Free Essay

Pengenalan Pressure Vessel

In:

Submitted By tonygol
Words 872
Pages 4
Pengenalan Pressure Vessel
January 7, 2010 tags: pengertian, pressure vesel
Pressure Vessel atau disebut bejana tekan (dlm bahasa Indonesia) merupakan wadah tertutup yang dirancang untuk menampung cairan atau gas pada temperatur yang berbeda dari temperatur lingkungan. Bejana tekan digunakan untuk bermacam-macam aplikasi di berbagai sektor industri seperti industri kimia (petrochemical plant), energi (power plant), minyak dan gas (oil & gas), nuklir, makanan, bahkan sampai pada peralatan rumah tangga seperti boiler pemanas air atau pressure cooker.
Di sektor industri, bejana tekan dirancang untuk pengoperasian yang aman pada tekanan dan temperatur tertentu secara teknik mengacu sebagai Design Pressure dan Design Temperature.
Bila sebuah bejana tekan yang dirancang tidak tepat untuk menahan tekanan yang tinggi maka bahaya keamanan akan mengancam. Oleh karena itu, standar rancangan dan sertifikasi bejana tekan dibuat melalui beberapa design code seperti ASME Boiler and Pressure Vessel di Amerika, Pressure Equipment Directive of the EU (PED), Japanese Industrial Standard (JIS), CSA B51 di Canada, AS1210 di Australia dan standar internasional lain seperti Lloyd’s, Germanischer Lloyd, Det Norske Veritas, Stoomwezen, dll.
Tipe bejana tekan berdasarkan pada pembuatannya:
1. Bejana Tekan untuk Proses: * Trayed columns * Reactor * Packed columns
2. Bentuk bejana * Horizontal * Vertical
3. Penyimpan * Bullets * Spheres
Adapun bejana tekan dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Berdasarkan fungsinya: seperti reactor, accumulator, column, drum, dll
2. Berdasarkan Material: besi/baja, besi tuang, aluminum, dll.
3. Berdasarkan cara pembuatannya: field/shop fabricated, welded, cast forged, multi-layered, dll.
4. Berdasarkan bentuk geometri: silinder, bulat/bola, kerucut, dll.
5. Berdasarkan tekanan: tekanan dari dalam, tekanan laur, tekanan atmosfir
6. Berdasarkan metode pemanasan: fired atau unfired
7. Berdasarkan orientasi bentuk: vertical, horizontal, dan miring
8. Berdasarkan instalasi: tetap (fixed), dapat diangkut (portable), dan sementara (temporary)
Dari keterangan di atas, kita dapat mendefinisikan sebuah bejana tekan, seperti bejana tekan vertical, unfired, cylindrical, stainless steel, fixed, welded separator for internal pressure

Bagian-Bagian Pressure Vessel
January 9, 2010 tags: bolting, flange, gasket, head, nozzle, shell
Bejana tekan dapat dibagi dalam beberapa bagian:
1. Kulit (Shell) merupakan bagian yang menyelimuti seluruh bagian dari bejana tekan.
Kulit bejana tekan ini meliputi: * Kulit silinder (cylindrical shell) * Kulit bulat (spherical shell)
2. Head merupakan bagian penutup akhir dari suatu pressure vessel yaitu; * Sphere and hemispherical head * 2:1 Ellipsoidal or semi elliptical head * Flanged and dished head (F&D Head) * Cone and conical section

3. Nozzle
Pada umumnya terdiri dari potongan pendek sebuah pipa yang dilas di kulit bejana tekan atau bagian head dengan sebua flange sebagai penghubung akhir ke pipa dengan menggunakan baut. Nozzle ini meliputi:
- Tipe secara umum: * Integrally reinforced * Built-up construction * Pad type (studding outlet) * Sight glasses * Elliptical manways
- Tipe secara penggunaan: * Manways * Inspection openings * PSV * Instrument connections * Vents * Drains * Process connections
4. Penyangga
Struktur penyangga bejana tekan memiliki beberapa orientasi, seperti; * Skirt (straight or conical) * Leg support (braced or unbraced) * Rings * Lug support * Combination (lugs and legs, rings and legs, rings and skirt) * Saddle (attached or loose) (untuk tipe horizontal)
5. Flange
Flanges merupakan bagian penepat yang digunakan untuk menghubungkan flange pada pipa dengan menggunakan baut secara bersama-sama. Flange ini meliputi:
- Tipe secara umum: * Slip on * Weld neck, long weld neck * Lap joint * Blind * Screwed * Plate flanges * Studding outlets * Reverse-type flange * Reducing flange * Graylock hub connector * Socket weld
- Tipe berdasarkan permukaan flange: * Flat face * Raised face * Finish (smooth, standard, serrated) * Ring joint * Tongue and groove * Male and female
6. Gasket
Gasket merupakan kemasan yang terbuat dari material yang dapat berubah bentuk (deformasi), biasanya usually in the form of a sheet or ring used to make a pressure-tight joint between stationary parts, include the following: * Ring, nonasbestos sheet * Flat metal * Spiral wound * Metal jacketed * Corrugated metal * Rings (hexagonal or oval) * Yielding metal gaskets (lens ring, delta ring, rectangular ring) * Elastometric (rubber, cork, etc)
7. Internal Part Include the following: * Trays, seal pan * Piping distributors * Baffles * Demisters * Packing * Liquid distributors * Vortex breakers * Bed supports * Coils

Dasar Perhitungan Disain Bejana Tekan
January 11, 2010 tags: internal pressure, kalkulasi, shell, Standard Code, stress
Dalam merancang sebuah bejana tekan, diperlukan perhitungan kekuatan terhadap beban-beban yang terjadi. Rancangan tersebut secara teknikal digunakan sebagai jaminan bahwa peralatan tersebut aman terhadap beban yang terjadi. Kalkulasi perhitungannya sendiri ditentukan berdasarkan pada spek dari client dan beberapa acuan lain seperti standard code ASME, API, TEMA, UBC, WRC, dll.
Dasar Perhitungan tersebut antara lain:
1. Kalkulasi Terhadap Tekanan Dalam (Internal Pressure)
2. Kalkulasi Terhadap Tekanan Luar (External Pressure)
3. Kalkulasi Column (Tall Tower)
4. Kalkulasi Penyangga
5. Kalkulasi Beban Nozzle
6. Kalkulasi MAWP
7. Kalkulasi Beban Angin dan Gempa (Wind & Seismic)

Kalkulasi Terhadap Internal Pressure
January 12, 2010 tags: head, internal pressure, kalkulasi, pressure, shell, thickness
Pada dasarnya, bejana tekan ditentukan oleh ketebalan dindingnya. Pertama, hitung ketebalan dari tekanan design yang ditentukan oleh orang proses (process engineer). Dari hasil perhitungan yang didapatkan (t required), tentukan ketebalan aktual (t actual) yaitu ketebalan yang disediakan suplier material yang mendekati di atas ketebalan hasil perhitungan (t required) tentunya setelah ditambahkan faktor Corrosion Allowance. Dari ketebalan tersebut dihitung balik untuk mendapatkan MAWP.
Dengan demikian t actual > t required, sehingga MAWP lebih besar dibanding Design Pressure. Akan tetapi bila t actual = t required, maka MAWP akan sama dengan tekanan disain (Design Pressure)
Kalkulasi yang digunakan untuk menghitung ketebalan tersebut berdasarkan ASME Section VIII Div. 1 sebagai berikut:

Similar Documents

Premium Essay

Water Tanks

...Institute 4th Floor, Harsiddha Chambers, Ashram Road, Ahmedabad-380014. Phone Nos.:27540619, 27544248, 27543147 Fax No.: 079-7540339 E-mail sisiabd@gujl.guj.nic.in INTRODUCTION Roto Moulded Plastic Water Storage Tanks are made from Linear Low Density Polyethylene/Low Density Polyethylene. These tanks are light in weight therefore, it is easy to fix them at the place of choice. These tanks require no painting, no rotational moulding, product is formed inside a closed mould rotating biaxial in two plains perpendicular to each other. In batch type-rock-N-Roll type Rotational Moulding machines, frame of the machine is turned in a primary axis while mould is rotated in secondary axis. As rotational moulding does not involve any injection pressure and high shear rates, this process offers certain basic advantages over other processes and techniques of plastic processing. a) Complex parts can be moulded without need for post-assembly. b) Low machinery cost relative to production capacity. c) Double walled items can be produced. d) Ease of colour and material change. e) Multiple product and multi colours can be moulded at the same time f) Minimum wastages. g) High production capacity on selected parts. h) Production design freedom. These tanks keep water clean, odour free and maintain the quality of water stores intact. These tanks are economical, practical and hygienic alternative of storing potable water in single or multi storeyed residential units, industrial set-ups, commercial...

Words: 1960 - Pages: 8

Free Essay

China

...Steel-framed Service Floor 1. Plant Design "   Containment   Pear-shaped Dry-Well en.wikipedia.org/wiki/Browns_Ferry_Nuclear_Power_Plant   Torus-shaped Wet-Well nucleartourist.com The Fukushima Daiichi Incident – March 21, 2011 The Fukushima Daiichi Incident 1. Plant Design "   Service Floor The Fukushima Daiichi Incident – March 21, 2011 The Fukushima Daiichi Incident 1. Plant Design "   Lifting the Containment closure head The Fukushima Daiichi Incident – March 21, 2011 The Fukushima Daiichi Incident 1. Plant Design "   Reactor Service Floor (Steel Construction) "   Concrete Reactor Building (secondary Containment) Spend Fuel Pool Fresh Steam line Main Feedwater "   Reactor Core "   Reactor Pressure Vessel "   Containment (Dry well) "   Containment (Wet Well) / Condensation Chamber The Fukushima Daiichi Incident – March 21, 2011 The Fukushima Daiichi Incident 2. Accident progression "   11.3.2011 14:46 - Earthquake   Magnitude 9   Power grid in northern Japan fails   Reactors itself are mainly undamaged "   SCRAM   Power generation due to Fission of Uranium stops   Heat generation due to radioactive Decay of Fission Products •  After Scram •  After 1 Day •  After 5 Days ~6% ~1% ~0.5% The...

Words: 1994 - Pages: 8