Free Essay

Kwn Globalisasi

In: Social Issues

Submitted By halinda
Words 1621
Pages 7
MAKALAH KEWARGANEGARAAN

TRIGER KASUS : GLOBALISASI

KP F

KELOMPOK 9,2,6, dan 8

ANGGOTA KELOMPOK :

1. HALINDA SARASWATI 24

2. DEVIE YERINA PUTRI 14

3. NOFI IKA NURIZZA 02

4. ANGELITA MUHAMMAD 17

5. SARI ANGRIANI 01

6. AMILLA PRABAWATY 05

7. ISMI FATMALA 06

8. PUTRI WIJAYANTI

9. FARCHANDIKA 54

10. IRMA DEFANI 58

11. RENDRA TUA SAMOSIR 59

12. DESI TELIANA SILIM 09

13. ANNISA DIENI EKA PUTRI 10

14. ARIDA INTAN KUMALASARI 13

15. NOVIANA ISMAYANTI 16

FAKULTAS BISNIS DAN EKONOMIKA
UNIVERSITAS SURABAYA
3 JUNI 2015

I
PENDAHULUAN
Sekilas Mengenai Globalisasi

Globalisasi berasal dari kata globe yang berarti dunia. Secara sederhana, globalisasi dapat diartikan sebagai suatu proses yang mendunia. Pengertian globalisasi adalah masuknya atau meluasnya pengaruh dari suatu wilayah/negara ke wilayah/negara lain dan atau proses masuknya suatu negara dalam pergaulan dunia. Proses globalisasi mengandung implikasi bahwa suatu aktifitas yang sebelumnya terbatas jangkauannya secara nasional, secara bertahap berkembang menjadi tidak terbatas pada suatu negara. Globalisasi menunjukkan semakin meningkatnya ketergantungan antarindividu dan antarmasyarakat di seluruh dunia.Jadi, pengertian globalisasi adalah menyatunya negara-negara yang ada di dunia menjadi satu negara yang sangat besar tanpa mengenal batas.

Salah satu penyebab terjadinya globalisasi adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi komunikasi, seperti teknologi media cetak dan media elektronik. Media elektronik dapat menembus ruang dan waktu dan fakta informasi yang terjadi di suatu negara dapat diakses oleh negara lain yang beribu-ribu kilometer jaraknya dalam waktu yang sama.Berkembangnya arus globalisasi jelas memberikan dampak pada kehidupan manusia, baik positif maupun negatif.Dampak positif globalisasi antara lain, pola hidup yang menjadi serba cepat; Pesatnya perkembangan informasi dan teknologi; serta pemanfaatan sumber daya alam serta sumber daya manusia yang lebih efektif.

Sedangkan, dampak negatif globalisasi antara lain berkurangnya tenaga kerja yang bergerak di sector pertanian akibat teknologi mesin yang sudah lebih canggih dibandingkan tenaga manusia;Perubahan dari kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan yang cenderung individualis; serta masuknya pengaruh budaya asing yang seringkali berkembang pesat meski tidak lagi sesuai dengan budaya asli.

II

PEMBAHASAN

A. Apakah yang sesungguhnya menjadi prioritas masalah bersama, baik yang merupakan permasalahan internal, maupun permasalahan eksternal antara Indonesia dengan Negara lain?

Secara intern hubungan bersama antara warga negara mempunyai arti yang dalam beberapa diantara mereka saling bekerja sama untuk bertahan hidup. Karena perbedaan status yang begitu lebar antara status ekonomi lemah dan status ekonomi kuat benar-benar menjadi pembeda status. Secara ekstern masalah bersama dalam hubungan dengan Indonesia dan kelompok asing adalah masalah perjanjian antara rezim Soeharto dengan pihak asing untuk membuat proses globalisasi di Indonesia. Prioritas utama yang dihadapi Indonesia adalah terjadinya korupsi di masa reformasi dimana pemerintahan Soeharto mengambil alih perekonomian di Indonesia secara besar-besaran untuk memperkaya diri sendiri dan kloni-kloninya yang ikut menikmati hasil korupsi yang didapatkan dari perusahaan asing maupun world bank.Dalam permasalahan ini banyak ditekankan permasalahan globalisasi yang semakin membelenggu rakyat Indonesia dengan memperkerjakannya secara tidak manusiawi. Terlalu banyaknya hutang yang dimiliki Indonesia melalui Soeharto menyebabkan semakin terbukannya free market oleh perusahaan-perusahaan luar negri untuk mengambil alih perekonomian atau mengambil keuntunggan perekonomian dengan menanamkan sahamnya atau usahanya di Indonesia. Semakin banyaknya hutang Indonesia kepada world bank atau negara lain akan menambah tekanan untuk masyarakat miskin yang akan menjadi semakin miskin. Rakyat miskinlah yang sebenarnya membayar hutang negara dengan bekerja secara ekstra untuk mempertahankan hidup.

B. Mengapa permasalahan tersebut muncul?

Banyak perusahaan dengan merk jual yang terkenal di dunia membuat atau memproduksi barang jualannya di negara-negara yang masih berada dibawah garis kemiskinan.Contohnya saja seperti yang ada pada film tersebut, Indonesia menjadi salah satu negara yang dijadikan tempat berproduksi barang-barang dengan merk terkenal.Ini terjadi karena perusahaan menginginkan penghasilan yang tinggi dengan modal yang seminimal mungkin.Mereka dengan sengaja mempekerjakan para buruh di Indonesia dengan penghasilan yang sangat minim sedangkan dapat menjualnya dengan harga selangit ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Penghasilan para buruh yang didapat hanya mungkin sekitar 1% saja dari apa yang mereka dapat dari hasil penjualan barang produksi mereka.

C. Tindakan apa saja yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah maupun warga negara untuk mengatasi permasalahan lainnya, baik dalam jangka pendek, menengah maupun panjang? Apakah tindakan-tindakan sekarang yang sudah ditempuh, dan dalam hal apa kekurangannya?

Pada tahun 1966-1969 setelah masa orde lama pemerintah melakukan penghapusan semua unsur dari peninggalan pemerintahan orde lama yang mengandung unsur komunisme.Pemerintah juga melakukakn penekanan inflasi yang tinggi. Kebijakan pada periode ini dimulai dengan :

a. Peraturan pemerintah no.16 tahun 1970 , mengenai penyempurnaan tata niaga bidang eksport dan import.

b. Peraturan agustus 1971, mengenai devaluasi mata uang rupiah terhadap dolar dengan sasaran pokoknya yaitu; kestabilan harga bahan pokok, peningkatan nilai ekspor, kelancaran impor, penyebaran barang didalam negeri.

Dalam jangka pendek pemerintah melakukan penekanan import dari luar negeri agar produksi dalam negeri meningkat. dalam jangka menengah pemerintah melakukan dan menerapkan peraturan agar perusahaan perusahaan tiak semena mena dalam memperlakukan sumber daya atau pekerja nya. Dalam jangka panjang pemerintah melakukan peneguran dan tindakan tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang melakukan pelanggaran terhadap produksi produksi dalam negeri. Kekurangan pemerintah adalah masih kurangnya tindakan tegas terhadap perusahaan yang melakukan terlalu banyak ekspor dan impor di dalam negeri maupun di luar negeri.

D. Sebagai pribadi warga negara, sikap dan tindakan apakah yang sepatutnya dilakukan?

Sebagai warga negara yang baik, sebaiknya kita membeli produk dalam negeri, karena hal tersebut dapat meningkatkan nilai jual barang-barang dalam negeri. Di Indonesia, sangat kurang lahan pekerjaan untuk masyarakat, jadi ada baiknya jika kita membuka lapangan pekerjaan dan mempekerjakan orang-orang yang berkompeten. Dan dapat menerapkan sistem yang baik agar masyarakat dapat disiplin dalam menghadapi peraturan.

E. Bagaimana sebaiknya universitas berperan?

Dari serangkaian uraian analitis tentang peranan strategis universitas dalam era globalisasi, dapatlah ditarik beberapa generalisasi sebagai berikut:

1. Universitas di Indonesia, yang diharapakan berperan sebagaimana universitas di negara berkembang, pada umumnya belum dapat memberikan sumbangan yang bermakna bagi pembangunan negara bangsa, terutama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam era globalisasi.

2. Bahwa Tri Darma Perguruan Tinggi sebagai doktrin universitas di Indonesia yang digariskan sejak 1962, yang menempatkan universtitas sebagai motor penggerak pembangunan negara bangsa yang modern, ternyata belum dilaksanakan sebagaimana mestinya, baik dalam mengemban misi pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.

3. Bahwa dalam era globalisasi, yang hakikatnya telah menjadikan dunia memasuki era pasca-industrialisasi, kedudukan universitas sebagai lembaga pendidikan, lembaga pengembangan ilmu pengetahuan, dan peserta aktif dalam proses pembangunan ekonomi menjadi sangat strategis.

4. Bahwa makna darma pengabdian masyarakat lembaga pendidikan tinggi, terutama universitas dalam era globalisasi bukan sekedar melakukan bakti sosial atau pengerahan sukarelawan, melainkan dan terutama adalah dalam memecahkan masalah-masalah nasional maupun internasional, baik yang kontemporer maupun yang berjangka panjang mealui kemampuan akademik universitas.

5. Bahwa agar bangsa Indonesia tidak tertinggal dalam perubahan yang cepat dalam era globalisasi, perlu diupayakan sekuat tenaga agar universitas di Indonesia dikembangan dan dikelola secara efisien dan efektif sehinggga benar-benar dapat menjadi pust pendidikan yang bermutu, pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang responsif, pruduktif, dan kompetitif, dan sebagai pusat pemikiran, penemuan, dan inovasi yang dapat diabdikan secara langsung untuk memecahkan masalah-masalah nasional.

Peran globalisasi di Indonesia belum berdampak positif,yang berdampak di Indonesia adalah dampak negatifnya. Dengan adanya perusahaan asing di Indonesia tidak memeberikan keuntungkan melainkan kerugian yang sangat besar bagi Indonesia, karena masyarakat Indonesia sendiri yang dijanjikan mendapatkan upah besar nyatanya masyarakat dijadikan budak untuk mendapatkan keuntungan dalam perusahaan asing itu sendiri bukan bangsa Indonesia. Dari sinilah kita sebagai penerus bangsa yang memiliki pendidikan tinggi, harus mengunakan itu sebaik mungkin untuk memajukan bangsa Indonesia bukan memajukan perusahaan asing.Dan juga tidak menggunakannya ke arah negatif seperti korupsi yang sejak dulu hingga sekarang sangat marak dikalangan pejabat-pejabat negara Indonesia.

F. Kendala atau hambatan macam apa sajakah yang mungkin dihadapi, baik yang dihadapi negara, maupun mahasiswa?

Kendala dan hambatan terhadap pemerintah adalah lebih sulit untuk membuat warga menjadi sejahtera dengan upah seminim itu warga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup dan apalagi mahasiswa terutama mahasiswa yang hidup di kos an jika upah orang tua mereka berpenghasilan minim makan akan susah juga itu memenuhi biaya mahasiswa tersebut apalagi mahasiswa yang modern ini selalu mengikuti trend yang barangnya serba branded. Karena menurut saya pikiran mahasiswa yang sekarang ini sangat berbeda jauh dengan mahasiswa zaman orang tua kita sekitar 30-40 tahun yang lalu. Semua itu juga berpengaruh terhadap pikiran, gaya hidup dan lain sebagainya, misalnya masa lalu kuliah memang untuk belajar dan belajar tapi sekarang ini menurut saya tidak, ada yang hanya ingin menutupi gengsi, hanya karna terpengaruh orang yang di cintai dan yang jelas kuliah hanya sebagai lifestyle akhirnya. Padahal belum tentu juga orang tua kita mampu membiayai sampai akhir kita lulus padahal orang tua kita bersusah payah mencari uang apalagi jika upahnya seminim itu.

G. Persiapan apa saja yang perlu dilakukan oleh mahasiswa dan universitas untuk berkontribusi dalam mengatasi atau mengurangi hambatan dna pemecahan permasalahannya?

Pemerintah perlu menyikapi kehadiran globalisasi secara intensif dan berkelanjutan, karena dampak/pengaruh negatif dari globalisasi ini jika dibiarkan secara terus menerus maka sama saja akan memutarbalikkan keadaan bahkan membuat keadaan kehidupan masyarakat Indonesia semakin terpuruk. Beberapa cara untuk menghadapi permasalahan globalisasi antara lain: a. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh b. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum c. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa d. Menanamkan dan mengamalkan nilai nilai pancasila e. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agamaa

III

PENUTUP

KESIMPULAN :

BERITA ACARA

Hari / Tanggal : Senin, 01 Juni 2015

Lokasi : Perpustakaan Lantai 3 Universitas Surabaya

Waktu : Pk 09.00 - selesai

|No. |Nama Anggota |NUP |KEHADIRAN |
|1 |PUTRI WIJAYANTI | | |
|2 |SARI ANGRIANI |01 | |
|3 |NOFI IKA NURIZZA |02 | |
|4 |AMILLA PRABAWATY |05 | |
|5 |ISMI FATMALA |06 | |
|6 |DESI TELIANA SILIM |09 | |
|7 |ANNISA DIENI EKA PUTRI |10 | |
|8 |ARIDA INTAN KUMALASARI |13 | |
|9 |DEVIE YERINA PUTRI |14 | |
|10 |NOVIANA ISMAYANTI |16 | |
|11 |ANGELITA MUHAMMAD |17 | |
|12 |HALINDA SARASWATI |24 | |
|13 |FARCHANDIKA |54 | |
|14 |IRMA DEFANI |58 | |
|15 |RENDRA TUA SAMOSIR |59 | |

Similar Documents

Free Essay

Diplomasi Publik

...Diplomasi publik yang dilakukan Indonesia pada era SBY tidak hanya berbentuk diplomasi ke dunia internasional, namun juga kepada publik negara tersebut . Diplomasi publik yang dilakukan oleh aktor-aktor non-pemerintah diharap akan membantuk aktivitas diplomasi yang tidak dapat diselesaikan oleh diplomat resmi utusan negara. Pada era SBY, diplomasi tidak hanya dilakukan antar pemerintah. Namun juga dilakukan dari pemerintah ke publik juga dilakukan antar publik satu negara bahkan berbeda negara. Di era SBY ini, salah satu fungsi dari diplomasi publik adalah menjembatani apa yang sedang terjadi di dunia internasional kepada publik suatu negara. Selain karena era globalisasi yang membuat arus informasi mengalir hampir tanpa batasan, pemerintah juga berperan untuk menginformasikan apa yang terjadi di dunia internasional kepada masyarakat. Misalnya saja mengenai isu perubahan iklim, ketika suhu bumi ini semakin meningkat, es kutub mulai mencair, dan pengurangan luas hutan besar-besaran. Ketika dunia internasional melakukan kampanye penyelamatan lingkungan, pemerintah Indonesia juga melakukan pengetatan kebijakan penebangan hutan. Ini adalah contoh diplomasi publik antara pemerintah kepada publik. Mengenai contoh diplomasi publik antar masyarakat, dapat dilihat contohnya dari penggunaan media massa. Dapat dirasakan bahwa media massa adalah salah satu alat yang paling efektif dalam mempengaruhi pemikiran masyarakat, sehingga bisa dibilang bahwa media massa adalah salah satu media...

Words: 449 - Pages: 2

Free Essay

Endroid

...†nv‡mb g„av |102295 |Xvj |‡njcvi | |5,000 |1,000 |6,000 | |4. |‡gvt wmivR |102202 |Xvj |‡njcvi | |4,500 |1,500 |6,000 | |5. |‡gvt bRi“j |102208 |Xvj |‡njcvi | |5,000 |1,300 |6,300 | |6. |‡gvt ‡iRvDj |101628 |Xvj |mnt Acvt | |6,200 |500 |6,800 | |7 |‡gvt †gvm‡jg DwÏb |101639 |‡Kvwiqvb |Acv‡iUi | |8,000 |1,000 |9,000 | |8. |‡gvt Av‡e` Avjx |102117 |‡Kvwiqvb |mnt Acvt | |6,500 |1,500 |8,000 | |9. |‡gvt ev`j |102115 |eyKbvi |Acv‡iUi | |7,500 |1,000 |8.500 | |10. |‡gvt AvBqye |102114 |eyKbvi |‡njcvi | |5,500 |500 |6,000 | |11. |‡gvt †`‡jvqvi |101934 |eyKbvi |‡njcvi | |5,000 |700 |5,700 | |12. |‡gvt iv‡k` |101952 |eyKbvi |wm. ‡njcvi | |5,500 |1,000 |6,500 | |13. |‡gvt AvnmvbDj­vn& |102338 |mvb mycvi |Acv‡iUi | |8,500 |2,000 |10,500 | |14. |‡gvt kwn`yj Bmjvg |101659 |mvb mycvi |Acv‡iUi | |8,295 |1,000 |9,295 | |15. |‡gvt nvwg` |101665 |mvb mycvi |Acv‡iUi | |8,295 |1,000 |9,295 | |16. |‡gvt Rwni |101783 |mvb mycvi |Acv‡iUi | |6,500 |1,500 |8,000 | |17. |‡gvt gwgb |102091 |mvb mycvi | mnt Acvt | |6,000 |1,500 |7,500 | |18. |‡gvt Avwbm |102096 |mvb mycvi |‡njcvi | |5,600 |500 |6,100 | |19. |‡gvt BmgvBj |101731 |mvb mycvi |‡njcvi | |5,000 |1,300 |6,300 | |20. |‡gvt AvZveyi |102111 |mvb mycvi |‡njcvi | |5,000 |1,300 |6,300 | |21. |‡gvt mvjvDwÏb |101811 |mvb mycvi |‡njcvi | |5,000 |1,000 |6,000 | |22. |‡gvt Aveyj Kvjvg |102282 |mvb mycvi |‡njcvi | |5,000 |1,000 |6,000 | |23. |‡gvt iv‡k` wgqv |100887 |mvb mycvi |‡njcvi | |5,500 |1,300 |6,800 | |...

Words: 338 - Pages: 2

Free Essay

Globalisasi

...Jelaskan kenapa faktor globalisasi menjadi semakin penting kepada syarikat masa kini? Beri dan jelaskan empat kebaikan atau faedah kepada syarikat yang memasuki pasaran global. Menurut Kamus Bahasa, globalisasi merupakan fenomena yang menjadikan dunia mengecil dari segi perhubungan manusia. Hal ini mungkin kerana perkembangan teknologi yang berkembang dengan pesat. Menurut cendikiawan barat pula, globalisasi adalah satu proses kehidupan yang serba luas, tidak terbatas dan merangkumi segala aspek kehidupan seperti politik, sosial dan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia di dunia ini. Manakala menurut Smith, globalisasi adalah proses dimana dunia menjadi semakin terhubung (interconnected) di antara satu sama lain. Globalisasi merupakan perkembangan kontemporari yang mempunyai pengaruh dalam mendorong kemunculan pelbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghapuskan pelbagai bentuk halangan, sekatan, peraturan dan rintangan terutama sekali kepada syarikat-syarikat masa kini yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung (memerlukan) antara satu sama lain. Maka dapat dikatakan bahawa globalisasi membawa perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Batas" atau "Dunia Tanpa Sempadan" yang pada masa kini menjadi realiti dan sangat mempengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru dan pelbagai aspek, khususnya politik, ekonomi dan sosial. Faktor globalisasi menjadi semakin penting......

Words: 936 - Pages: 4

Free Essay

Global Stumble

...Abstact : Case ini menceritakan bagaimana proses sebuah perusahaan yang akan menuju globalisasi, apa yang harus dipersiapkan,serta bagaimana seharusnya sebuah perusahaan bertindak untuk menghadapi situasi tersebut. Nomura Holding inc adalah salah satunya. Nomura Holding Inc adalah sebuah perusahaan brokerage yang sangat sukses. Saat ini, perusahaan ini akan mencoba untuk ‘go global’ dengan cara membeli saham dari sebuah perusahaan yaitu, Lehman’s brothers company. Beberapa rintangan dihadapi oleh perusahaan ini dalam usahanya menuju globalisasi. Introduction: Nomura Holding Inc adalah sebuah perusahaan yang didikan di jepang pada tahun 1925, yang bergerak di bidang perbankan, seperti broker-dealer, penyedia investasi, jasa keuangan yang terkait dengan individual, nasabah institusi dan pemerintah pada basis global dengan penekanan pada bisnis sekuritas. Pada tahun 2008, tepatnya pada tanggal 15 september 2008 sebuah perusahaan yang bergerak dibidang yang sama dengan Nomura, Lehman’s Brother Company, yang berposisi di Amerika Serikat dinyatakan bangkrut. Lehman’s Brother Company mendapat perlindungan kebangkrutan chapter 11. Pada bulan oktober, Nomura Holding Inc, secara resmi mengumumkan, bahwa ia telah mendapat hak monopoli atas kepemilikan lehman’s brother di wilayah Asia-Pasific serta karyawan Lehman. Nomura membayar $225 juta untuk kepemilikan tersebut. Untuk Nomura, ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat perluasan strategi global. Namun, beberapa halangan......

Words: 456 - Pages: 2

Free Essay

Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Pemersatu Bangsa

...secara bersamaan dengan BI menghadapi arus globalisasi. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak ada persaingan antara BI dan BD. Oleh karena itu, pemerintah tidak ragu-ragu mengonsepkan kurikulum muatan lokal yang memberikan peluang bagi sekolah-sekolah untuk mengajarkan BD di daerah masing-masing. 2. Identitas BangsaSosok yang menunjukkan bahwa dia adalah Indonesia, baik sebagai negara maupun sebagai bangsa, berwujud dalam dua kenyataan, yakni BI yang menampakkan diri sebagai identitas fonik dan merah putih serta Garuda Pancasila sebagai wujud fisik. Jika kita berada di luar negeri, lalu ada bunyi yang kita dengar, misalnya "oh kakiku", serta merta kita mengatakan, ia adalah orang Indonesia tidak peduli, apakah ia orang Batak, Dayak, atau orang Saparua. Demikian pula, kalau kita melihat sebuah gedung, lalu di situ berkibar bendera merah putih, dan di depan pintunya ada gambar garuda, kita dapat memastikan bahwa gedung tersebut adalah gedung perwakilan RI. Hal yang sama, jika kita menyaksikan pasukan multibangsa, lalu ada pasukan yang baretnya ada pita kain merah putih, dan di dada atau di lengan anggota pasukan tersebut ada lambang garuda, kita dapat memastikan bahwa pasukan tersebut adalah pasukan RI. Dalam kaitan ini kita patut berbangga kepada Presiden kita karena hampir dalam setiap kesempatan selalu menggunakan BI yang ternyata lebih memantapkan identirtas bangsa adalah pergaulan internasional. 3. Arus GlobalisasiArus globalisasi menimbulkan pengubah sosial yang menurut......

Words: 2391 - Pages: 10

Free Essay

Indonesia: Krisis Identitas

...celana Jeans, menggunakan iPod, atau bahkan menginvestasikan waktu luang mereka di Starbucks Coffee. Berikut adalah gagasan-gagasan untuk memahami fokus makalah kami: 1) Apa itu Budaya? 2) Apa itu proses Globalisasi Budaya? 3) Faktor-faktor apa saja yang mendorong proses Globalisasi Budaya? 4) Apa dampaknya pada Kebudayaan dan Identitas Nasional Indonesia? 1.3 TUJUAN dan MANFAAT Berdasarkan pengantar dan rumusan masalah yang ada di atas, makalah ini kami susun dengan tujuan : 1) Memahami makna kata Budaya. 2) Mengetahui bagaimana terjadinya proses Globalisasi Budaya. 3) Mengetahui faktor-faktor yang mendorong terjadinya proses Globalisasi Budaya. 4) Mengetahui dampak globalisasi terhadap Kebudayaan dan Identitas Nasional Indonesia. BAB II LANDASAN TEORI Makalah kami berjudul “Globalisasi: Krisis Identitas”, dimana yang menjadi fokus utamanya adalah budaya. Kami ingin menegaskan, bahwa globalisasi terhadap budaya dalam konteks globalisasi budaya tidak menyebabkan hilangnya budaya itu sendiri. Selain itu, mengingat bahwa dunia terus berkembang, seringkali budaya dikaitkan dengan globalisasi. Maka, didalam makalah ini akan erat kaitannya terhadap globalisasi budaya, dan membawa anda untuk memahami secara ringkas bahwa globalisasi budaya tidak terlalu buruk seperti yang dibayangkan. Dalam pranala Wikipedia, didapatkan arti dari budaya sebagai berikut: “Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang......

Words: 3155 - Pages: 13

Free Essay

Titas

...ABSTRAK Sejarah menunjukkan bahawa sebelum kedatangan globalisasi moden, umat Islam dan masyarakat Asia mempunyai versi dan pemahaman yang tersendiri mengenai globalisasi. Semasa era kegemilangan Islam dan perkembangan globalisasi Islam secara tidak langsung telah banyak memberi manfaat kepada penjajah atau kuasa Barat dengan mendominisasi segala aspek dan kerja-kerja akademik yang dihasilkan oleh ahli-ahli sains Islam dan ulama. Globalisasi moden yang bermula semasa era penjajahan Barat di Timur kini telah tersebar hampir ke segenap pelusuk dunia. Globalisasi atau Dunia Tanpa Sempadan merupakan satu cabaran bentuk baru dimana cetusan globalisasi yang dikatakan bermula daripada Revolusi Perindustrian yang berlaku di Eropah seawal kurun ke-15. Walaupun selalu disebut oleh para pemimpin negara dan dibincangkan melalui media massa, tidak ramai yang memahami kesan sebenar globalisasi terhadap kehidupan mereka yang mana umat Islam dan asia hari ini juga terdedah dengan ancaman-ancaman dari segi konteks politik, ekonomi, media, budaya, pemikiran serta nilai-nilai dan etika yang telah lama wujud dalam kehidupan masyarakat Islam dan Asia. Globalisasi moden telah membawa perubahan radikal terhadap masyarakat Islam dan Asia secara-am nya. Bagi masyarakat Islam, globalisasi sama seperti penjajahan semula. Namun, sejauh manakah kesan positif globalisasi yang diperkatakan oleh kuasa Barat dalam membangunkan sesebuah negara dari semua aspek manusiawi mahupun duniawi perlu diperhalusi.......

Words: 272 - Pages: 2

Free Essay

Summary Business Ethics Velasquez Chapter 1

...dalam bisnis Isu etika dalam bisnis Bisnis dan relativism etis Bisnis dan relativism etis Perbedaan antar negara Perbedaan antar negara Globalisasi dan etika bisnis Globalisasi dan etika bisnis Keterangan: Teknologi dan etika bisnis Teknologi terdiri atas metode, proses, dan alat yang ditemukan manusia untuk memanipulasi dan mengendalikan lingkungan mereka. Bisnis kontemporer secara terus menerus dan radikal diubah oleh evolusi teknologi baru yang cepat yang memunculkan persoalan etis baru bagi bisnis, misalnya Revolusi Agrikultur, manusia mengembangkan teknologi pertanian yang memungkinkan mereka berhenti mengandalkan perburuan  dan keuntungan berburu. Isu internasional dalam etika bisnis Isu penting yang dimaksud adalah isu yang muncul di dalam batas nasional satu negara. Terdapat beberapa isu etika bisnis yang muncul di area internasional. Globalisasi dan etika bisnis Banyak isu dalam etika bisnis saat ini yang berhunungan dengan fenomena globalisasi, salah satunya sebagian besar perusahaan saat ini merupakan perusahaan multinasional, yaitu perusahaan yang menjalankan pemanufakturan, pemasaran, jasa dan operasi administrative dibanyak negara. Karena beoperasi di negara yang berbeda, perusahaan semacam ini menghadapi sejumlah permasalahan etis yang layak mendapatkan penjelasan khusus. Perbedaan antar negara Globalisasi juga memaksa perusahaan untuk beroperasi di negara dengan hukum, pemerintah, praktik, tingkat pengembangan, dan pemahaman yang......

Words: 855 - Pages: 4

Free Essay

Kwn Tambahan

...perjuangan bersifat kedaerahan bersifat fisik. - Kebangkitan Nasional, 20 mei 1908. Perjuangan non fisik. (angkatan perintis). - Sumpah Pemuda, 28 0ktober 1928. Perjuangan non fisik. (angkatan penegas). - Era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan 17-8-1945, semangat perjuangan bangsa (perjuangan fisik) yang tak kenal menyerah (sikap perilaku heroik dan patriotik). Semagat perjuangan ini harus dimiliki oleh setiap warganegara Indonesia. Semangat perjuangan bangsa merupakan kekuatan mental spiritual yang telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik. Sekarang dalam menghadapi Globalisasi yang menantang masa depan, untuk mengisi kemerdekaan kita memerlukan perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing. Tantangan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk memecahkan setiap permasalahan dalam globalisasi dimana warganegara dapat memahami masalah-masalah yang dihadapi seperti : • Pemahaman DEMOKRASI yang benar. • HAK ASASI MANUSIA dan PENEGAKAN HUKUM (La+w Enforcemen) serta MENJUNJUNG TINGGI HUKUM (Supermasi Hukum). • Permasalahan KORUPSI dan pemberantasan tindak korupsi. • Perkembangan ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK). • TINGKAT KESEJAHTERAAN WARGANEGARA (tingkat pendapatan / penghasilan warganegara). • LINGKUNGAN HIDUP dan PEMBANGUNAN Berkelanjutan (Sustainable Development). (PENDIDIKAN KEWAREGANEGARAAN. Hamdan Mansur dkk, penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Hal......

Words: 3003 - Pages: 13

Free Essay

Ekonomi Kerakyatan Dalam Era Globalisasi

...EKONOMI KERAKYATAN DALAM ERA GLOBALISASI Bahasa: Indonesia Penulis: Mubyarto Judul Jurnal: Jurnal Ekonomi Rakyat Nomor: Th. I - No. 7 - September 2002 Bidang: IlmuEkonomi Kata Kunci: Ekonomi, globalisasi Abstrak Pada waktu itu (1979) kami ajukan ajaran ekonomi alternatif yang kami sebut Ekonomi Pancasila. Mengapa tidak dipakai konsep Ekonomi Pancasila? Ringkasan dan Implikasi Pakar-pakar ekonomi Indonesia yang memperoleh pendidikan ilmu ekonomi “Mazhab Amerika”, pulang ke negerinya dengan penguasaan peralatan teori ekonomi yang abstrak, dan serta merta merumuskan dan menerapkan kebijakan ekonomi yang menghasilkan pertumbuhan, yang menurut mereka juga akan membawa kesejahteraan dan kebahagiaan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Keangkuhan dari pakar-pakar ekonomi dan komitmen mereka pada kebijakan ekonomi gaya Amerika merupakan kemewahan yang tak dapat lagi ditoleransi Indonesia. Praktek-praktek perilaku yang diajarkan paham ekonomi yang demikian, dan upaya mempertahankannya berdasarkan pemahaman yang tidak lengkap dari perekonomian, hukum, dan sejarah bangsa Amerika, mengakibatkan terjadinya praktek-praktek yang keliru secara intelektual yang harus dibayar mahal oleh Indonesia. UGM telah memutuskan membuka Pusat Studi Ekonomi Pancasila (PUSTEP) untuk menghidupkan kembali tekadnya mengembangkan sistem Ekonomi Pancasila yang berawal pada tahun 1981 ketika Fakultas Ekonomi UGM mencuatkan dan menggerakkan pemikiran-pemikiran......

Words: 1255 - Pages: 6

Free Essay

Tugas Ib 1

...A. Tidak, karena dengan adanya efek globalisasi terhadap MNE membawa dampak ekonomi yang besar di tiap negara di mana perusahaan tersebut beroperasi. Selain itu, dengan adanya aktifitas global dari MNE, hal tersebut dapat membantu komunitas lokal mendapat nketramplan baru dan bayaran yang cenderung lebih besar daripada lokal. Malah multinasonal enterprise harusnya sudah mampu memenuhi kewajibannya dengan baik karena tentu sudah berpengalaman membangun usaha di negaranya masing-masing. Misalnya Mosanto : Membangun ekonomi masyarakat sekitar pabriknya (meningkatkan kesehatan dan pendidikan), rela untuk rugi, sebelum akhirnya mulai untung puluhan tahun kedepan. B.Social: Gaji rendah, LG berusaha untuk merekrut karyawan di sekitarnya. Lingkungan : NIKE yang membuat produk yang berkesinambungan C. Unintended : COCA COLA accused depleting local water source and contaminating underground water. https://www.academia.edu/1350069/Unintended_consequences_of_business_with_4_billion_Lessons_learned_from_first_generation_BOP_strategies Dampak globalisasi dan MNE membawa dampak baik bagi para pelaku usaha maupun komunitas lokal. Menguntungkan karena: Perusahaan internasional cenderung memberi wages yang lebih besar (minimal setara UMR) Pajak yang lebih besar ( membawa dampak yang baik kepada GDP negara Resource diambil dari local society. Memberi lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, standard hidup dan daya beli masyarakat juga dapat meningkat.......

Words: 276 - Pages: 2

Free Essay

Bisnis

...(Fleming 1999). Millman (1996) dilihat GAM sebagai respon terhadap perubahan struktural dalam lingkungan. Montgomery dan Yip (2000) memberikan pertama sampel besar bukti tentang luasnya penggunaan GAM oleh perusahaan multinasional, menemukan meningkatnya permintaan untuk GAM dan meningkatkan layanan jasa penyediaan GAM oleh pemasok. ________________________________________ Halaman 4 2 Kebutuhan GAM Sejumlah penulis membuat argumen preskriptif bagi pemasok untuk melaksanakan GAM (Napolitano 1998; Wilson 1999) namun belum dikembangkan model atau menguji mereka. Pada lebih tingkat teoretis, Parvatiyar dan Gruen (2001) berpendapat bahwa, apakah perusahaan harus menerapkan GAM, bergantung pada kedua pemasok dan pelanggan panggung globalisasi. Aspek GAM Studi anekdot atau berbagai kasus semua menggambarkan aspek GAM. Selain itu, Harvey et al. (2000) fokus pada masalah personil. Wilson dkk. (2002) memberikan gambaran luas berbagai aspek dari program GAM pelaksana. Montgomery dan Yip (2000) memberikan bukti pada penggunaan aspek spesifik dari GAM. Pelaksanaan GAM Semua penelitian sebelumnya menekankan masalah pelaksanaan GAM. Dalam hal pemasok organisasi, Yip dan Madsen (1996) menyebutkan perlawanan oleh manajer negara dan orang-orang penjualan, dan Arnold dkk. (1999) mencatat masalah sentralisasi dan menggeser keseimbangan kekuatan dari negara-fokus untuk fokus pelanggan. Arnold dkk. (2001) menyoroti berbagai perangkap yang menghasilkan kegagalan untuk menuai......

Words: 3587 - Pages: 15

Free Essay

Asdasdaer

...Tantang Pertama : Mengglobal Dalam rangka untuk tumbuh dan berkembang, banyak perusahaan yang memanfaatkan peluang bisnis di pasar global . Bersaing dengan perusahaan asing telah menjadi titik fokus di era sekarang ini. Globalisasi dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Meskipun globalisasi telah menyebabkan peningkatan standar hidup masyarakat di setengah abad terakhir, perjanjian perdagangan bebas masih menimbulkan perdebata, dimana biaya tenaga kerja lebih murah. Orang-orang kawatir bahwa perdagangn bebas akan dimonopoli oleh perusahaan – perusahaan besar atau negara yang sudah maju. Dengan demikian menimbulkan fokus baru pada perusahaan yaitu CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan. para pelamar di perusahaan sekarang lebih mengutamakan perusahaan yang memiliki tindakan CSR yang baik. Dengan adanya pola CSR disinalah timbul peran kepemimpinan HR untuk mempelopori pengembangan dan implementasi corporate citizenship. Efek Globalisasi terhadap HRM Ketika suatu perusahaan membicarakan tentang “mengglobal’, mereka harus siap menghadapi persoalan yang rumit berkaitan dengan geografi, budaya, hukum ketenagakerjaan, dan praktek bisnis yang berbeda. Masalah sumber daya manusia juga melandasi, menyangkut keterampilan dan pengetahuan dan cara terbaik untuk melatih mereka. Tantangan kedua: Menerapkan Teknologi Baru Kemajuan dalam teknologi informasi memberi dampak perusahaan untuk mengambil keuntungan dari ledakan arus informasi. Dengan jaringan komputer, jumlah data...

Words: 1184 - Pages: 5

Free Essay

Critical Theory

...‘the Anti-Globalisation Movement’, (New York: Routledge, 2005), hlm. 17-35. Analisis Perbandingan Critical Theory Pada beberapa dekade terakhir, critical theory berkembang sebagai kritik konstruktif atas aspek-aspek hierarkhis dalam globalisasi seperti kapitalisme, kekuatan korporasi, dan sistem patriarki. Dalam review ini, penulis akan membahas critical theory dan menganalisis perbandingan critical theory dari tiga tokoh, Catherine Eshle, Jill Steans dan Lloyd Pettiford, serta Richard Devetak. Pada bagian awal review, penulis akan menjelaskan critical theory menurut pemikiran Catherine Eshcle. Kemudian, pada bagian berikutnya, pemikiran critical theory dari Jill Steans-Lloyd Pettiford dan Richard Devetak akan disajikan sebagai bahan pembanding. Pada bagian ketiga, penulis akan menyajikan analisis ketiga pemikiran tokoh mengenai critical theory. Pada bagian akhir, penulis akan menarik kesimpulan sebagai penutup review ini. Dalam tulisannya yang berjudul “Constructing ‘The Antiglobalisation Movement”, Catherine Eschle melihat critical theory sebagai sebuah pemikiran anti-globalisasi. Kemudian, Eschle menjelaskan bahwa konstruksi anti-globalisasi juga terwujud dalam bentuk gerakan sosial. Menurut Eschle, gerakan sosial anti-globalisasi tidak memiliki pengertian yang rigid, namun gerakan sosial memiliki sifat yang heterogen dan senantiasa berkembang. Eshcle melihat bahwa penggunaan kata gerakan sosial lebih mengacu pada Ilmu Sosiologi daripada Ilmu Hubungan......

Words: 2339 - Pages: 10

Free Essay

Belilah Barngan Buatan Malaysia

...P ada alaf digital yang mendepani ombak globalisasi ini, Malaysia sudah berjaya berdiri gah sebaris dengan negara-negara maju selepas tamat penjajahan asing selama 446 tahun. Darsawarsa ini, Malaysia telah menjejakkan kaki ke satu ambang yang rancak sekali dan telah mengalami pelbagai anjakan paradigma. Kerajaan mula membuka kawasan perindustrian dalam pelbagai lapangan bagi merancakkan ekonomi negara yang pesat membangun. Situasi ini juga memungkinkan pengeluaran barang buatan Malaysia lebih berkualiti dan setaraf dengan barangan import. B agi menggapai visi kudsi Wawasan 2020 seperti yang diwara-warakan oleh bekas perdana menteri yang keempat, wajarlah sektor perindustrrian disokong sepenuhnya untuk dinaik taraf bagi memenuhi kehendak pasaran. Sektor makanan juga tidak dikecualikan. Oleh itu, kepentingan dalam membeli barangan buatan Malaysia perlu diuar-uarkan dan dipergiat bagi membuka mata rakyat tempatan agar mereka tidak menganaktirikan produk sendiri. Sebagai negara membangun, Malaysia sebenarnya telah banyak menghasil dan mengeluarkan pelbagai barangan serta produk sendiri, misalnya makanan tempatan seperti Nasi Lemak, Roti Canai, Char Kuey Teow yang dihasilkan oleh nusa yang berbilang kaum ini. R akyat Malaysia juga perlulah mengubah tabiat berbelanja. Tabiat pembaziran dan berbelanja melebihi kemampuan pendapatan dikalangan rakyat negara ini yang turut menyimbang kepada penurunan ringgit disebabkan merek mudah memperolehi kemudahan kredit. Berikutan itu,......

Words: 447 - Pages: 2