Free Essay

Pariwisata Lembang

In: Other Topics

Submitted By Lisna
Words 1012
Pages 5
Gunung Tangkuban Perahu
Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung terbesar di dataran Parahyangan. Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu terletak di Utara Kota Lembang, sebelah Utara Kota Bandung. Perjalanan dari Bandung menuju Lembang dapat ditempuh dalam waktu yang relatif singkat yakni kurang dari satu jam. Sepanjang perjalanan pengunjung dapat menikmati udara sejuk, hamparan kebun teh dan jajaran pohon pinus. Untuk memasuki kawasan Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu pengunjung harus membayar tiket Rp 13.000,- per orang. Dari loket tiket menuju kawah pengunjung dapat berjalan kaki, menggunakan kendaraan pribadi ataupun menyewa kendaraan. Karena jaraknya yang cukup jauh mayoritas pengunjung memilih menaiki kendaraan sampai tempat parkir kawah kecuali pengunjung yang memang datang dengan tujuan berolahraga.
Terdapat tiga kawah yang dapat dikunjungi yaitu Kawah Ratu, Kawah Domas, dan Kawah Upas. Ketiga kawah tersebut memiliki ciri khas masing-masing yang tentunya menarik untuk dikunjungi. Pertama, Kawah Ratu, merupakan kawah terdekat yang dapat dijangkau pengunjung. Kawah ini merupakan kawah yang dalam dengan dinding-dinding kawah yang masih mengeluarkan asap. Namun pengunjung hanya dapat melihat pemandangan tersebut dari kejauhan dengan dibatasi pagar pembatas karena area tersebut cukup berbahaya. Kedua, Kawah Upas, kawah yang terletak di sebelah Kawah Ratu ini memiliki medan yang berbahaya. Untuk mencapainya pengunjung harus melewati jalan berpasir. Ketiga, Kawah Domas, kawah ini terletak lebih bawah daripada Kawah Ratu (akan lebih dekat jika melalui gerbang baru). Pengunjung dapat melihat kawah ini dari dekat dan mencoba merebus telur dengan cara memasukkannya ke dalam kawah.
Secara umum kondisi Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu dinilai cukup baik. Namun terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki di dalamnya. Pertama, fasilitas umum yang kurang memadai. Hal ini ditandai dengan kurangnya jumlah toalet dan akses yang sulit untuk menjangkaunya serta kurangnya jumlah tempat sampah yang menyebabkan sampah dibuang bukan pada tempatnya (di hutan). Kedua, infrastruktur yang kurang memadai seperti rusaknya tangga-tangga menuju kawah. Ketiga, pengelolaan pariwisata yang kurang jelas. Di dekat kawah terdapat banyak pedagang suvenir tidak terpakai yang terbengkalai sehingga menimbulkan kesan jijik pada pengunjung. Selain itu paket wisata yang ditawarkan kurang menarik, hanya sebatas melihat pemandangan yang indah. Seharusnya wisata ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Taman Junghuhn
Taman Junghuhn merupakan sebuah taman yang terletak di Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Taman Junghuhn dibangun sebagai salah satu penghargaan atas jasa-jasa Junghun, seorang ilmuwan Belanda berkebangsaan Jerman yang meneliti tumbuhan, iklim, dan geografi Pulau Jawa dan Sumatra. Dia juga dikenal sebagai pembawa tanaman kina yang berkhasiat untuk mengobati penyakit malaria ke dataran tinggi Bandung. Pada tahun 1930an, tanaman kina di dataran tinggi Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung berkembang pesat dan mampu memasok 90 persen kebutuhan poduksi kina di dunia. dan ditetapkan sebagai cagar alam dan hingga kini dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat di bawah Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kementerian Kehutanan.
Taman Junghuhn kini kondisinya sangat memprihatinkan. Taman ini sudah tidak terawat lagi, pengelolaan cagar budaya ini pun tidak jelas. Luas taman menyempit dikarenakan tidak ada pembatasan di sekelilingnya. Berdasarkan pengukuran terakhir yang dilakukan Pemerintah Desa Jayagiri pada tahun 2005, luas Taman Junghuhn hanya 3.000 m2i atau 0,3 hektare. Di sekeliling taman, kini telah berdiri permukiman warga yang dihuni sekitar 10.000 penduduk, atau hampir setengah dari jumlah penduduk di Desa Jayagiri.
Kondisi Monumen Junghuhn juga cukup menyedihkan. Selain berlumut karena kurang mendapat perawatan, juga nampak coretan-coretan dari tangan-tangan jahil yang tidak menghargai keindahan dan jasa seseorang. Taman Junghuhn merupakan habitat plasma nutfah kina, yaitu tempat membudidayakan spesies pohon kina asli yang dibawa dari Amerika Selatan. Namun saat ini aktivitas budidaya pohon kina agar terhindar dari kepunahan tidak begitu terlihat dilakukan di Taman Junghuhn.
Pembangunan perumahan elit dipuncak Gunung Putri yang terletak tidak jauh dari Taman Junghuhn

Observatorium Boscha Lembang disebut sebagai KOTA BINTANG (Bersih, Indah, Nyaman, Tertib, dan Anggun). Kota Lembang dikenal di dunia internasional karena keberadaan Observatorium Bosscha yang telah berusia 80 tahun. Observatorium Bosscha memiliki fasilitas teropong bintang terbesar dan perpustakaan astronomi yang terbaik dan terlengkap koleksinya di Asia Tenggara. Dalam The Astronomical Almanac, nama Lembang tercantum sebagai salah satu tempat di antara beberapa ratus tempat di dunia yang terpilih sebagai lokasi peneropongan bintang. Observatorium Bosscha didirikan pada 1 Januari 1923 ditandai dengan mulainya perencanaan pembangunan Refractor Ganda Zeiss. Bosscha telah ditetapkan sebagai benda cagar budaya oleh pemerintah dalam UU Nomor 2/1992 dan merupakan observatorium tertua dan satu-satunya di Indonesia. Bosscha sebagai laboratorium astronomi yang menjadi perintis perkembangan astronomi dan ilmu pengetahuan antariksa di Indonesia menjadi jembatan pembuka untuk melakukan interaksi dengan dunia ilmiah internasional melalui transfer knowledge. Oleh karena itu Bosscha memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan di Indonesia baik secara formal maupun informal.
Akses menuju Bosscha terbilang mudah karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Kota Bandung. Selain itu biaya yang dikeluarkan juga relatif murah berkisar antara Rp 5.000,- sampai Rp 10.000,-. Namun infrastruktur jalan dari jalan utama menuju lokasi Bosscha kondisinya tidak terlalu bagus, terdapat banyak jalan berlubang sehingga menimbulkan rasa kurang nyaman bagi pengunjung.
Bosscha sebagai tempat penoropongan bintang saat ini tidak didukung oleh keadaan lingkungan sekitarnya. Lembang dengan berbagai daya tarik wisatanya membuat para investor berinvestasi dalam membangun berbagai fasilitas wisata, seperti adanya wacan pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Puri Lembang Mas di Baru Adjak (dekat Bosscha). Namun pembangunan ini sering tidak terkontrol sehingga banyak kawasan yang seharusnya tidak terbangun berubah menjadi tempat wisata. Seperti halnya di kawasan sekitar Bosscha yang mulai dipadati permukiman dan tempat perdagangan. Kondisi ini tidaklah ideal untuk sebuah tempat peneropongan bintang karena turbulensi udara dan polusi cahaya dari kawasan sekitar dapat mengganggu proses peneropongan.

http://www.jalanjalanasyik.com/traveling/wisata-edukasi-museum-boscha/ (diunduh tanggal 25 Februari 2012) http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakforum&berita&1113608411&5 (diunduh tanggal 25 Februari 2012) http://bandung.blogspot.com/2011/12/perhutani-dan-bksda-agar-serius-kelola.html (diunduh tanggal 26 Februari 2012) http://berita-terkini.infogue.com/bbksda_bertanggung_jawab_atas_penyempitan_taman_junghuhn (diunduh tanggal 26 Februari 2012) http://www.zamrudtv.com/filezam/lingkungan/medialingkungan.php?module=detaillingkungan&id=3246&catid=0 (diunduh tanggal 26 Februari 2012) http://www.pikiran-rakyat.com/node/76922 (diunduh tanggal 26 Februari 2012)

Similar Documents

Free Essay

Aaaa

...PERKEMBANGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI INDONESIA Bing Bedjo Tanudjaja Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain Universitas Kristen Petra Surabaya E-mail: abimanyu@petra.ac.id ABSTRAK Kesadaran terhadap CSR (Corporate Social Responsibility) yang seharusnya telah terintegrasi dalam hierarki perusahaan sebagai strategi dan policy manejemen, diperlukan demi tercapainya sebuah keseimbangan dunia usaha antara pelaku dan masyarakat sekitar. Esensi dan signifikansi dari CSR masih belum dapat terbaca sepenuhnya oleh pelaku bisnis, sehingga CSR sendiri bagi sebagian pelaku bisnis baru sekedar wacana dan terkadang implementasinya berdasarkan atas tuntutan masyarakat. Kata kunci : corporate social responsibility, pelaku bisnis, masyarakat. ABSTRACT The awareness towards CSR (Corporate Social Responsibility), that should be integrated into a company's hierarchy as management's strategy and policy, is needed to attain balance between the business industry and the surrounding community. The essence and significance of CSR has not been wholly understood by businessmen, thus CSR only becomes textual and often implemented due to community demand. Keywords: corporate social responsibility, businessman, community PENDAHULUAN Empat tahun belakangan ini corporate social responsibility atau CSR memang sedang menjadi trend di Indonesia. Banyak orang berbicara tentang CSR dan semuanya bagus serta perusahaan yang melakukan corporate social responsibility (CSR)......

Words: 3970 - Pages: 16

Free Essay

Green

...No. Nama Perguruan Tinggi AKADEMI AKUNTANSI PGRI JEMBER Nama Pengusul Sisda Rizqi Rindang Sari Program Kegiatan Judul Kegiatan 1 PKMK KUE TART CAENIS ( CANTIK, ENAK DAN EKONOMIS) BERBAHAN DASAR TAPE 2 AKADEMI FARMASI KEBANGSAAN Nensi MAKASSAR AKADEMI KEBIDANAN CITRA MEDIKA SURAKARTA AKADEMI KEBIDANAN GIRI SATRIA HUSADA AKADEMI KEPERAWATAN KERTA CENDIKA SIDOARJO AKADEMI KEPERAWATAN KERTA CENDIKA SIDOARJO AKADEMI KEPERAWATAN KERTA CENDIKA SIDOARJO Putri Purnamasari PKMK LILIN SEHAT AROMA KURINDU PANCAKE GARCINIA MANGOSTANA ( PANCAKE KULIT MANGGIS ) 3 PKMK 4 Latifah Sulistyowati PKMK Pemanfaatan Potensi Jambu Mete secara Terpadu dan Pengolahannya sebagai Abon Karmelin (Karamel Bromelin) : Pelunak Aneka Jenis Daging Dari Limbah Nanas Yang Ramah Lingkungan, Higienis Dan Praktis PUDING“BALECI”( KERES) MAKANAN BERSERATANTI ASAM URAT 5 Achmad PKMK Zainunddin Zulfi 6 Dian Kartika Sari PKMK 7 Radita Sandia PKMK Selonot Sehat (S2) Diit untuk Penderita Diabetes 8 AKADEMI PEREKAM Agustina MEDIK & INFO KES Wulandari CITRA MEDIKA AKADEMI PEREKAM MEDIK & INFO KES Anton Sulistya CITRA MEDIKA AKADEMI PEREKAM Eka Mariyana MEDIK & INFO KES Safitri CITRA MEDIKA AKADEMI PEREKAM MEDIK & INFO KES Ferlina Hastuti CITRA MEDIKA AKADEMI PEREKAM Nindita Rin MEDIK & INFO KES Prasetyo D CITRA MEDIKA AKADEMI PEREKAM MEDIK & INFO KES Sri Rahayu CITRA MEDIKA AKADEMI PERIKANAN YOGYAKARTA PKMK Kasubi Wingko Kaya Akan......

Words: 159309 - Pages: 638