiran tadi berlanjut. Kukenali 'suaranya', Jessica Stanley belum cukup lama sejak ia menggangguku dengan perbincangan di kepalanya. Betapa melegakan ket ika akhirnya ketergila-gilaannya berakhir. Biasanya mus tahil meloloskan diri dari lamunan konyolnya yang tak a da habisnya. Aku harap, ketika itu, bisa menjelaskan pad anya apa yang sebenarnya terjadi jika bibirku, dan seder etan gigi dibaliknya, berada dekat di telinganya. Itu aka n menghentikan fantasi- fantasinya yang menjengkelkan. 8 Memikirkan bagaimana reaksinya hampir membuatku ters enyum. Sedikit lemak akan lebih baik buatnya, Jessica mela njutkan. Dia bahkan tidak......

Words: 78164 - Pages: 313

Free Essay

Tugas Sindy

...bagaimana seseorang dapat memperoleh kehidupan kekal, Yesus menjawab, “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?” (Luk. 10:26). Yesus menempatkan Alkitab di atas tradisi dan pendapat-pendapat manusia. Ia mengecam orang-orang Yahudi karena mengesampingkan otoritas Kitab Suci (Mrk. 7:79), dan meminta mereka supaya mempelajari Kitab Suci dengan tekun, dengan berkata, “Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci?” (Mat. 21:42; bandingkan Mrk. 12: 10, 26). Firman Tuhan Allah Dengan tandas Ia mengatakan dan percaya atas otoritas nubuat serta menyatakan bahwa perkataan itu ditujukan kepada-Nya. Kitab Suci, kata-Nya, “memberi kesaksian tentang Aku.” “Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku”(Yoh. 5:39, 46). Pengukuhan Yesus yang paling meyakinkan ialah bahwa Ia mendapat tugas dari Tuhan Allah dengan menggenapi apa yang telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama (Luk. 24:25-27). Demikianlah, tanpa syarat Kristus menerima Kitab Suci sebagai pernyataan yang sah dari kehendak Tuhan bagi bangsa manusia. Ia memandang Kitab Suci sebagai batang tubuh kebenaran, sebuah pernyataan objektif, yang diberikan untuk menuntun manusia keluar dari kegelapan, aneka ragam kesalahan, kebiasaan dan dongeng-dongeng untuk membawa kepada terang kebenaran yakni pengetahuan yang mendatangkan keselamatan. Roh Kudus dan Otoritas Kitab Suci. Waktu Yesus hidup di dunia ini para pemimpin agama dan masyarakat yang......

Words: 176042 - Pages: 705

Free Essay

Agree

...sedang meeting." "Re..." suara Rana begitu lemah, b erbisik lirih, "aku masuk rumah sakit." Wajahnya seketika pucat. "Bukan... jantungmu, kan?" tanya Re tegang. "Jantungku, sayang," suara lemah itu kian mengibakan. Di dekat belahan dadanya. Rana memiliki bekas jahitan operasi. Re sering menyentuh bekas jahitan tersebut dan berkata: 'Kalau ada apa-apa dengan jantung ini, aku rela bernapas untukmu/ Sulit dipercaya kalau rayuan metaforis itu harus menjadi kenyataan. "Ada apa? Apa kata dokter? Kamu harus dioperasi lagi?" "Jantungku... katanya, aku jatuh cinta. Terlalu dalam." Terdengar Rana tertawa kecil. "Puteri... jangan mainmain..." Re benar-benar kacau balau. * Tiba-tiba suara itu berubah sedikit panik. "Re, aku tidak bisa telepon lagi. ffp-ku akan dipegang Arwin. Doakan saja, ya." Hat, Pembicaraan berhenti sampai di sana m dalam tsunami batin. Lama ia terdiam di gerbang rumah saku mulai salah tingkah. Tidak pernah ia setersiksa telePon genggamnya, dan dengan tatapan kosong ia nomor telepon Ale Tidak disambungkan. Ia hanya bka a sendiri di dalam hati: y Dlcaâ„¢ Ale, tolong aku. Aku cuma bisa menemuinya lima menit itu pun bersama sembilan orang lain. Aku tak tahan denaan tatapan orang-orang yang seperti mempertanyakan keberadaanku di situ. Lima menit, Le! Melihatnya tergolek tanpa bisa memeluknya. Aku cuma bisa bilang 'semoga cepat sembuh' dan mesem-mesem dari ujung tempat tidur. Aku ingin terus di sini, menungguinya semalam suntuk. Tapi kenapa jadinya harus mencurigakan?......

Words: 53406 - Pages: 214

Free Essay

Yeeah

...NOPEMBER SURABAYA Dari km its Oleh km its Untuk km its Villa nusantara tretes, 25-30 juni 2011 Pusdiklat hanudnas surabaya, 9-11 september 2011 Musyawarah Besar IV Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Penyusun : Tim Ad Hoc MUBES IV KM ITS (Juan Pandu, M Abdurrochman, M Solikhudin Z, Fanny Ristantono, M Nurman Febrian, Moch. Novian D, Rahmi Agustina, Abdi Sukmono, Firstian Rubyarto, Aulia Nur V, Helmy Yunan I, Rionda Bramanta K, Rizki Ade, Akhlis Fitanto, Mirba H. D. S., Ari Cipto) Editor : Adi Rano, Desy Gitapratama, Putra Tanujaya, A. Rifqi Rosyadi, Ken Widyaningtyas Hutomo Sampul Depan : Ken Widyaningtyas Hutomo Cetakan Pertama : Februari 2012 . . . Almamaterku, kan ku turut bimbinganmu jadi pejuang yang takkan kenal letih membangun negeri . . . MUSYAWARAH BESAR IV MAHASISWA ITS KATA PENGANTAR Akhirnya setelah penantian yang sangat panjang dan berlarut akhirnya terbit juga buku MUBES IV. Terima kasih sebanyak-banyaknya untuk Badan Eksekutif Mahasiswa mulai dari jaman mas Detak, mas Nurcholis, mas Aris, dan mas Ersyad yang sudah menggagas dan memberikan „PR turunan‟ akan diadakannya MUBES IV ITS dan akhirnya berhasil terlaksana di periode BEM ITS yang digawangi oleh mas Dalu. Selain itu terima kasih juga untuk tim FKHM3 (Forum Kajian Hasil Mubes III) yang sudah mengkaji KDKM MUBES III sebelum-sebelumnya, Tim Pemandu LKMM TM ITS yang terus menularkan semangat perubahan pada tiap......

Words: 17730 - Pages: 71

Free Essay

Pedang Ular Merah

...butuh penghormatan, baik yang sudah lalu, sekarang, maupun kelak. Tidak butuh, apalagi dari seorang seperti engkau yang mempergunakan penghormatan untuk menyembunyikan sesuatu. Ha, ha, ha !” Ting Kwan Ek adaiah seorang gagah. Biarpun ia maklum bahwa tosu ini amat berbahaya, namun kata - katanya yang amat tajam itu menyakiti hatinya dan membuatnya mendongkol sekali. Namun ia masih menahan sabar dan bertanya dengan suara tetap halus, "Maaf, totiang, kalau kiranya aku melaku-kan sesuatu tanpa kusadari yang membuat totiang menjadi tersinggung. Akan tetapi, sepanjang ingatanku yang dangkal, kita belum pernah bertemu dan belum pernah berurusan. bolehkah aku mengetahui sebetulnya apakah yang totiang kehendaki dari orang seperti aku?' "Yang ku hendaki? Ha, ha. ha, tak laku, tanggalkanlah penghormatanmu berikut disaku bajumu." Biarpun ia sudah menduga bahwa tosu ini berniat buruk, akan tetapi pucat jugalah wajah Ting Kwan Ek ketika tosu itu menyatakan niatnya merampas benda berharga yang dibawanya dengan demikian terang-terangan. Ia bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan dan dengan hati-hati ia lalu melangkah mundur dua tindak sambil menjura dan berkata, "Totiang, sepanjang ingatanku baik aku sendiri maupun Pek - eng Piauwkiok, belum pernah menganggu kepadamu orang tua. Tentu totiang maklum bahwa aku bersedia memberikan semua barang yang menjadi milikku apabila totiang membutuhkannya, akan tetapi sebagai seorang piauwsu, tidak mungkin aku memberikan sesuatu yang bukan......

Words: 126872 - Pages: 508

Free Essay

Perahu Kertas

...di sebuah masjid. Banyak anak kecil berlarian di sekitarnya. Seorang bapak berpeci yang sedang duduk sambil merokok, cepat-cepat bangkit berdiri dan menyambut mereka. 88 “Neng Ami ... kumaha10, Neng? Damang11?” Bapak itu menjulurkan ujung tangannya untuk menyalami Ami. “Pak Somad, kenalkan, ini teman-teman saya yang nanti ikut ngajar,” Ami memperkenalkan ketiga temannya satu per satu, “Pak Somad ini yang membantu mengumpulkan anakanak dari kampung sini,” Ami lalu gantian mengenalkan. “Muhun12,” sahut Pak Somad, “hari ini baru ada lima belas anak, Neng. Sisanya mungkin baru besok atau lusa. Maklum, banyak yang sambil kerja juga.” “Nggak apa-apa, Pak. Kita mulai sekarang aja. Saungnya di sebelah mana, ya?” “Oh, mangga, mangga.13 Diantar ku Bapa14,” buru-buru Pak Somad mematikan rokok kreteknya lalu mulai memanggili anak-anak yang tercerai-berai di sekitar masjid. Tak lama, mereka pun berjalan beramai-ramai menuju sebuah saung yang berukuran cukup besar di pinggir ladang cabai. Sekumpulan anak itu akhirnya dibagi dalam tiga kelas. Ami kebagian di saung besar, Ical mendapat tempat di sebuah saung agak kecil yang terpisah sekitar seratus meter, dan Kugy kebagian di bawah pohon. Kugy pun bergegas menyiapkan ‘‘ruang kelas’’-nya. Menggelar tikar plastik untuk mereka semua duduk, menyandarkan papan tulisnya di pohon, dan membagikan buku serta alat tulis. Di hadapannya kini sudah ada lima anak dari mulai umur empat sampai sembilan tahun. Semuanya mengaku tidak bisa membaca dan......

Words: 89668 - Pages: 359

Free Essay

Btec

...dialek lokalnya. “Tapi terny’ta Tuan m’lah ada di sini!” “Apakah ada sesuatu yang terjadi?” Orang itu mengangguk. “K’mi t’lah menem’kan di mana nona itu berada, ia….” Jika ada satu hal yang perlu ditakutkan di dunia ini, itu adalah bila orang-orang Canton berusaha mengucapkan bahasa Mandarin. Sambil tergagap-gagap dan ucapannya pun terpotong di sana-sini, orang itu telah mengeluarkan butiran keringat yang besar-besar karena frustrasinya. Tapi Lu Xiao Feng lebih frustrasi lagi. “Di mana dia?” Ia memotong. “Aku ‘kan memb’wa Tuan ke s’na!” Jalan itu masih ramai, tapi melihat laki-laki bertubuh besar ini berjalan ke arah mereka, orang-orang itu semuanya dengan diam-diam dan penuh hormat menyingkir ke samping. “Marg’ku juga Luk, ‘ku Luk Guang.” Tampaknya ia merasa terhormat karena memiliki marga Lu juga. Tapi Lu Xiao Feng hanya berharap agar dia mengurangi bicaranya dan berjalan lebih cepat. “Aku meng’gumi T’an, k’ngfu T’an ben’r-ben’r yang terb’ik.” Tapi Lu Guang tetap berusaha keras untuk membuatnya terkesan. “Ini en’ak, T’an mau?” Ia berkata sambil memasukkan tangannya ke dalam baju dan mengeluarkan beberapa butir kacang gula, kacang goreng gula yang panas dan tampak lezat! Tapi Lu Xiao Feng seperti melihat seekor ular berbisa. “Dari mana kau mendapatkan ini?” Ia bertanya sambil mencengkeram tangan Lu Guang. “Aku memb’linya, tentu s’ja!” Lu Guang menjawab setelah terkejut sebentar. “Aku tid’k pern’h meng’mbil barang or’ng lain tanpa al’san!” “Di mana...

Words: 70871 - Pages: 284