Free Essay

Struktur Pasar

In:

Submitted By riana81
Words 2396
Pages 10
Struktur Pasar ( Market Structure )
Kapita Selekta Sistem Ekonomi Indonesia

10/17/2011 Fakultas Ilmu Komunikasi
Jurusan Visual Communication

Nama : 1. Angga Restu Pambudi ( 44411010006) 2. Herdian ( 44411010008) 3. Irfan Juliansyah ( 44411010004) 4.

Strukur Pasar
( Market Structure )
Para ahli ekonomi dalam membahas struktur pasar tidak hanya melihat tingkah laku pasar, tetapi lebih menitik beratkan pada berbagai kekuatan perusahaan dalam mempengaruhi pasar. Tingkah laku perusahaan banyak ditentukan oleh struktur pasar dimana perusahaan itu berada. Industri dalam teori ekonomi berarti kumpulan dari perusahaan sejenis.
Struktur pasar : pada prinsipnya berarti mengelompokkan produsen atau perusahan yang didalam industri kedalam beberapa bentuk pasar berdasarkan : 1. Jenis barang yang dihasilkan 2. Banyaknya/jumlah perusahaan dalam industri 3. Mudah tidaknya keluar masuk dalam industri 4. Peranan iklan dalam kegiatan industri (pasar)
Berdasarkan kriteria tersebut, dalam analisa ekonomi struktur pasar dibedakan menjadi 4 (empat) : 1. Pasar persaingan sempurna ( Perfect Competition ) 2. Pasar monopoli ( Monopoly ) 3. Pasar persaingan monopolistik ( Persaingan tidak sempurna ) 4. Pasar oligopoli ( Oligopoly )

A. Pasar Persaingan Sempurna ( Perfect Competition ) Pasar persaingan sempurna : merupakan struktur pasar atau industri di mana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual maupun pembeli tidak mempengaruhi dalam penentuan harga barang yang diperjual-belikan di pasar. Harga barang yang diperjual-belikan ditentukan oleh mekanisme pasar (kekuatan interaksi antara permintaan dengan penawaran). Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.

Ciri-ciri atau karakteristik pasar persaingan sempurna adalah : 1. Perusahaan adalah pengambil harga (Price Taker)
Pengambil harga atau price taker berarti suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Apapun tindakan perusahaan dalam pasar, ia tidak akan menimbulkan perubahan terhadap harga pasar yang berlaku. Harga barang di pasar ditentukan oleh interaksi di antara keseluruhan produsen dan keseluruhan pembeli. Seorang produsen adalah terlalu kecil peranannya di dalam pasar sehingga tidak dapat mempengaruhi penentuan harga atau tingkat produksi di pasar. Peranannya yang sangat kecil tersebut disebabkan karena jumlah produksi yang diciptakan seorang produsen merupakan bagian kecil saja dari keseluruhan jumlah barang yang dihasilkan dan diperjual-belikan.

2. Hambatan Untuk Masuk Pasar Bagi Suatu Perusahaan Sangat Rendah
Sekiranya perusahaan mengalami kerugian, dan ingin meninggalkan industri/pasar tersebut, langkah ini dapat dengan mudah dilakukan. Sebaliknya apabila ada produsen yang ingin melakukan kegiatan di dalam industri tersebut, produsen tersebut dapat dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkannya tersebut. Sama sekali tidak terdapat hambatan-hambatan, baik secara legal atau dalam bentuk lain untuk memasuki atau meninggalkan bidang usaha tersebut.

3. Menghasilkan Barang Serupa (Identical Product)
Barang yang dihasilkan berbagai perusahaan tidak mudah untuk dibeda-bedakan. Barang yang dihasilkan sangat sama atau serupa. Tidak terdapat perbedaan yang nyata di antara barang yang dihasilkan suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya. Barang tersebut dinamakan dengan istilah barang identical atau homogenous. Karena barang-barang tersebut adalah sangat serupa, sehingga para pembeli tidak dapat membedakan yang mana yang dihasilkan oleh produsen A atau B atau produsen lainnya. Barang yang dihasilkan seorang produsen merupakan pengganti sempurna kepada barang yang dihasilkan produsen-produsen lain. Barang-barang yang dihasilkan berbagai produsen dalam industri tersebut tidak ada bedanya sama sekali.

4. Terdapat Banyak Perusahaan di Pasar
Sifat inilah yang menyebabkan perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk mengubah harga. Sifat ini meliputi 2 (dua) aspek, yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-masing perusahaan adalah relatif kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan jumlah perusahaan yang ada di dalam pasar. Sebagai akibatnya produksi setiap perusahaan adalah sangat sedikit jumlahnya apabila dibandingkan dengan keseluruhan jumlah produksi dalam industri tersebut. Sifat ini menyebabkan suatu perusahaan tidak dapat mempengaruhi harga barang yang diperjual-belikan di pasar.

5. Pembeli Mempunyai Informasi yang Sempurna Tentang Keadaan Pasar
Dalam pasar persaingan sempurna juga diasumsikan bahwa setiap konsumen mempunyai informasi yang sempurna tentang keadaan di pasar, yaitu mereka mengetahui tingkat harga barang yang berlaku di pasar. Sehingga apabila ada suatu perusahaan (produsen) yang menaikkan harga barang yang dijualnya pasti akan ditinggalkan oleh konsumen, karena harga barang tersebut lebih mahal dari harga yang berlaku di pasar. Akibatnya tidak ada produsen yang menjual barangnya diatas harga pasar, jika ia tidak mau ditinggalkan oleh konsumennya.

6. Jumlah Penjual dan Pembeli Banyak 7. Harga Ditentukan Oleh Mekanisme Pasar Permintaan dan Penawaran (Demand and Supply) 8. Posisi Tawar Konsumen Kuat 9. Sulit Memperoleh Keuntungan di Atas Rata-Rata 10. Sensitif Terhadap Perubahan Harga

B. Pasar Monopoli ( Monopoly ) Struktur pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana pasar hanya ada satu produsen/penjual saja di dalam pasar, dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat (close substitution). Contohnya seperti Microsoft Windows, Perusahaan Listrik Negara (PLN), perusahaan Kereta Api (PT.KAI), dan lain sebagainya. Adapun ciri-ciri pasar monopoli adalah sebagai berikut : 1. Pasar Monopoli Adalah Industri Satu Perusahaan
Sifat ini sudah jelas terlihat dari definisi monopoli tersebut, yaitu hanya ada satu perusahaan saja dalam industri tersebut. Dengan demikian barang atau jasa yang dihasilkan tidak dapat dbeli dari tempat lain. Para pembeli tidak mempunyai pilihan lain, kalau mereka menginginkan barang tersebut maka mereka harus membeli dari perusahaan monopoli tersebut. Syarat-syarat penjualan sepenuhnya ditentukan oleh produsen monopoli itu, dan para pembeli tidak dapat berbuat suatu apapun di dalam menentukan syarat jual-beli.

2. Tidak Mempunyai Barang Pengganti yang Mirip
Barang yang dihasilkan oleh perusahaan monopoli tidak dapat digantikan oleh barang lain. Barang tersebut merupakan satu-satunya jenis barang yang ada di pasar dan tidak terdapat barang yang mirip (close substitution) yang dapat menggantikan barang tersebut. Aliran listrik contoh dari barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang mirip. Yang ada hanyalah pengganti yang sangat berbeda sifatnya, yaitu lampu minyak. Lampu minyak tidak dapat menggantikan listrik karena ia tidak dapat digunakan untuk menghidupkan televisi atau memanaskan seterika.

3. Hambatan Untuk Masuk ke Dalam Industri yang Sangat Tangguh
Sifat ini merupakan sebab utama yang menimbulkan perusahaan mampunyai kekuasaan monopoli. Tanpa sifat ini pasar monopoli tidak akan terwujud, karena tanpa adanya halangan tersebut pada akhirnya akan terdapat beberapa perusahaan di dalam industri. Keuntungan perusahaan monopoli adalah tidak adanya perusahaan-perusahaan lain yang dapat memasuki industri/pasar. Perusahaan lain akan mengalami hambatan yang sangat kuat untuk masuk kedalam pasar. Hambatan tersebut ada yang bersifat legal formal yaitu melaluisurat undang-undang, ada yang bersifat teknologi yang sangat canggih dan tidak mudah dicontoh, ada karena faktor skala ekonomi usaha (economy of scale), dan lain sebagainya.

4. Dapat Mempengaruhi Penentuan Harga
Oleh karena perusahaan monopoli merupakan satu-satunya penjual di dalam pasar, maka ia mempunyai kekuasaan penuh dalam menentukan harga barang yang dijual di pasar. Oleh sebab itu, perusahaan monopoli dipandang sebagai penentu harga atau price taker. Dengan mengadakan pengendalian terhadap poduksi dan jumlah barang yang ditawarkan perusahaan monopoli dapat menentukan harga pada tingkat yang dikehendakinya.

5. Promosi Iklan Kurang Diperlukan
Oleh karena perusahaan monopoli adalah satu-satunya perusahaan di dalam pasar/industri, ia tidak perlu mempromosikan barang yang akan dijualnya dengan menggunakan iklan. Pembeli yang memerlukan barang terpaksa harus membeli barang yang diproduksi oleh perusahaan monopoli tersebut. Jika perusahaan tersebut membuat iklan, umumnya hanya ditujukan untuk menjalin hubungan baik dengan pelanggannya.

6. Umumnya Monopoli Dijalankan Oleh Pemerintah Untuk Kepentingan Hajat Hidup Orang Banyak
Dikarenakan monopoli dilarang di Indonesia dan tercantum dalam undang-undang anti monopoli maka perusahaan monopoli hanya dimiliki dan dijalankan oleh Pemerintah. Karena monopoli bisa disalahgunakan oleh perusahaan yang mempunyai tujuan untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya dan pada akhirnya akan merugikan konsumen.

Tambahan :
- Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli, yaitu di mana hanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yang dihasilkan.
- Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli

C. Pasar Persaingan Monopolistik ( Persaingan tidak sempurna ) Pasar persaingan monopolistik pada dasarnya adalah pasar yang berada antara dua jenis pasar yang ekstrem, yaitu pasar sempurna dan pasar monopoli. Oleh sebab itu. Sifat-sifatnya mengandung unsur-unsur sifat pasar monopoli dan unsur-unsur sifat pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan monopolistik dapat didefinisikan sebagai suatu pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang berbeda corak (differentiated products). Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya. Ciri-ciri pasar monopolistik diantaranya : 1. Terdapat Banyak Penjual
Terdapat cukup banyak penjual dalam pasar persaingan monopolistik, namun demikian tidak sebanyak seperti di dalam pasar persaingan sempurna. Apabila dalam pasar sudah terdapat beberapa puluh perusahaan, maka struktur pasar tersebut sudah dapat dikatakan sebagai pasar persaingan monopolistik. Yang terpenting tidak satu pun dari perusahaan-perusahaan tersebut ukuran/besarnya jauh melebihi dari perusahaan-perusahaan lainnya. Perusahaan dalam pasar monopolistik mempunyai ukuran yang relatif sama besarnya. Keadaan ini menyebabkan produksi suatu perusahaan relatif sedikit kalau dibandingkan dengan keseluruhan produksi yang terdapat di dalam industri/pasar.

2. Ruangnya Bersifat Berbeda Corak
Ciri ini merupakan sifat yang terpenting dalam membedakan antara pasar persaingan monopolistik dengan pasar persaingan sempurna. Seperti telah diterangkan sebelumnya, dalam persaingan sempurna produksi berbagai perusahaan adalah serupa. Oleh karenanya sukar untuk membedakan barang yang diprodukksi oleh suatu perusahaan denganproduksi perusahaan lain. Produksi oleh suatu perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik berbeda coraknya (differentiated products) dan secara fisik mudah untuk dibedakan. Disamping perbedaan dalam bentuk fisik barang tersebut, terdapat pula perbedaan dalam pengemasannya, pelayanan purna jual, cara pembayaran, dan lain-lain. Sebagai akibat dari perbedaan-perbedaan tersebut, maka barang yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik bukanlah barang yang bersifat pengganti sempurna (perfect substitute) terhadap barang yang diproduksi oleh perusahaan lain. Barang tersebut hanya merupakan barang pengganti yang dekat/mirip (close subtitute).

3. Mempunyai Sedikit Kekuasaan Mempengaruhi Harga
Berbeda dengan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna yang tidak mempunyai kekuasaan dalam mempengaruhi harga, perusahaan dalam pasar ini dapat mempengaruhi harga. Namun demikian pengaruhnya relatif kecil kalau dibandingkan dengan peusahaan oligopoli dan monopoli. Kekuasaan mempengaruhi harga oleh perusahaan monopolistik bersumber dari sifat barang yang dihasilkan, yaitu yang bersifat berbeda corak atau differentiated products. Perbedaan ini menyebabkan para pembeli bersifat memilih. Maka apabila suatu perusahaan menaikkan harga barangnya, ia masih dapat menarik pembeli meskipun jumlahnya sedikit dibandingkan seperti sebelum dinaikkan harganya. Sebaliknya, jika perusahaan menurunkan harga barangnya, tidaklah mudah untuk menjual semua barang yang diproduksinya. Banyak diantara konsumen dalam pasar persaingan monopolistik masih membeli barang yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan lain, walaupun harganya sudah relatif lebih mahal karena biasanya ini dipengaruhi oleh faktor kualitas dan kepercayaan konsumen.

4. Hambatan Masuk Kedalam Industri Relatif Mudah
Perusahaan yang akan masuk dan menjalankan usaha di pasar ini tidak akan mendapat banyak kesulitan. Hambatan yang dihadapi tidaklah seberat seperti di dalam pasar persaingan oligopoli dan monopoli. Namun tidaklah semudah seperti di dalam pasar persaingan sempurna. Beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah Pertama ialah karena modal yang diperlukan adalah relatif lebih besar dibandingkan dengan mendirikan perusahaan di dalam pasar persaingan sempurna. Kedua ialah karena perusahaan tersebut harus menghasilkan barang yang berbeda coraknya dengan yang sudah ada di pasar, dan mempromosikan barang tersebut untuk memperoleh langganan. Maka perusahaan baru pada dasarnya harus berusaha memproduksikan barang yang lebih menarik dari yang sudah ada di pasar, dan harus menyakinkan konsumen akan kebaikan mutu barang tersebut.

5. Persaingan Mempromosikan Penjualan Sangat Aktif
Harga bukanlah penentu utama dari besarnya penjualan dari perusahaan-perusahaan dalam persaingan monopolistik. Sesuatu perusahaan mungkin menjual barangnya dengan harga relatif tinggi, tetapi masih dapat menarik banyak konsumen. Sebaliknya, sutau perusahaan mungkin menjual barangnya dengan harga relatif murah tetapi tidak dapat menarik banyak pelanggan. Hal ini disebabkan oleh barang yang berbeda corak sehingga menimbulkan daya tarik yang berbeda kepada pembeli. Maka untuk mempengaruhi citarasa pembeli, para pengusaha melakukan persaingan bukan-barga (non price competition). Persaingan yang demikian itu antara lain adalah dalam memperbaiki mutu dan desain barang, iklan yang terus-menerus, memberikan syarat penjualan yang menarik, dll.

6. Brand yang Menjadi Ciri Khas Produk Berbeda-beda 7. Untuk Unggul Diperlukan Keunggulan Bersaing yang Berbeda D. Pasar Oligopoli ( Oligopoly ) Pasar oligopoli adalah struktur pasar yang hanya terdiri dari sekelompok kecil atau beberapa perusahaan saja yaitu antara 2 - 10 perusahaan. Adakalanya pasar ini terdiri dari dua perusahaan saja, dan pasar seperti ini disebut juga Duopoli. Biasanya struktur dari industri dalam pasar oligopoli adalah terdapat beberapa perusahaan raksasa yang menguasai sebagian pasar oligopoli misalnya 70 sampai 80 persen dari seluruh produksi atau nilai penjualan dan di samping itu terdapat pula beberapa perusahaan kecil. Beberapa perusahaan golongan pertama (yang menguasai pasar) sangat saling mempengaruhi satu sama lain, karena keputusan dan tindakan oleh salah satu daripadanya sangat mempengaruhi perusahaan-perusahaan lainnya. Sifat tersebut menyebabkan setiap perusahaan harus mengambil keputusan yang tepat di dalam mengubah harga, membuat desain, mengubah teknik memproduksi, dan sebagainya. Sifat saling mempengaruhi (mutual interdependence) ini merupakan sifat yang khusus dari perusahaan dalam pasar oligopoli, yang tidak terdapat dalam bentuk pasar lainnya. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya. Dalam perekonomian yang sudah maju, pasar oligopoli banyak terdapat karena teknologi sangat modern. Teknologi modern mencapai efisiensi yang optimum hanya sesudah jumlah produksi mencapai tingkat yang sangat besar. Keadaan ini menimbulkan kecenderungan pengurangan jumlah perusahaan dalam industri. Di samping sifat penting di atas, pasar oligopoli mempunyai beberapa ciri khas yang lain, yaitu : 1. Menghasilkan Barang Standar Maupun Barang Berbeda Corak
Adakalanya perusahaan dalam pasar oligopoli menghasilkan barang standar (standardized product). Industri pasar oligopoli yang demikian sifatnya banyak dijumpai dalam industri yang menghasilkan barang mentah, seperti produsen bensin, industri baja dan aluminium dan industri bahan baku industri semen dan bahan bangunan. Di samping itu banyak pula pasar oligopoli yang terdiri dari perusahaan-perusahaan yang menghasilkan barang berbeda corak. Barang seperti itu pada umumnya adalah barang akhir, contohnya industri mobil dan truk, industri rokok, dan industri sabun mandi dan cuci.

2. Kekuasaan Menentukan Harga, Adakalanya Lemah dan Adakalanya Sangat Tangguh
Dari dua kemungkinan ini, yang mana yang akan wujud tergantung kepada bentuk kerjasama di antara perusahaan-perusahaan dalam pasar oligopoli.
Tanpa ada kerjasama, kekuasaan menentukan harga menjadi lebih terbatas. Apabila suatu perusahaan menurunkan harga, dalam waktu yang singkat akan menarik banyak pembeli. Perusahaan yang kehilangan pembeli akan melakukan tindakan balasan dengan mengurangi harga yang lebih besar lagi sehingga perusahaan mula-mula menurunkan harga akan kehilangan banyak pelanggannya. Tetapi kalau perusahaan dalam pasar oligopoli bekerjasama dalam menentukan harga, maka harga dapat dikendalikan pada tingkat harga yang mereka sepakati. Sehingga kekuasaan mereka dalam menentukan harga sangat besar, yaitu sama seperti dalam pasar monopoli.

3. Pada Umumnya Perusahaan Oligopoli Perlu Melakukan Promosi Secara Iklan
Kagiatan periklanan secara terus sangat diperlukan oleh perusahaan dalam pasar oligopoli yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pengeluaran iklan oleh perusahaan-perusahaan dalam pasar oligopoli biasanya sangat besar sekali. Kagiatan promosi secara iklan yang sangat aktif tersebut adalah untuk dua tujuan, yaitu menarik pembeli baru dan mempertahankan pembeli lama.

4. Sulit Masuk ke Pasar Karena Butuh Sumber Daya yang Besar 5. Harga Produk yang Dijual Relatif Sama 6. Pembedaan Produk yang Unggul Merupakan Kunci Sukses

Similar Documents

Free Essay

A Holiday I Would Never Forget

...Hoolidays, A time everyone gets hyped up over, parents planning activities for the family to spend quality time with and school children ( as well as teachers) jumping for joy. Hello, waking up late, celebrating, goin for tuition and best of all, vacations! In myy case, a holiday I would never forget is a fruitful one I expereinced five years ago, where my family I spent six days in the land of K-Pop and ' kimchi '- Korea. Finally, after ages of waiting, our family arrived in beautiful Korea. Stepping out of the plane, we could feel the chilly weather to our bones. Never experiencing that kind of weather, my siblings and I were totally excited. Passing through immigration and baggage claim, we were talking animatedly about our new surroundings. Since we went with tour group, we knew we were in good hands. Incident number one. We were supposed to take a bus to check in at the hotel, as instructed. I guessed I was overeager and without thinking. I ran to a random bus and knocked on the door. The young bus driver opened the door and looked at me with a puzzled expression. He started asking me something in Korean, which of course I did not understand. I tried to reply in English, but before I could make the attempt, my father quickly apologized to the driver and walked me back to the tour group who was watching from afar, shaking with laughter. It turned out that the bus I was running to was not the bus we were supposed to take. I dismissed my burning cheeks...

Words: 1190 - Pages: 5

Free Essay

Makalah Persaingan Pasar Sempurna

...MANAGERIAL ECONOMICS IN A GLOBAL ECONOMY STRUKTUR PASAR Kelompok 4: Albertus Christian Surya Danu K Lisa Angelia Kurnia Puspasari STRUKTUR PASAR Struktur pasar adalah berbagai hal yang dapat mempengaruhi tingkah laku dan kinerja perusahaan dalam pasar, misalnya jumlah perusahaan dalam pasar, skala produksi, jenis produksi dan sebagainya. Suatu struktur pasar dikatakan kompetitif jika perusahaan tersebut tidak mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi pasar. Struktur pasar kompetitif berbeda dengan tingkah laku kompetitif, tingkah laku kompetitif adalah kondisi dimana perusahaan harus bersaing secara aktif dengan perusahaan lain. Dalam dunia nyata, proses tercapai nya tingkat harga dan output sangat dipengaruhi oleh struktur pasarnya. Pasar (market) terdiri dari pembeli dan penjual dari suatu produk tertentu. Biasanya struktur pasar dibagi menjadi 4 jenis, yaitu: 1. Pasar Persaingan Sempurna; 2.1 Arti dan Nilai Penting Pasar Persaingan Sempurna Pasar persaingan sempurna adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat mempengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker). Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak...

Words: 712 - Pages: 3

Free Essay

Restructuring the Organizational Structure at Kimberly Clark

...Principles Of Management Case 4 Restrukturisasi Struktur Organisasi di Kimberly Clark Pada tahun 2003, kimberly clark, pembuat produk kertas, termasuk tisu, Huggies dan Depends, mengumumkan akan menciptakan struktur baru yang radikal untuk menopang bagian bisnis yang berkinerja buruk oleh restrukturisasi produknya ke dalam tiga kategori. Kategori tersebut '' tumbuh ‘’, '' mempertahankan '', dan '' memperbaiki ''-agak tidak konvensional Kategori. Mereka bukan menyusun berdasarkan jenis produk, pelanggan, atau lokasi geografis di mana Kimberly Clark menjual barang, melainkan pada kekuatan yang dirasakan dari produk itu sendiri. Latar belakang Kimberly Clark dan perusahaan didirikan pada tahun 1872 oleh empat pengusaha muda, John A. Kimberly, Havilah Babcock, Charles B. Clark, dan Frank C. Shattuck. Berbasis di Neenah, Wisconsin, perusahaan awalnya memproduksi kertas, tetapi selama bertahun-tahun itu mulai untuk keluar cabang, memperluas ke daerah produk konsumen kebersihan pribadi untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan seperti Procter and Gamble. Pada tahun 1978, Kimberly Clark memperkenalkan apa yang akan menjadi Penjual atas Nya: Huggies popok sekali pakai. Huggies adalah seorang menggemparkan dan segera menjadi nomor satu merek popok bangsa. Selama dua dekade mendatang, Kimberly Clark memperkenalkan tergantung untuk orang dewasa dan pelatihan celana untuk balita, dan memperoleh pesaing yang scott paper, terkemuka pembuat kertas toilet dan kertas handuk. Hari...

Words: 2011 - Pages: 9

Free Essay

Rehan

...BAB I PENDAHULUAN A.     LATAR BELAKANG Istilah desentralisasi digunakan dalam sejumlah besar literature yang beragam. Dengan demikian, istilah ini memiliki arti berbeda bagi orang yang berbeda. Desentralisasi mempunyai beberapa arti yaitu : Suatu organisasi  administrative adalah tersentralisasi sejauh keputusan dibuat  pada tingkatan yang relative lebih tinggi dalam organisasi tersebut; terdesentralisasi sejauh keputusan itu didelegasikan oleh manajemen puncak kepada tingkatan wewenang eksekutif yang lebih rendah.( H.A. Simon) Dalam praktiknya, difinisi ini sangat sulit diterapkan, hal ini dikarenakan konsep mengenai keputusan yang dapat diidentifikasikan merupakan suatu konsep yang samar-samar. Pandangan yang terkait menyatakan bahwa dalam banyak kasus, kemampuan seseorang untuk mendefinisikan suatu masalah adalah lebih penting dibandingkan dengan wewenang pengambilan keputusan formal karena agenda tersebut mengharuskan pilihan-pilihan solusi. Akhirnya, penggunaan prosedur operasi standar, rutinitas pencarian, profesionalisme, sosialisasi, dan hal-hal semacam itu dalam organisasi dapat mempengaruhikeputusan dengan mengendalikan dasar pemikiran atas mana keputusan itu dibuat. Bahkan jika orang harus menerima lokasi pengambilan keputusan sebagai aspek kunci dari desentralisasi, masih terdapat masalah mengenai keputusan-keputusan manakah yang harus didesentralisasikan. Simon et al menggunakan istilah “ penting” untuk menandai keputusan-keputusan...

Words: 7183 - Pages: 29

Premium Essay

Oligopoly

... PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Pasar Oligopoli Istilah Oligopoli berasal dari bahasa Yunani, yaitu: Oligos Polein  yang berarti: yang menjual sedikit atau beberapa penjual. Beberapa penjual dalam konteks ini, maksudnya di mana penawaran satu jenis barang di kuasai oleh beberapa perusahaan, beberapa dapat berarti paling sedikit 2 dan paling banyak 10 atau 15 perusahaan. Teori oligopoli memiliki sejarah yang cukup panjang. Istilah oligopoly pertama kali digunakan oleh Sir Thomas Moore dalam karyanya pada tahun1916, yaitu “Utopia” 11. Dalam karya tersebut dikatakan bahwa harga tidak harus berada pada tingkat kompetisi ketika perusahaan di pasar lebih dari satu.Sedangkan Teori Oligopoli pertama kali diformalkan oleh Augustin Cournot pada tahun 1838 melalui karyanya “Researches sur les priciples mathematiques de la theorie des richesses”. Lima puluh tahun kemudian, teori tersebut dibantah oleh Bertrand . Meskipun menuai banyak kritik, namun hingga kini teori Cournot tetap dianggap sebagai benchmark bagi teori-teori oligopoli lainnya. Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Pasar Oligopoli adalah suatu pasar dimana terdapat beberapa produsen yang menghasilkan barang-barang yang saling bersaingan. Ini merupakan sifat utama dari pasar oligopoli Pasar Oligopoli merupakan salah satu jenis dari pasar persaingan tidak sempurna. Dimana pasar Oligopoli merupakan pasar yang hanya terdapat beberapa perusahaan...

Words: 6834 - Pages: 28

Free Essay

Bisnis International

...Organizational Architecture mengacu pada totalitas organisasi perusahaan Dengan organization structure kita mengartikan 3 hal : 1. Divisi formal ke sub unit seperti devisi produk 2. Lokasi dari tanggung jawab pengambilan keputusan dalam struktur yang misalnya, tersentralisasi dan desentralisasi 3. Pembentukan integrasi mekanisme untuk mengkoordinasikan kegiatan subunit, termasuk lintas fungsional Control system adalah metric yang digunakan untuk mengukur kinerja subunit dan membuat penilaina tentang seberapa baik menejer menjalankan subunit mereka Insentive adalah perangkat yang digunakan untuk menghargai prilaku menejer yang tepat Proses adalah cara dimana keputusan dibuat dan perkerjaan yang dilakukan didalam organisasi Organizational culture mengacu pada norma-norma dan sistem nilai terhadap karyawan didalam organisasi People dimaksudkan bukan hanya karyawan organisasi tetapi juga strategi yang digunakan untuk merekrut kompensasi, dan mempertahankan orang-orang dan tipe orang yang masuk kedalam hal keterampilan, nilai, dan orientasi mereka. Organizational structure 1. Vertical differentiation 2. Horizontal differentiation 3. Integrating mechanism 1. Vertical differentiation Argument of Centralization Ada 4 argumen utama dari sentarlisasi : a) Sentralisasi dapat memfasilitasi koordinasi b) sentralisasi dapat membantu memastikan bahwa keputusan konsisten dengan...

Words: 2264 - Pages: 10

Free Essay

The Five Forces That Shape Strategy

...industry, dari yang industry dengan persaingan yang ketat sampai ke industry yang bisa menghasilkan profit yang besar. Diagram tersebut dapat digambarkan sebagai berikut: Dari lima kekuatan kompetitif diatas, sebuah industry dapat dianalisa. Tujuan menganalisa kekuatan kompetitif tersebut adalah supaya sebuah perusahaan dapat memposisikan diri dengan baik di tengah-tengah industry persaingan supaya dapat terus bertahan maupun supaya dapat mempengaruhi pasar. Selain itu, dengan mengetahui competitive forces, seorang strategist dapat membuat strategi yang lebih akurat karena the strongest competitive forces biasanya berhubungan erat dengan profit yang didapatkan. Lima kekuatan kompetitif tersebut memiliki karakter tersendiri * Ancaman dari pendatang baru Pendatang baru biasanya datang dengan mempersenjatai diri dengan kapasitas yang lebih maksimal dan dengan tujuan untuk merebut market share. Hal ini bisa berbahaya bagi para pemain lama. Namun untuk pendatang baru sendiri, terdapat beberapa rintangan sebelum memasuki pasar. Rintangan tersebut berupa barrier entry dan memiliki 7 hal utama: * Skala Ekonomi dari supplier * Skala keuntungan dari permintaan * Customer switching cost * Capital requirement * Incumberacy advantages independent of size * Unequal access to distribution channels * Government policy. Seorang pendatang baru...

Words: 1176 - Pages: 5

Free Essay

Kartel Minyak Goreng

...KARTEL MINYAK GORENG DI INDONESIA Industri minyak goreng merupakan industri yang memiliki nilai strategis karena berfungsi sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Perkembangan industri minyak goreng di Indonesia telah menempatkan minyak goreng dengan bahan baku kelapa sawit sebagai komoditi yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat saat ini. Hal tersebut disebabkan oleh rendahnya ketersediaan bahan baku lain selain kelapa sawit. Selain itu, karakteristik kelapa sawit yang memiliki berbagai macam produk turunan juga telah perkembangan industri-industri yang terkait dengan kelapa sawit dan turunannya termasuk diantaranya adalah industri minyak goreng sawit (selanjutnya disebut ”Minyak Goreng”). Namun demikian, struktur pasar industri minyak goreng yang oligopoli telah mendorong perilaku beberapa pelaku usaha produsen minyak goreng untuk menentukan harga sehingga pergerakan harganya tidak responsive dengan pergerakan harga CPO padahal CPO merupakan bahan baku utama dari minyak goreng. Dugaan perilaku persaingan yang tidak sehat (unfair competition) dalam industri minyak goreng timbul seiring dengan munculnya dugaan praktek Kartel yang di lakukan para produsen minyak goreng di Indonesia. Definisi dan Landasan Hukum Kartel Kartel adalah suatu kerjasama dari...

Words: 1541 - Pages: 7

Free Essay

Persaingan Bisnis Telekomunikasi Indonesia

...Pendahuluan Struktur pasar dasar perekonomian secara umum dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu: persaingan sempurna, monopoli, persaingan monopolistik, dan oligopoli. Pengelompokan ini berdasarkan pada empat hal pokok, yaitu: ciri-ciri jenis barang yang dihasilkan, banyak perusahaan dalam kegiatan yang menghasilkan barang tersebut, mudah tidaknya perusahaan baru menjalankan kegiatan untuk memproduksi barang tersebut, dan besar kekuatan suatu perusahaan di dalam pasar. Struktur pasar merupakan salah satu bagian dalam kerangka pemikiran yang dikenal dengan structure-conduct-performance yang merupakan salah satu alat untuk menganalisis sektor industri. Struktur pasar persaingan sempurna merupakan bentuk yang paling ideal, karena menganggap system pasar ini akan menjamin terwujudnya kegiatan perekonomian yang sangat efisien. Model persaingan sempurna mengasumsikan bahwa ada banyak penjual dan pembeli, produk yang diperjualbelikan merupakan produk yang standar, setiap perusahaan mudah untuk masuk maupun keluar pasar dan pelaku pasar mempunyai pengetahuan yang sempurna dan lengkap. Monopoli merupakan bentuk pasar yang hanya terdapat satu perusahaan saja. Dan menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat. Ada tiga faktor yang menyebabkan timbulnya pasar monopoli, yaitu mempunyai sumber daya tertentu yang unik, menikmati skala ekonomis (monopoli alamiah), dan melalui undang-undang (peraturan paten, hak cipta, dan hak usaha eksklusif). Pasar persaingan...

Words: 5410 - Pages: 22

Free Essay

Capital Structure Theory

...1) Teori Pendekatan Tradisional Pendekatan Tradisional berpendapat akan adanya struktur modal yang optimal. Artinya Struktur Modal mempunyai pengaruh terhadap Nilai Perusahaan, dimana Struktur Modal dapat berubah-ubah agar bisa diperoleh nilai perusahaan yang optimal. 2) Teori Pendekatan Modigliani dan Miller Teori MM tanpa pajak Teori struktur modal modern yang pertama adalah teori Modigliani dan Miller (teori MM). Mereka berpendapat bahwa struktur modal tidak relevan atau tidak mempengaruhi nilai perusahaan. MM mengajukan beberapa asumsi untuk membangun teori mereka (Brigham dan Houston, 2001, p.31) yaitu: Tidak terdapat agency cost. Tidak ada pajak. Investor dapat berhutang dengan tingkat suku bunga yang sama dengan perusahaan Investor mempunyai informasi yang sama seperti manajemen mengenai prospek perusahaan di masa depan Tidak ada biaya kebangkrutan Earning Before Interest and Taxes (EBIT) tidak dipengaruhi oleh penggunaan dari hutang. Para investor adalah price-takers. Jika terjadi kebangkrutan maka aset dapat dijual pada harga pasar (market value). Teori MM dengan pajak Teori MM tanpa pajak dianggap tidak realistis dan kemudian MM memasukkan faktor pajak ke dalam teorinya. Pajak dibayarkan kepada pemerintah, yang berarti merupakan aliran kas keluar. Hutang bisa digunakan untuk menghemat pajak, karena bunga bisa dipakai sebagai pengurang pajak. 3) Teori Trade-Off dalam Struktur Modal Menurut trade-off teory yang diungkapkan oleh Myers (2001), “Perusahaan...

Words: 966 - Pages: 4

Free Essay

Organization Design and Dynamics

...Pendahuluan…………………………………………………………………………………………........ 1.1 Profil Perusahaan………………………………………………………………………………………… 1.2 Alasan Memilih Perusahaan………………………………………………………………………. 1.3 Batasan Studi……………………………………………………………………………………………. 1.4 Critical Issue…………………………………………………………………………………………………. BAB 2 Tinjauan Teori……………………………………………………………………………………………… 2.1 Organizational Environment…………………………………………………………………………. 2.2 Organizational Design……………………………………………………………………………………. 2.3 Organizational Changes…………………………………………………………………………………. 2.4 Organizational Culture………………………………………………………………………………….. 2.5 Survival Strategies…………………………………………………………………………………………. BAB 3 Analisis Masalah…………………………………………………………………………………………... 3.1 Masalah Mengenai Pendanaan Perusahaan………………………………………………….. 3.2 Pengaruh Struktur Organisasi terhadap Akuntansi Perusahaan…………………….. BAB 4 Rekomendasi……………………………………………………………………………………………….. BAB 5 Kesimpulan………………………………………………………………………………………………..... Lampiran……………………………………………………………………………………………………………...... Daftar Pustaka………………………………………………………………………………………………………... BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Profil Perusahaan Petrus Kanisius Ojong bertemu dengan Jakob Oetama pada tahun 1965 tergabung dalam Ikatan Sarhana Katolik Indonesia (ISKA). Jakob Oetama sebagai ketua dan Ojong sebagai bendahara. Mereka sama- sama peduli dengan manusia menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Mereka menganggap rakyat Indonesia pada saat itu terisolasi karena larangan masuknya majalah luar negri. Darisitu, munculah ide untuk membuat majalah yang membahasa...

Words: 3303 - Pages: 14

Free Essay

Case #1-2 Wal-Mart Stores, Inc.

...MAKALAH KELOMPOK MANAGEMENT CONTROL SYSTEM CASE #1-2 WAL-MART STORES, INC. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang : Sejarah Perusahaan Wal-Mart Inc. Sejarah bisnis Wal-Mart Inc tidak lepas dari kejeniusan Sam Walton. Alumnus Universitas Missouri, Columbia, ini mendirikan toko pertamanya berada di Roger, Arkansas tahun 1962, dan penjualan mencapai $1 Miliar pada 17 tahun kemudian. Di akhir bulan Januari 2002, Toko Wal-Mart menjadi toko retail terbesar dengan penjualan $218 Miliar (Achtmeyer, 2002). Bermula dari pengalamannya bekerja di perusahaan ritel Sears Robuck dan JC Penney, Walton memulai langkah bisnisnya dengan membeli sebuah waralaba dan penyewaan di kawasan Pelabuhan Ben Franklin, Arkansas, yakni jaringan penjualan dari peritel lokal Butler Brother. Dalam kurun waktu 3 tahun, Walton mampu meningkatkan penjualan tahunan dari USD80.000 menjadi USD225.000. 5 tahun kemudian (1950) Walton mengembangkan bisnisnya dengan membeli pusat perbelanjaan milik peritel Luther E Harrison di kawasan Bentonville, Arkansas. Sejak itulah, Walton mulai menamai jaringan pusat perbelanjaannya dengan sebutan Walton’s 5&10. Pada 1962, Walton berhasil mendirikan 11 jejaring bisnis ritelnya dengan pembukaan toko diskon Walmart pertama di Rogers, Arkansas. Jumlah jejaring bisnisnya semakin bertambah pada 1967, yakni menjadi 24 pusat perbelanjaan di seluruh negara bagian Arkansas. Perluasan ini menyumbangkan tingkat penjualan tahunan Walton’s 5&10 menjadi USD12,6 juta...

Words: 2548 - Pages: 11

Free Essay

Skb Cafe Cubit

...kelayakan dalam pembangunan bisnis. Untuk selanjutnya kami amat mengharapkan dukungan materi berupa modal dari para pihak investor, kreditor, serta pemerintah, maupun dukungan non materi berupa dukungan moral dari pihak manajemen dan masyarakat setempat dalam keberlangsungan bisnis ini. Masih banyak hal-hal yang mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut untuk perbaikan proposal ini. Maka dari itu kami juga mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak agar dapat mewujudkan bisnis kecil yang bermanfaat tidak hanya bagi pihak pemilik namun juga bagi masyarakat sekitar. Jakarta, Mei 2015 Pendiri “CUBCAKE & Dessert Café” Dinda Nur Ramadhian Daftar Isi Kata Pengantar 2 Daftar Isi 3 Latar Belakang 4 Bab I Aspek Pasar dan Pemasaran 5 Bab II Aspek Teknik dan Teknologi 12 Bab III Aspek Manajemen 14 Bab IV Aspek Sumber Daya Manusia 18 Bab V Aspek Finansial 20 Bab VI Aspek Yuridis 23 Penutup 25 Lampiran-Lampiran 26 Latar Belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan kemajuan-kemajuan...

Words: 2794 - Pages: 12

Free Essay

Rangkuman Transformasi Organisasi

...(pengusahsa) mengenali dan mengambil kesempatan untuk meraih untung pada suatu peluang. Pengusaha menggunakan kemampuan mereka untuk menggunakan sumber daya dan membuat suatu nilai yang baru. Contohnya adalah Michael Dell yang menggunakan peluang untuk memasarkan komputer berharga murah. Walaupun komputer sudah ada sebelumnya, namun Dell melakukan terobosan baru dalam segi harga. Saat organisasi lahir merupakan fase yang cukup membahayakan, karene organisasi tersebut akan mengalami the liability of newness atau bisa diartikan adalah bahaya karena menjadi pihak pertama yang beroperasi pada suatu lingkungan. Belum tentu lingkungan tersebut menerima organisasi yang baru lahir tadi. Organisasi yang baru lahir sangat rapuh karena belum ada struktur formal yang mengatur bagaimana...

Words: 1548 - Pages: 7

Free Essay

Finance

...Kesulitan Keuangan. Jika perusahaan mencapai tahap tidak solvabel, pada dasarnya ada dua pilihan, yaitu likuidasi (kebangrkutan) atau reorganisasi. Likuidasi jika nilai likuidasi lebih besar dibandingkan nilai perusahaan kalau diteruskan. Reorganisasi kalau perusahaan masih menunjukkan prospek yang baik, sehingga nilai perusahaan kalau diteruskan lebih besar dibandingkan dengan nilai perusahaan kalau dilikuidasi. Pemecahan Secara Formal. Dilakukan apabila masalah sudah parah, kreditur dan pemasok dana lainnya ingin mempunyai jaminan keamanan dan keadilan. Pemecahan secara formal melibatkan pihak ketiga yaitu pengadilan. Cara : a. Apabila nilai perusahaan > Nilai perusahaan dilikuidasi, dilakukan Reorganisasi, dengan merubah struktur modal menjadi struktur modal yang layak. Perubahan bisa dilakukan melalui perpanjangan, perubahan komposisi, atau...

Words: 1786 - Pages: 8