Free Essay

Marketing

In:

Submitted By billyjoshua94
Words 3702
Pages 15
FUTURE MARKETING PREDICTION ONE AND LAST FOREVER MARKETING’S JOURNEY
“Who Knows The Future?” seru sang anak kepada orangtuanya. “tidak ada yang tahu nak, hanya Tuhan yang tahu”, keesokan harinya sang anak berteriak senang “aku tau aku tau, kemarin aku baca artikel, memang ga ada yang tau masa depan kayak apa, tapi ada yang bisa mencoba memprediksi masa depan lho, coba papimami baca ini deh, (agak pamer dikit boleh ya.. hehehe) Siapa yang tau masa depan marketing seperti apa, saya pun mungkin bingung untuk menjelaskannya, tapi sebelum masuk ke materi, mari kita mengeringkan gigi terlebih dahulu.. hehe Jika anda ke sebuah pesta, bertemu seorang wanita cantik, dan anda langsung berkata kepada wanita tersebut, saya orang kaya, mau nikah sama saya? – itu namanya Direct Marketing. Jika anda bersama teman teman anda lagi pergi ke pantai, trus anda liat ada cewe cantik banget lagi mainan air, terus teman anda mendatangi cewek tersebut, bilang ke dia kalo anda itu orang nya kaya, orangnya baik (sambil nunjuk ke arah anda) nikah sama dia mau? – ini namanya Advertising. kali ini anda pergi ke mall, liat cewek cantik , minta nomor hapenya, dan besoknya anda telfon dia, bilang saya orang kaya, mau nikah sama saya? – hayo apa namanya? Telemarketing. Biasa anak muda haha, lanjut ceritanya. sekarang di pesta lagi, ada cewek cantik, datang ke anda lalu bilang, Anda orang kaya kan? Nikah sama saya mau? – ini sih Brand Recognition.  jangan jangan ke pesta lagi, pesta terus nih, hehe. lalu tetap ada cewek cantik, trus anda datengin dia, ngomong kalo anda orang kaya, mau ga nikah sama saya? Trus ditampar sama cewe itu – ini namanya Customer Feedback. hha sekarang lagi di kampus, tetap ada cewek cantiknya, trus anda bilang ke dia, saya pinter, baik cerdas, ya punya mobil, tapi ga sombong, mau ga jadi pacar saya? Trus cewek itu kenalin anda ke pacarnya – yah lagi lagi menyedihkan, Demand and Supply Gap. 1|Page

singkat saja, Pergi ke pesta  ada cewek cantik  anda datengin  sebelum sampai, ada cowo lain dateng duluan, ngomong kalo dia itu orang kaya, “mau ga nikah sama saya”, ke cewe tersebut – Marketing Competition nih. Ternyata ada orang “kreatif” lain seperti anda.. ha? tapi ternyata cowo tadi berhasil ngajak cewek tersebut menikah – jadinya Losing Possible Market. terahir kalinya anda pergi ke pesta, liat cewe cantik, anda datangi belum sempat anda ngomong, ”saya orang kaya, mau ga nikah sama saya?” Ehh tiba-tiba istri anda muncul, namanya Barrier To New Market Entry. Hehehe
(Sumber : http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/01/03/fakta-marketing-47453.htm)

Cerita tadi hanya bacaan ringan saja biar ga stres, hanya sedikit istilah istilah marketing, setelah membaca cerita tersebut bisa disimpulkan bahwa ada sisi positif dan sisi negatif di marketing. Upaya untuk tetap membawa marketing berkembang di masa depan, dan terus bertumbuh adalah dengan mengurangi sisi negatif, yaitu etiket buruk di marketing, tapi lihat cewek cantik bukan sisi buruknya lho (possible Customer).. haha Berlanjut ke sesi agak serius.. Definisi dan tanggapan terhadap Marketing. Menurut pendapat anda, apa sih marketing itu? Menurut saya marketing adalah suatu sarana yang dapat digunakan oleh perusahaan baik dibidang barang ataupun jasa, untuk memasarkan produk atau jasa yang ada. Konsep memasarkan tersebut harus berdasarkan keinginan dan kebutuhan manusia. Cakupan marketing dimulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang

(place), dan mempromosikan barang (promotion). Pada dasarnya pengertian marketing adalah seperti yang saya sebutkan diatas, namun banyak juga yang mengartikan marketing dan marketer sebagai sesuatu yang negatif. Contoh: Pertama,”pemasaran itu digunakan untuk mengelabui orang agar membeli produk yang sebenarnya tidak penting”. Kedua,” pemasar katanya sih ingin memenuhi kebutuhan konsumen, tapi tidak sepenuh hati, hanya memilih milih konsumen yang profitable, ini yang dinamai pemasar?” (mestinya sih bukan begini). Selanjutnya yang ketiga, “pemasar mendeskripsikan kalau barang nya baik, namun dia sendiri belum pernah memakainya”. Keempat, “pemasar menciptakan kebutuhan konsumen atau pemasar hanya membuat orang membeli barang yang tidak mereka inginkan?”. Selanjutnya, “kualitas produk tidak sesuai dengan janji pemasar dan tidak sesuai dengan harapan konsumen”. Yang terakhir, ini yang paling repot, “pemasaran itu ilmu pasar atau ilmu Psikologi pencari kelemahan otak manusia??” 2|Page

Statement-statement seperti ini yang dapat mengancam keberadaan pemasaran, konsumen dapat dengan mudah mencari kesalahan dari google, sealnjutnya like berita kegagalan marketing, lalu post di facebook, twitter, dan dengan kecanggihan teknologi sekarang konsumen juga dapat mengupload video keluhannya ke youtube.. semua orang di dunia bisa melihatnya, seperti peribahasa “nila setitik, rusak susu sebelanga” dengan kata lain satu kesalahan dapat membuat nama perusahaan rusak/ buruk, dan ancamannnya dapat langsung dirasakan di korporasi, dan harus segera di selesaikan, jika tidak ya tinggal menyampaikan pesan-pesan terakhir. Ini mirip seperti perkataan Kevin Plank,CEO perusahaan Under Armour, di Video “The Naked Brand : The Future of Marketing” yaitu, “The essence of every great brands, is Trust!” Lalu, review product semakin mudah, jika seorang konsumen tidak suka product tersebut, mereka tinggal rate dan comment di product tersebut (online) Contoh iklan dari Crayola Colored Bubbles: Iklan disamping ini menggambarkan betapa indahnya bermain “bubble” berwarna bagi anak anak.. orang tua yang melihat iklan ini pasti akan senang sekali untuk membelikan

mainan ini kepada anak mereka, tapii.. melihat rate yang hanya 1 bintang, dan 154 review dari Customer, dapat merubah keputusan orang tua tersebut / konsumen.. Berikut Review nya:

3|Page

Seperti gambar disamping, produknya tidak sesuai harapan, kelihatan indah di iklan, tapi kenyataannya membuat anak kecil menangis, dan keluhan nya bermacam macam.

(sumber : Video, The Naked Brand : The Future of Marketing)

Marketing yang baru saja disebutkan diatas banyak menjadi perbincangan orang- orang sehingga nama marketing menjadi buruk. Apa tanggapan kalian para marketer bila menemukan statement – statement dan review seperti contoh diatas? Apakah yang harus dilakukan para marketer untuk mengantisipasi hal hal tersebut? Bagaimana seharusnya mendekati “Cewek Cantik” (konsumen) yang baik dan etis?, apa yang seharusnya dilakukan oleh para marketer? Akankah marketing tetap ada di masa depan? Dan bagaimana Marketing di masa depan? Ada sebuah ilustrasi yang saya ambil dari sebuah website, mungkin dapat menggambarkan sebagian dari apa yang harus dilakukan oleh marketer dalam memasarkan produk atau jasa nya..... Ada seorang Web Developer yang sedang berjalan di samping sebuah danau, lalu ia melihat seekor kodok yang lucu, lalu memasukkan kodok tersebut ke dalam kantongnya, dan melanjutkan perjalanannya. Setelah beberapa saat, kodok tersebut berteriak “tolong”, pemuda tersebut mengeluarkan kodok tersebut dari kantongya dan melihat kodok tersebut, lalu memasukkannya kembali. Dan lagi, kodok tersebut berteriak minta tolong, dan berkata “cium aku, dan aku akan berubah menjadi seorang putri cantik” , lalu orang tersebut hanya melihat ke kodok tersebut dan tersenyum, lalu memasukkan nya lagi kedalam kantongnya. Seekor kodok kecil hijau itu berteriak lagi, “aku adalah seorang putri cantik, jika kau mencium aku, maka aku akan berubah menjadi putri cantik, aku akan menikah denganmu, tidur denganmu, dan memberikan kamu uang, dan aku akan melakukan segala sesuatu untukmu,segalanya”. Orang itu mengeluarkan kodok dari kantongnya dan berkata “aku adalah seorang Web Developer, aku bekerja terlalu banyak, pacar ataupun istri tidak penting bagiku, namun seekor kodok kecil yang bisa berbicara sepertinya menarik”
(sumber : http://www.imforza.com/blog/internet-marketing-humor-part-2/)

4|Page

Dari gambaran ilustrasi diatas sebenarnya yang harus dilakukan “kodok” yaitu pemasar, adalah memberikan apa yang diinginkan oleh Konsumen, bukan menawarkan sesuatu yang tidak seharusnya ditawarkan, dan tidak memasarkan sesuatu yang tidak terlalu penting bagi konsumen, begitu banyak pemasar gagal dalam memasarkan produknya, dikarenakan produk tersebut sama sekali tidak mendapatkan Posisi (positioning) di pikiran konsumen, dan sebenarnya barang tersebut tidak terlalu penting untuk dibeli. Inilah mengapa banyak statement negatif tentang marketing, tidak semua orang seperti “Web Developer” yang mengerti apa yang seharusnya mereka butuhkan, dan hanya membeli barang yang diperlukan saja. Banyak orang lain yang mengatakan bahwa mereka mengalami penipuan saat mereka membeli barang yang telah ditawarkan pemasar, disebabkan barang tersebut tidak sesuai dari yang mereka harapkan. Sebenarnya kesalahan terdapat di pemasar (tapi konsumen kok ya juga “terlalu pintar” dan mau membeli barang yang ditawarkan), konsumen tidak begitu mengerti tentang barang tersebut, tapi pemasar menebarkan janji yang tidak sesuai dengan kenyataan produknya. Dari sisi lain, yang dilakukan pemasar adalah berusaha untuk memuaskan konsumen dengan cara menciptakan sesuatu untuk dijual, namun tidak berorientasi pada keinginan, kepuasan, kebutuhan konsumen; tapi – “They Try To Sell What They Can Make” seharusnya seperti ini “They Try To Make What They Can Sell” – membuat apa yang bisa marketer jual ke konsumen, jadi berdasarkan kebutuhan, keinginan, kepuasan konsumen dan setelah mengerti, selanjutnya baru menciptakan produk dan atau jasa yang sesuai. (Ini pelajaran dari Bp. Fandy Tjiptono, dosen marketing saya..hehe)

MARKETERS SHOULD, HAVE, MUST, TO DO THIS! Kita sebagai marketer pasti tidak mau bernasib sama seperti “kodok” dan “orang kreatif” yang ditampar cewek cantik sebelumnya, mari kita “berubah”, tapi bukan jadi power ranger seperti film untuk anak anak yang ditampilkan setiap hari minggu lho.. kalau power ranger kan “Go Go Power Ranger”, kalau kita “Go Go Marketer!” yeahh.. Lot of things to do: 1. Don’t Spam  100% orang tidak suka spam! Banyak pemasar menggunakan sosial media seperti e-mail, twitter, facebook, dll untuk menjual dan memasarkan produknya.

5|Page

But remember to Walk in their Shoe (Coba posisikan diri anda seperti mereka), konsumen adalah manusia, marketer pun manusia, maka rasakan dahulu apakah pesan menggunakan e-mail yang anda kirim menyenangkan untuk ukuran manusia. Be wise Marketer!

2. Ketahui konsumen anda Sebagai pemasar kita harus tau konsumen yang kita layani, siapa mereka, apa yang mereka butuhkan, dan apa tujuan mereka, dengan mengetahui segalanya tentang konsumen, anda akan dapat menciptakan sebuah exchange, anda mendapat keuntungan(profit), dan konsumen anda puas atas barang atau jasa yang mereka terima setelah mereka membayarnya. Contoh : Anda adalah seorang pemasar, anda ingin mengetahui apa yang menjadi minat dari konsumen. Misalkan di social media, apa sih yang kebanyakan orang like, tempat tempat apa saja yang mereka kunjungi (FourSquare), dan jika anda mempunyai website untuk produk anda, apa yang Konsumen lihat? Dari contoh diatas, pemasar dapat memperoleh data data tentang keinginan, kebutuhan konsumen. 3. Inspire Don’t Sell Terlalu banyak perusahaan hanya mementingkan penjualan, penjualan dan penjualan. Hal terpenting dalam memasarkan produk bukan hanya sekedar penjualan, penjualan adalah bonus yang anda terima ketika konsumenmu merasa puas dengan pelayanan yang anda berikan, buatlah perbincangan yang menarik dan bukan hanya memaparkan keuntungan jika konsumen membeli produk anda, pastikan anda telah menggunakan produk tersebut, lalu anda dapat menceritakan kebenaran dan nilai tambah produk menurut pengalaman dan pengetahuan anda.

4. Perhitungkan Kualitas Setelah anda mengetahui kebutuhan konsumen dan menciptakan“stuff”, kata ini hanyalah kata biasa yang dimiliki semua produsen, tanpa “quality”, stuff anda hanyalah sebuah kata yang tidak memiliki nilai tambah. “Dont just saying it is great, but actually being great” – (Carter Brokaw, Chief Revenue Officer, Slacker Radio)

5. Know What You Sell Seringkali pemasar terjebak dalam kesalahan ini, mereka menjual produk tapi tidak mengerti apa sebenarnya yang mereka jual. Sedikit cerita pengalaman saya sebagai pemasar sebuah sistem MLM, awalnya saya ter “hipnotis” teman saya yang menawarkan sistem kerja MLM sebuah perusahaan MLM di USA, dan 6|Page

mengikuti MLM tersebut setelah mendengarkan presentasinya, katanya sih usaha ini akan dengan mudah dijalani dan mudah mendapatkan keuntungan yang tinggi. Namun sebenarnya teman saya sendiri belum merasakan mendapatkan keuntungan itu, tapi dia sudah memberikan “janji-janji” yang menggiurkan.

Setelah saya join MLM tersebut, ya saya mencoba untuk memasarkan sistem MLM ini ke beberapa teman saya, namun perasaan tidak enak selalu muncul, “aku aja belum ngerasain profitnya, tapi kok aku sudah membicarakan tentang profit, layaknya seperti janji janji yang masih belum diketahui kebenarannya, apalagi setiap bulan ternyata rekening penghasilan di MLM ini harus dipotong 35 dollar” (maintenance fee, tidak disebutkan oleh teman saya saat presentasi) saya sebagai konsumen sekaligus pemasar merasa kecewa, dan memutuskan untuk tidak menawarkan sistem ini lagi ke orang lain.... (sekali-sekali jadi pemasar yang memiliki hati nurani.. hehehe) ya daripada merugikan orang lain lagi, mendingan saya saja yang merasakannya. Jika teman saya presentasi dengan lebih baik lagi mungkin saya masih bisa antisipasi dari awal.

6. Keep It Real! Apapun godaannya, jangan mencoba menjadi seseorang yang bukan anda, jadi diri anda sendiri, tetap jujur dalam memasarkan produk, usahakan semua yang anda katakan sesuai dengan produk atau jasa terkait. Contoh : memasarkan kipas angin, pertama anda sebutkan semua kelebihan kipas angin tersebut, misal bisa dikendalikan dari jarak jauh dengan remote, lalu mempunyai timer, ada baterai tambahan ketika mati lampu, dan sebagainya, jangan lupa sebutkan juga kekurangannya; misal tidak bisa dihidupkan lebih dari 20 jam, cepat panas, harus selalu diberi pelumas setiap 4 bulan sekali,dll.. dengan begitu konsumen yang tertarik untuk membeli dapat mengantisipasi kerusakan yang akan terjadi akibat pemakaian yang berlebihan, dan mengurangi komplain. Tambahkan lagi misal garansi 3 tahun, bila rusak sebelum 3 tahun akan selalu diberikan servis gratis.

7. Dengarkan! Dengarkan apa yang diinginkan konsumen – jangan pernah katakan apa yang mereka inginkan, hanya mereka yang tahu. Seringkali pikiran anda dan konsumen adalah berbeda. Sebuah statistik menggambarkan bahwa 43% dari pemasar mengatakan bahwa konsumen itu ingin diajak bicara, tapi hanya 15% persen konsumen yang setuju tentang hal ini. Jika anda terus berfikir bahwa anda yang paling mengerti mereka, anda akan stuck di sini, Try to Listen To them!

7|Page

8. Care About Environment Pemasar selain menjual produk atau jasanya harus memperhatikan lingkungan sekitar, misal memberi keuntungan bagi consumen atau juga benar benar terhadap lingkungan. Contoh terhadap lingkungan : Produk atau jasa yang dibuat tidak mencemari lingkungan, sehingga tidak menyebabkan keresahan oleh masyarakat disekitar perusahaan Contoh terhadap konsumen/masyarakat : Mengadakan program beasiswa bagi mereka yang memang layak mendapatkannya, Membantu korban bencana alam jika memiliki keuntungan lebih, dan lain sebagainya.. ini semua dilakukan bukan supaya dilihat orang kalau kita peduli, tapi ini dilakukan lebih ke melakukan tanggung jawab sebagai warga di negara/wilayah tempat kita berada.

9. Consumer = Marketer Jadilah seorang pemasar yang memiliki pikiran konsumen. Jika anda adalah seorang pemasar, maka rasakan apa yang konsumen rasakan. Pada saat anda mempunyai suatu rencana, tanya pada diri anda sendiri, apakah anda layak melakukan rencana tersebut, apa yang anda rasakan jika rencana tersebut dilakukan oleh orang lain untuk memperlakukan anda, apakah rencana pemasaran tersebut dapat diterima manusia, apakah rencana tersebut membuat anda resah, jika semua pertanyaan diatas dapat dijawab dengan positif oleh diri anda sendiri, maka tidak ada masalah dalam melakukan hal tersebut, perlakukan konsumen seperti memperlakukan diri anda sendiri ”Consumer are Human, as well Marketer”

Sepertinya masalah masalah pemikiran negatif tentang marketing dapat ditangani setelah membaca penjelasan sebelumnya.. Marketing Problem Solved! So what’s next? “Saya memberikan waktu enam detik, jika tidak ada yang memberi pendapat, saya akan memilih korban persembahan” loh..loh.. kok jadi mirip pak Fandy, jangan – jangan saya sudah ketularan kepintaranya beliau.. hehehe (Dosen Marketing paling top di UAJY) *boleh dong promosi dosen dan kampus*

Yakk, memang pada akhirnya harus saya yang menjelaskan lagi...kembali ke laptop... selanjutnya, saya akan menjelaskan tentang mengapa Marketing tidak akan mati “In a Future World” Sebagai Pemasar, anda hanya punya tiga pilihan untuk bisa sukses – Google (Monopoli), Apple (produk dicintai orang), Samsung (pemasaran yang sangat baik). Nokia mencoba pilihan kedua, namun gagal karena tidak bisa memahami pola pikir konsumen. Namun pemasaran adalah cara termudah untuk

8|Page

mengatasi alternatif tersebut, ada 3 sifat mendasar manusia yang menyebabkan pemasaran tidak akan pernah mati, Let’s Check It Out! 1. Storytelling Manusia suka akan cerita, cerita tentang apapun, tidak ada manusia yang tidak memiliki cerita, dan tidak ada manusia yang tidak pernah mendengar cerita, selama cerita masih ada di dunia ini, marketing tidak akan mati, marketing akan mempunyai lebih banyak cerita untuk diceritakan kepada manusia. Contoh : cara terbaik untuk menceritakan cerita, selain pada saat camping disamping api unggun, adalah Televisi, sampai saat ini televisi masih menjadi sarana untuk menceritakan banyak cerita marketing.

2. Manusia Merespon Terhadap Insentif Pemasar dapat mempengaruhi perilaku konsumen dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan insentif. Contoh mudahnya adalah “Limited Edition”, kata ini berkesan sangat dalam di pikiran konsumen, memberi gambaran bahwa barang tersebut adalah barang yang laku keras, dan hanya ada beberapa saja di dunia, konsumen tidak dapat berfikir jernih jika mendengar kelangkaan suatu barang.

3. Paradox Of Choice Contoh berbagai jenis sabun menjadi suatu masalah, ada ratusan jenis sabun dengan berbagai “brand”, Masalahnya adalah otak kita tidak bisa membuat keputusan antara ratusan alternatif, bahkan 10 “brand” pun. Dengan Advertising(iklan) dapat membantu manusia untuk memutuskan. Iklan termasuk marketing, jika iklan tetap ada, Marketing Will Still Exist..
(adaptasi dari : http://www.louder.fi/2013/03/mass-marketing-will-never-die/)

Dari tiga alasan dasar ini, dapat disimpulkan, Marketing akan tetap hidup selamanya, lalu apa yang terjadi dengan Marketing di masa depan? Kalau sudah mengatasi definisi negatif dan tanggapan negatif orang-orang terhadap marketing, juga sudah ada alasan bahwa marketing tidak akan mati, maka seharusnya Marketing akan terus berkembang.. NEXT.. The Future Of Marketing Begins

1. Social Media Improvement Pemasar akan dapat menggunakan sosial media untuk mempromosikan produknya tanpa mengganggu konsumen. Pemasar akan mengetahui bagaimana menggunakan sosial media dengan baik, dan pemasar akan lebih berhati hati dalam mengririm email, tidak mengganggu konsumen, 9|Page

malahan dapat menarik minat konsumen. Social media juga berkembang sangat pesat, dikarenakan semua orang sekarang menggunakan gadget, dan setiap hari mereka menggunakan social media, suatu informasi produk atau jasa akan cepat sekali tersebar keberadaannya, kegunaannya dan sebagai nya.. “It’s probably time for us to just agree that this is the decade of mobile. The fact is that mobile changes things more than anything we’ve ever seen.” – (Brent Hieggelke, CMO, Urban Airship; Inspired Marketing Predictions; 2012)

2. Online Market Explossion Online market adalah sebuah keuntungan besar bagi pemasar untuk dapat memperkenalkan produk nya ke masyarakat luas. Dengan menggunakan media online, pemasar dapat menjangkau seluruh orang dalam pereekonomian. Di sisi lain, konsumen akan malas untuk belanja langsung di toko, contoh, pada saat konsumen ingin membeli baju, dia akan dengan mudah menegetikkan keyword di Google, lalu tinggal pesan. Dengan alasan ini, peluang marketer sangatlah besar untuk menjangkau keinginan, kebutuhan, kepuasan konsumen, Online Market juga mengurangi biaya transportasi konsumen, bahkan memudahkan mereka untuk beli barang yang diperlukan kapan saja.

3. Human Need Great Advertising Akan terdapat lebih banyak “brand” yang tersebar di masyarakat di masa depan, Orang akan kesulitan untuk memilih sebuah merk, mereka memerlukan sesuatu untuk membantu mereka memilih, Advertising lah jawabannya, Advertising akan dikemas dengan lebih baik, tentunya tanpa “kebohongan”, Unsur cerita dalam sebuah iklan akan ditingkatkan, termasuk hiburan, sehingga konsumen melihat bahwa iklan bukan sesuatu yang buruk, bukan sekedar mempromosikan produk atau jasa, melainkan dapat memberikan konsumen suatu experience yang dapat memberi nilai tambah terhadap produk atau jasa tersebut. “Traditional advertising is finished” – (Yvon Chouinard, Founder, Patagonia)

4. Marketer Trusted Pemasar yang memiliki integritas, melakukan semua hal dengan berorientasi pada kepuasan , keinginan, dan kebutuhan konsumen akan dipercayai konsumen. Dimana konsumen akan memiliki langganan pemasarnya sendiri. Layaknya seorang wanita yang telah terlanjur jatuh hati pada seorang pria, karena pria tersebut mengetahui apa yang menjadi keinginan seorang wanita.

10 | P a g e

Cieee, kok jadi cerita roman? Tapi begitulah jadinya kalau pemasar sudah terlanjur keren. Sepertinya profesi pemasar akan semakin baik di masa depan.

5. Open Minded Marketer Pemasar akan dapat membuka pikirannya, tidak tentang menjual, tapi membantu, not just selling, but helping. Penelitian oleh Google, tahun 2010, konsumen memerlukan informasi yang banyak sebelum ia membeli produk atau jasa, dan data tentang produk atau jasa yang diperlukan konsumer di tahun 2011 meningkat dua kali lipat.. wow, kenapa? Apakah kita marketer semakin hari semakin jahat? Ataukah kita tidak dapat dipercaya? Mungkin itu yang mereka rasakan, tapi jawabannya tidak, kita perlu banyak informasi untuk memberi mereka informasi, bantu konsumen anda. Jika anda menjual produk, anda hanya akan mendapat pelanggan hari ini, tapi jika anda membantu, anda akan mendapatkan pelanggan seumur hidup. “If They need information, Just give them Information.” “Customers are more curious and more suspicious than ever. The only way to succeed in that environment is to tilt the marketing objective from selling to helping.” – (Jay Baer, President, Convince & Convert, Inspired Marketing Predictions; 2012)

6. Technology Optimized to Serve Customers Pemasar memiliki data yang besar tentang konsumen, tentunya dengan bantuan teknologi otomatisasi pemasaran yang ada, teknologi menyimpan data data mereka seperti keinginan konsumen, pilihan konsumen, dan perilaku mereka. Namun kekuatan besar yang dimiliki pemasar ini harus digunakan dengan sebaik baiknya, seperti yang dikatakan paman Ben kepada Spiderman. “With great power comes great responsibility”. Masa depan menunggu pemasar untuk menggunakan kekuatan teknologi dari data konsumen yang besar, untuk kebaikan dan kepuasan konsumen.

The last Prediction 7. Great Relations Di masa depan , marketer dan konsumen akan memiliki relasi yang sangat erat, dimana konsumen benar benar bergantung pada marketer, dan marketer pun sangat bergantung kepada konsumen. Contoh, konsumen akan bingung pada saat memilih sebuah produk, namun Marketer sudah belajar mengenai etika, dan segala hal lain yang harus ia lakukan untuk dapat memberi kepuasan, keinginan dan kebutuhan konsumen, sehingga suatu saat konsumen akan sangat bergantung kepada pemasar, dimana hanya pemasar lah yang ia percayai pada saat konsumen mempunyai 11 | P a g e

keinginan untuk membeli sebuah produk. Sebaliknya pemasar pun akan sangat membutuhkan konsumen, tanpa konsumen pemasar takkan bisa hidup, karena pemasar akan mendapatkan profit yg sesuai, jika dapat melayani konsumen dengan baik. Ini sih mirip cerita dongeng cinderella, jadi pada akhirnya, “Together They live hapilly ever after!”

Jadi inilah markerting di masa yang akan datang, angka 7 adalah lambang kesempurnaan, artinya 7 prediksi marketing ini bisa dikatakan sempurna, intinya marketing itu dikendalikan oleh marketer, dan marketer harus mengerti keinginan dan kebutuhan konsumen, tentu saja sesuai dengan etika pemasaran. Dengan begitu pemasaran akan tetap ada, tetap eksis, dan akan berkembang jauh lebih baik dari sebelumnya. Kesalahan dari pemasar yang membuat dampak negatif bagi definitif marketing mungkin akan tetap ada, tapi akan dapat dengan mudah terselesaikan oleh pemasar. Pemasar yang baik tidak akan mengecewakan konsumen nya, dan konsumen yang tidak dikecewakan akan menceritakan nya kepada konsumen lain, back again, be a wise MARKETER!

Semoga artikel ini dapat menjadi pedoman, dan menjadi gambaran bagi para marketer untuk mengantisipasi dan memprediksi marketing di masa depan, Percayalah marketing tidak akan kadaluarsa dan di masa depan marketing memiliki prospek yang sangat baik..! Salam Marketer!

12 | P a g e

Sumber Inspirasi dan Daftar Pustaka :
Tim, Kop, (2012), Inspired Marketing Predictions, E-book: Exact Target. http://www.slideshare.net/HubSpot/the-future-of-marketing-27112935 http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/01/03/fakta-marketing-47453.html http://www.imforza.com/blog/internet-marketing-humor-part-2/ http://www.marketingmagazine.co.uk/article/1217806/content-marketings-ten-commandments http://www.louder.fi/2013/03/mass-marketing-will-never-die/ Video “The Naked Brand : The Future of Marketing”

13 | P a g e

Similar Documents

Premium Essay

Marketing

...ASB-1104 Introduction to Marketing Assignment 1 In view of the dynamic nature of the marketing environment, to what extent do you consider consumers to be, in practice, central to marketing activities? Name: ZHUOMING AN Student No: 500356688 Tutor: David James Introduction What is marketing? The answer is not changeless. There are some different definitions about marketing. The Chartered Institute of Marketing define that "Marketing is the management process responsible for identifying, anticipating and satisfying consumers' requirements profitably." (CIM). Taking a concern into this definition, it indicates that marketing begins before a product or service is developed. In additional, it also explain that marketing involves identifying an unsatisfied consumer need or want and determining if a profitable opportunity exists. Another definition is that “A social and managerial process by which individuals and groups obtain what they need and want through creating and exchanging products and value with others." (Kotler et al., 2005). The basic idea of this definition is that core to all marketing activities is customer satisfaction, which means marketing is an ongoing process as consumer demands and the environment is constantly changing. Products need to adapt as demands change. At the same time, marketing does not involve misleading, tricking or manipulation the customer. The Jobber also define the marketing is "The achievement of corporate goals through meeting...

Words: 1933 - Pages: 8

Premium Essay

Marketing

...*/introduction Critically evaluates the marketing planning process Discusses impediments to effective implementation of marketing plan Introduction The leading exponents of the marketing planning have been warned of the communications factors, operational, cultural and managerial in which frequently impede the effective implementation of the marketing planning programmers in the past two decades. (Cravens, 1998; Doyle, 1998; Greenley, 1982; Leeflang and de Mortanges, 1996; McDonald, 1992a, b; 1995; Piercy and Morgan, 1994; Jain, 1993; Simkin, 1996a, b; Verhage and Waarts, 1988). There have some specific guidance are offered in the recent years to assist marketing managers overcoming those internal organisational and in pre-empting forces (cf. Cravens, 1998; Dibb et al., 1996; Lings, 1999; Piercy, 1997; 1998; Simkin, 2000). Yet, the recent research has shows barriers to the implementation of programmes and marketing strategies. (Dibb and Simkin, 2001; Simkin, 2000). Another key barrier is indicating impeding the deployment of effective marketing practices used to be the lack in most marketing function or either in organisations. (cf. McDonald, 1992a, b; Piercy and Morgan, 1994). The research are shows this is a no longer to the case with the bulkiness businesses professing to have a marketing department undertaking not only promotion and customer research,but are relate to the Kotleresque textbook approach to marketing management (Dibb and Simkin, 1997; Piercy...

Words: 1580 - Pages: 7

Premium Essay

Marketing

...A high-level data model in business or for any functional area is an abstract model that documents and organizes the business data for communication between functional and technical people. It is used to show the data needed and created by business processes. A data model in software engineering is an abstract model that documents and organizes the business data for communication between team members and is used as a plan for developing applications, specifically how data are stored and accessed. An entity-relationship model (ERM) is an abstract conceptual data model (or semantic data model) used in software engineering to represent structured data. There are several notations used for ERMs. Methodology: 1. Use E-R model to get a high-level graphical view of essential components of enterprise and how they are related 2. Then convert E-R diagram to SQL DDL, or whatever database model you are using E-R Model is not SQL based. It's not limited to any particular DBMS. It is a conceptual and semantic model – captures meanings rather than an actual implementation The E-R Model: The enterprise is viewed as set of * Entities * Relationships among entities Symbols used in E-R Diagram * Entity – rectangle * Attribute – oval * Relationship – diamond * Link - line Ellipsis (plural ellipses; from the Ancient Greek: ἔλλειψις, élleipsis, "omission" or "falling short") is a series of dots that usually indicate an intentional omission of a word, sentence...

Words: 1759 - Pages: 8

Premium Essay

Marketing

...Defining Marketing Paper ShuMikki Stinson MKT/351 Thomas Collins August 26, 2013 Marketing is a tool that can help business owners to prosper with their product. Marketing can be defined as an instrument that is helpful to individuals to promote their goods in their unique way that other people items would not be an eye-catcher. It is vital to know that the key thing for every marketing tool that the individual uses will be used for the proper reasons. By the individual using marketing tools in the proper way, the individual will reach their marketing level in which they wish to be at. There are side effects when it comes to the marketing tools and the techniques which they do not work properly as it was intended too. There are numerous of definitions that relate to the marketing field. According to William D. Perreault, the author of Basic Marketing, the best definition of marketing is the performance of activities that seek to accomplish an organization’s objectives by anticipating customer or client needs and directing a flow of need satisfying goods and services from producer to customer or client. (William D. Perreault, 2011). Marketing is important because it can be a benefit for a business or a hardship. Respectable marketing methods can make a transformation between a concrete upsurges in sales to an impasse circumstances on a quality merchandise. Marketing can be as simple as having a general conversation, which is usually the case in the long run. Marketing is vital...

Words: 767 - Pages: 4

Premium Essay

Marketing

...Omar Rochell Marketing MKT/421 April 7, 2011 Nikki Jackson Introduction Marketing is exposed to someone every day, even when they do not seem realize it. Driving down the roads you see billboards everywhere and that is part of marketing. Logos people were on their shirts and signs in the middle or on the sign of football fields are all part of marketing. Even when a child is marketing themselves to their parents to borrow the car or go to a party they are marketing themselves to their parents in exchange for the car or the party. A set of activities that will benefit both parties’ objectives is my own personal definition of marketing. This paper will be defining marketing in different perspectives. Discussing the importance of marketing in a organizational success will also be discussed with examples included from different organizations. As an organization it is important to know what marketing is and how to establish success. What is Marketing “Marketing is defined as the activity, set of institutions, and processes for creating, communicating, delivering, and exchanging offerings that will have value for customers, clients, partners, and society at large.”(American Marketing Association, 2011) Marketing is a process that helps links the consumer, customer, and public to information that will help identify and market opportunities. Marketing research will generate, and evaluate different types of market actions, monitor marketing performance, and help improve...

Words: 1088 - Pages: 5

Premium Essay

Marketing

...focus inward on the organization’s needs instead of outward (the customer’s needs). • Product is aimed at everyone. • Firms want to profit through maximizing sales volume. • Promotion to achieve goals. 2. Describe some of the characteristics of a firm that would follow a marketing orientation. Marketing orientation is “a philosophy that assumes that a sale does not depend on an aggressive sales force but rather than on a customer’s decision to purchase a product; it is synonymous with the marketing concept.” • Unlike sales orientation, a firm would focus outward on the customers wants and needs. • The goal of a firm is to satisfy customers wants and needs and delivering superior value. • The target is specific groups of people. • Where sales orientation profits by sales volume, marketing orientation firms profit with good feedback from customers or customer satisfaction. • It’s more about marketing and less about selling (less persuasion). • Firms identify what customers want and have businesses give them what they want efficiently. 3. In what ways does McDonald's embody both a marketing and a societal marketing orientation? Do some internet research if necessary. McDonald’s embodies a marketing orientation...

Words: 1110 - Pages: 5

Premium Essay

Marketing

...customer-focused and heavily committed to marketing. These companies share a passion for understanding and satisfying customer needs in well-defined target markets. They motivate everyone in the organization to help build lasting customer relationships based on creating value. Marketing is just as important for non-profit-making organizations as it is for profit-making ones. It is very important to realize that at the heart of marketing is the customer. It is the management process responsible for identifying, anticipating and satisfying consumer requirements profitability. Background The term ‘‘marketing’’ is derived from the word ‘‘market’’, which refers to a group of sellers and buyers that cooperate to exchange goods and services. The modern concept of marketing evolved during and after the revolution in the 19th and 20th centuries. During that period, the proliferation of goods and services, increased worker specialization and technological advances in transportation, refrigeration and other factors that facilitate the transfer of goods over long distances resulted in the need for more advance market mechanisms and selling techniques. But it was not until the 1930s that companies began to place a greater emphasis on advertising and promoting their products and began striving to tailor their goods to specific consumer needs. By the 1950s, many larger companies were sporting entire marketing departments charged with devising and implementing marketing strategies that would complement...

Words: 2190 - Pages: 9

Premium Essay

Marketing

...MARKETING PLAN RESEARCH DEFINITION: A marketing plan is a business document written for the purpose of describing the current market position of a business and its marketing strategy for the period covered by the marketing plan. Marketing plans usually have a life of from one to five years. PURPOSE: The purpose of creating a marketing plan is to clearly show what steps will be undertaken to achieve the business' marketing objectives. CONTENT OF MARKETING: A marketing plan for a small business typically includes Small Business Administration Description of competitors, including the level of demand for the product or service and the strengths and weaknesses of competitors. 1. Description of the product or service, including special features 2. Marketing budget, including the advertising and promotional plan 3. Description of the business location, including advantages and disadvantages for marketing 4. Pricing strategy 5. Market Segmentation The main contents in marketing plan are: * Executive Summary Brief statement of goals and recommendations based on hard data. * Environmental Analysis Presents data on the market, product, competition, distribution, macro-environment. (Product fact book) S.P.I.N.S. Situation “Where am I”, Problem identification/Implications “What is happening”, Needs Assessment “Why is it happening”, Solutions “What can I do about it” Market Situation: Data on target market, size and growth for past years...

Words: 579 - Pages: 3

Premium Essay

Marketing

...Marketing MKT 421 Marketing According to “American Marketing Association” (2013), “Marketing is the activity, set of institutions, and processes for creating, communicating, delivering, and exchanging offerings that have value for customer, clients, partners, and society at large.” The American Marketing Society has grown to be the largest marketing associations in the world. The members work, teach, and study in the field of marketing across the globe. Another definition of marketing is according to “About.com Investors” (2013), “Marketing is an activity. Marketing activities and strategies result in making products available that satisfy customers while making profits for the companies that offer those products.” Organizations success lies in marketing and it is the heart of the success. The marketing introduces a product or service to potential customers. An organization can offer the best service or product in the industry but the potential customers would not know about it without marketing. Sales could crash and organizations may close without marketing. For a business to succeed the product or service that is provided needs to be known to the potential buyers. Getting the word out is important part of marketing in any organizational success. Product or service awareness is created by marketing strategies. If marketing is not used the potential customers will never be aware of the organizational offerings and the organization will not have the opportunity to succeed...

Words: 776 - Pages: 4

Premium Essay

Marketing

...chapter 1 Marketing’s Role in the Global Economy When You Finish This Chapter, You Should 1. Know what marketing is and why you should learn about it. 2. Understand the difference between micro-marketing and macro-marketing. 3. Know why and how macromarketing systems develop. 4. Understand why marketing is crucial to economic development and our global economy. 5. Know why marketing special— ists—including middlemen and — facilitators—develop. 6. Know the marketing functions and who performs them. 7. Understand the important new terms (shown in red). www.mhhe. When it’s time to roll out of bed in the morning, does your General Electric alarm wake you with a buzzer—or by playing your favorite radio station? Is the station playing rock, classical, or country music—or perhaps a Red Cross ad asking you to contribute blood? Will you slip into your Levi’s jeans, your shirt from L. L. Bean, and your Reeboks, or does the day call for your Brooks Brothers interviewing suit? Will breakfast be Lender’s Bagels with cream cheese or Kellogg’s Frosted Flakes—made with grain from America’s heartland—or some extra large eggs and Oscar Mayer bacon cooked in a Panasonic microwave oven imported from Japan? Will you drink decaffeinated Maxwell House coffee—grown in Colombia—or some Tang instant juice? Will you eat at home or is this a day to meet a friend at the Marriott-run cafeteria—where you’ll pay someone else to serve your breakfast? After breakfast, will you head off to school...

Words: 14069 - Pages: 57

Premium Essay

Marketing

...Abstract In the world of today with rude competition everywhere, customers’ expectations have become higher than ever. It is not the customers who come towards the products but it is the products which should make their way to the customers. And for this, only competitive businesses that are able to stimulate customers’ interests survive in the market. Therefore firms need to increase customers’ awareness about their products or services to be able to pull and encourage them to engage in purchase of their products. And as such, the promotional mix used by a company is really important for this task. The promotional mix in itself is very broad, consisting of various tools, like advertising, personal selling, direct marketing, public relation and sales promotion. To make the optimum use of these tools, marketers usually select them, depending on their budget and objectives, as well as the sector in which they operate (Kotler & Armstrong 1997). As such, research has been conducted on the use of promotional mix and research questions and objectives have been set. The methodology which will be used has been devised. We shall be doing a descriptive study through a survey questionnaire, in which there will be open as well as close ended questions and the questionnaire will be administered through personal interview that is direct, face-to-face. The sample size will be 100 persons and will all be customers of J Kalachand & Co Ltd. After the research, we will be...

Words: 4233 - Pages: 17

Premium Essay

Marketing

...Marketing is the process of communicating the value of a product or service to customers, for the purpose of selling that product or service. Marketing can be looked at as an organizational function and a set of processes for creating, delivering and communicating value to customers, and customer relationship management that also benefits the organization. Marketing is the science of choosing target markets through market analysis and market segmentation, as well as understanding consumer behavior and providing superior customer value. From a societal point of view, marketing is the link between a society’s material requirements and its economic patterns of response. Marketing satisfies these needs and wants through exchange processes and building long term relationships. Organizations may choose to operate a business under five competing concepts: the production concept, the product concept, the selling concept, the marketing concept, and the holistic marketing concept.[1] The four components of holistic marketing are relationship marketing, internal marketing, integrated marketing, and socially responsive marketing. The set of engagements necessary for successful marketing management includes capturing marketing insights, connecting with customers, building strong brands, shaping the market offerings, delivering and communicating value, creating long-term growth, and developing marketing strategies and plans.[2] Marketing may be defined in several ways, depending on...

Words: 270 - Pages: 2

Premium Essay

Marketing

...oriented philosophy is so important. The phrase market-oriented is used in marketing conversations as an adjective describing a company with a marketing orientation. Market orientation more describes the company's approach to doing business. Market-oriented defines the company itself. If a company is market-oriented, its board and executive leadership believe that the best way to succeed is to prioritize the marketplace above products. This usually goes over well with customers, but the company also must have adequate research and development to provide what the market wants. Hence, a market-oriented organization is one whose actions are consistent with the marketing concept. Difference Between Marketing Orientation & Market Oriented by Neil Kokemuller, Demand Media http://smallbusiness.chron.com/difference-between-marketing-orientation-market-oriented-14387.html Marketing is a management process and management support for marketing concept is very important element in success. If a company wants to be successful then it is market oriented. Marketing involves identifying the customer requirements and estimate the customer requirements in future. It requires planning which is very important process of marketing. To satisfy the needs the business should provide benefits – offering right marketing at right time at right place. Generally market based companies adopt strategic level marketing that defines the mission and long term objectives of the company. Market oriented...

Words: 716 - Pages: 3

Premium Essay

Marketing

...qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwer...

Words: 789 - Pages: 4

Premium Essay

Marketing

...Assessment: MKC1 Market Environmental Variables Reading: Contemporary Marketing: Chapter 3 Questions: 1. How would you categorize Generation X using the five segments of the marketing environment? A: Competitive Environment B: Political-legal environment C: Economic environment D: Technological environment E: Social-cultural environment 2. Joe and Ryan both have storefronts in the local mall. Joe sells candies and Ryan sells pretzels. Are Joe and Ryan in direct competition with each other? A: Yes B: No Consumer Behavior and Marketing Reading: Contemporary Marketing: Chapter 5 Questions: 1. Rachel and Sarah’s parents always purchased groceries from the local Aldi marketplace. What is this type of behavior an example of? A: Cultural influences B: Social Influences C: Personal factors 2. Maryanne purchases Maxwell House coffee every two weeks from the grocery. What is this type of behavior an example of? A: Routinized Problem Solving B: Limited problem solving C: Extended problem solving 3. Aaron does research on several local colleges before applying to his first three choices. This is an example of: A: High – involvement purchase decision B: Low – involvement purchase decision Marketing Plans Reading: Contemporary Marketing: Chapter 2 + Ch. 2 Appendix Web sites: http://www.jpec.org/handouts/jpec33.pdf http://www.netmba.com/marketing/process/ Questions: 1. Strategies are designed to meet objectives...

Words: 8933 - Pages: 36